“Bersukacitalah senantiasa,……Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagi kamu”. (1 Tesalonika 5:16,18)
Raja Salomo adalah seorang raja yang sangat berkuasa di zamannya dan sangat kaya raya. Dia telah banyak melihat dan mengalami banyak sekali hal-hal yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Dan bukan itu saja, karena dia juga adalah anak raja Daud yang sangat berkuasa dan kaya raya ; maka sejak Salomo lahir sebagai anak raja Daud sampai dia dewasa dan diangkat menjadi raja, dia sudah sangat terbiasa dimanja, dikenakan baju dan jubahnya yang banyak dan mewah oleh para dayang.
Dia juga terbiasa dimandikan dalam suatu tempat yang terbuat dari emas murni yang berisi air penuh dengan bunga, wangi-wangian dan rempah-rempah, terbiasa disediakan makan minum yang enak-enak setiap pagi, siang, sore, malam dengan berlimpah, terbiasa tidur dikasur yang empuk dan selalu ditemani oleh para istri dan selirnya yang baru/bergantian setiap hari. Sebab dia mempunyai seribu istri dan selir semuanya cantik-cantik, wanita-wanita muda pilihan diseluruh antero daerah kerajaannya ataupun putri-putri raja negri jajahannya.
Ketika dia sudah merasa sangat terbiasa dengan semua itu , tidak jarang merasa bosan dan muak dengan semua itu, dan berkata bahwa “Semuanya itu sia-sia”.
Padahal, Salomo lupa bahwa itu semua adalah anugerah yang luar biasa bagi dia dari Tuhan. Salomo pasti tidak pernah dapat membayangkan bagaimana sulitnya kalau dia mesti mempersiapkan sendiri air mandinya yang hangat penuh bunga-bunga, wangi-wangian dan rempah-rempah ; atau mempersiapkan, memilih dan memakai baju dan jubahnya setiap hari berbeda-beda dan berlapis-lapis, semuanya itu pastilah akan memakan waktu seharian dan menguras tenaga dan pikirannya.
Belum lagi urusan mencari, memilih teman/pasangan tidurnya, hal itu juga pasti akan menjadi suatu penderitaan/hal yang sangat sulit baginya. Sebab semua istri dan selirnya pasti akan berebutan dan bertengkar untuk bisa tidur bersama salomo. Dan dia tidak bisa memilih yang mana,sebab semuanya masih muda, cantik-cantik dan sexy.
Salomo pasti akan menderita,kewalahan, kesulitan untuk mengatasi semuanya itu sendiri tanpa bantuan orang lain.
Akhirnya Salomo menyadari bahwa dia perlu bersukacita dan bersyukur kepada Tuhan yang telah memberinya kuasa untuk menerima dan menikmati semua anugerahNya itu. (Pengkhotbah 8:15)
Demikian juga kalau kita memperhatikan kehidupan hanya dari hal/peristiwa-peristiwa besar dan mengabaikan hal-hal yang sederhana oleh sebab sudah terlalu terbiasa bagi kita, maka dengan mudahnya kita mengabaikan hal-hal yang sangat penting dari hal sederhana itu. Contohnya: makan, tidur, bernafas, melakukan hubungan intim antara suami istri dan lain-lain. Tanpa hal-hal yang sederhana itu, kita pasti tidak bisa menjalankan/menikmati hidup kita sebagaimana mestinya.
Setiap tarikan nafas dengan gratis dan bebas adalah suatu keajaiban dan anugerah Tuhan; demikian juga halnya kalau kita bisa menikmati makan minum dengan keluarga/teman, kemudian kita bisa mencernanya, buang air besar dan buang air kecil dengan lancar ; ataupun bisa berjalan sendiri tanpa dibantu oleh orang lain; bisa ngobrol/berbicara ; bisa melihat ; bisa mendengar dan lain-lain, semuanya itu adalah hal-hal yang ajaib dan sangat kita perlukan.
Untuk semua itu, kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan dan bergembira. Daripada mencari sukacita dari hal-hal yang sulit/terlalu ajaib untuk kita dapatkan, lebih baik mulailah belajar bersukacita dan bersyukur untuk kesehatan badan kita, untuk keadaan tubuh kita yang normal, tidak ada yang cacat, untuk keluarga yang rukun dan gaji yang cukup walaupun tidak berlebih…..….dan lain-lain.
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk dapat selalu bersukcacita dan bersyukur kepadaMu. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.