“Inilah kasih itu : Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus AnakNya sebagai perdamaian bagi dosa-dosa kita”. (1 Yohanes 4:10)
Kalau terjadi suatu kecelakaan, misalnya ada seorang pengemudi yang bersalah sebab dia menabrak mobil orang lain yang sedang di parkir dan mobil tersebut rusak. Maka si penabrak harus mengganti sejumlah uang damai yang disepakati bersama, kepada si pemilik yang mobilnya ditabrak. Uang damai ini maksudnya adalah sebagai pengganti untuk ongkos/biaya perbaikkan kerusakan mobilnya si pemilik. Dengan membayar uang damai tersebut, maka si penabrak sekarang dibenarkan lagi oleh si penabrak, yaitu tidak bersalah lagi terhadap pemilik mobil yang ditabrak.
Semula manusia statusnya adalah musuh Allah yaitu bersalah dihadapan Allah, sebab manusia melanggar perintahNya. Tetapi sekarang kesalahannya atau dosanya itu, sudah diganti oleh pengorbanan nyawa Yesus Kristus di kayu salib ; sehingga manusia sekarang didamaikan kembali dengan Allah dan tidak menjadi musuhNya lagi.
Jikalau kita bertanya pada anak-anak di sekolah minggu : Apakah kasih/cinta itu ?
Maka anak-anak itu akan memberikan jawaban-jawaban mereka yang luar biasa.
Ada seorang anak perempuan berumur 7 tahun berkata: Kasih/cinta itu adalah ketika kamu berkata kepada seorang pemuda bahwa kamu adalah seperti kemeja yang kamu kenakan setiap hari.
Ada juga anak perempuan lain yang berumur 8 tahun menjawab: Karena nenek saya sakit arthritis (=yaitu sakit pada persendian tubuh seseorang,contohnya: siku di tangan, atau lutut kaki, atau leher dan lain-lain) dan nenek saya itu tidak bisa menekukkan lututnya sehingga tidak bisa men-cat kuku kakinya lagi. Maka kakek saya-lah yang membantu mengecat kuku-kaki neneknya itu setiap waktu diminta, sampai akhirnya kakek saya juga terkena arthritis. Itulah kasih atau cinta!!
Dan anak perempuan lainnya yang berumur sekitar 8 tahun juga, menyimpulkan : Janganlah kamu berkata saya mencintaimu, kalau kamu tidak sungguh-sungguh cinta kepadanya. Sebaliknya jikalau kamu sungguh-sungguh cinta kepadanya, maka kamu harus sesering mungkin berkata kepadanya: Saya mencintaimu ! Dan orang itu tidak akan melupakannya !
Sebenarnya kita sebagai umat Tuhan perlu seringkali mengingat , bahwa Tuhan mengasihi/mencintai kita!!
Biasanya kebanyakan dari waktu kita, hanya difokuskan kepada masalah, kesulitan hidup dan jalan keluarnya atau kepada mujizat. Tetapi, kalau kita mau beristirahat sejenak daripada hanya memikirkan masalah, kesulitan hidup, jalan keluar atau mujizat dalam hidup ini, lalu kita fokuskan pikiran kita kepada semua yang telah Tuhan lakukan bagi kita. Maka kita akan ingat kembali, betapa kita ini sangat dicintai/dikasihi Allah. Ia adalah kasih. (1 Yohanes 4:8-10)
Dalam kitab Mazmur 103 : 3,6,8,10,12,13 dikatakan, Dalam kasihNya, Tuhan mengampuni semua kesalahan/dosa kita; Tuhan bertindak adil dan benar terhadap kita ketika diperas atau ditindas, Tuhan adalah penyayang, pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia; Tuhan tidak menghukum atau membalas kita setimpal dengan dosa kita; Tuhan sudah membuang semua pelanggaran/dosa kita sejauh timur dari barat; dan Tuhan sayang kepada kita yang takut akan Dia, seperti seorang bapa yang sayang kepada anak-anakNya.
Jadi apakah kasih itu ? Allah adalah kasih dan Ia telah mencurahkan kasihNya kepada kita semua. Yaitu Ia telah mengutus AnakNya yang Tunggal, Yesus Kristus, Tuhan kita sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Marilah, kita selalu mengingat-ingat itu, agar kita pun dapat mengasihiNya dan sesama kita dengan lebih sungguh lagi, yaitu tunduk percaya kepadaNya dan taat melakukan firmanNya seumur hidup kita.
Doa kami:
Tuhan Yesus,ingatkanlah kami senantiasa akan kasihMu, supaya kamipun dapat mengasihi Engkau dan sesama kami. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.