Ada sebuah sticker yang bertuliskan “Perempuan yang berumur 30 tahun keatas ingin supaya tetap muda ; sedangkan laki-laki yang berumur 30 tahun keatas ingin kepada yang muda”. Nah, terlepas itu benar atau salah, namun yang jelas semua orang diberbagai kalangan ingin supaya dirinya tetap kelihatan awet muda dengan melakukan berbagai-bagai cara. Banyak iklan dikoran, majalah, radio, TV
menawarkan berbagai produk untuk awet muda. Tetapi terkadang hal-hal yang sifatnya lahiriah tidak menjamin keadaan yang sesungguhnya, bahkan tidak sedikit yang menjadi masalah dalam hidupnya.
Dalam nas tersebut diatas, dan juga dalam kitab Filipi 4:11 sebenarnya sudah dijelaskan salah satu rahasia supaya kita tetap awet muda yaitu : “Cukupkan dirimu dengan segala keadaan”. Kita dapat melihat ada orang yang kelihatan tua lebih cepat dari umurnya. Ada orang yang baru umur 30 tahun, tetapi kelihatannya sudah berumur 50 tahun. Mengapa ? Karena ada begitu banyak pikiran & masalah yang memusingkan dirinya, sehingga dia tidak peduli lagi dengan kesehatan tubuhnya. Tidak ada keceriaan dan suka-cita dalam hidupnya, tidak ada tawa dan senyum. Sebaliknya yang ada hanyalah kekuatiran dan kecemasan tentang segala persolan, masalah yang menimpanya dan tentang segala hal & angan-angan yang belum dicapainya.
Orang cepat menjadi tua disebabkan, karena tidak dapat menerima keadaan hidupnya ; akibatnya dia jadi stress, tertekan dan kehilangan damai sejahtera dihati. Artinya kondisi hati seseorang sangat berperan dan menentukan cepat tua atau awet muda. Hidup yang berbahagia bukanlah hidup tanpa masalah, tetapi hidup yang mau belajar mencukupkan diri dengan apa adanya. Hidup seperti itulah yang akan membuat kita lebih bersemangat dan dapat bersyukur kepada Tuhan.
Untuk itu janganlah kita mau menjadi hamba uang, karena cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan. (Ibrani 13:5 dan 1 Timotius 6:6-10) Misalnya : Karena kepingin punya banyak uang, maka usaha/ pekerjan/ perbuatan apapun dihalalkan, apakah itu korupsi, teror, judi atau percabulan dan lain-lain. Sebaliknya kita harus mampu mengendalikan diri kita dan jangan serakah, sebab kalau kita
tidak mampu mencukupkan diri dengan apa yang ada pada kita, maka dengan gampang kita akan melakukan hal-hal yang keliru dan melakukan hal yang jahat dimata Tuhan. Termasuk misalnya kita tidak puas dengan istri pertama sebab sudah jelek, tua & keriputan, jadi cari wanita selingkuhan atau istri muda yang lebih bahenol, muda dan cantik. Akibatnya pasti akan menyakiti istri kita, anak-anak kita dan tidak berkenan dihadapan Tuhan. Oleh karena itu, cukupkanlah diri kita dengan apa yang ada pada kita, dengan demikian kita akan dapat bersyukur dan dapat menikmati hidup ini dengan rasa bahagia.
Kedua. Karena apa yang ada dalam dunia ini tidak dapat menyelamatkan kita, semuanya hanya bersifat sementara. (Matius 16:26) Perhatikan hal-hal yang terutama dalam hidup ini yaitu keselamatan nyawa kita. Inilah yang terutama, sedangkan yang lain adalah hal-hal yang menyertai. Orang yang tidak dapat mencukupkan diri dengan apa yang ada dalam hidupnya, cenderung mengasihi dunia, serakah, egois, sombong dan mengabaikan Tuhan dan tidak mengasihiNya lagi. (1 Yohanes 2:15)
Doa kami :
Tuhan Yesus, berikanlah kami pengendalian diri supaya kami dapat senantiasa bersyukur kepadaMu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati (AJS)









Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.