Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 05.29 under



"Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan yaitu Roh Allah ada padamu" (1 Petrus 4:14)



Perikop dari firman Tuhan tersebut diatas adalah Menderita sebagai Kristen.

Dalam perikop tersebut dijelaskan juga agar jangan ada diantara orang-orang yang percaya kepada Tuhan, yang harus menderita, dinista/dihina sebagai pembunuh, pencuri, penjahat atau pengacau. Dan sebaliknya jikalau umat Tuhan menderita sebagai orang kristen, maka janganlah dia malu atau meninggalkan imannya kepada Tuhan, melainkan hendaklah memuliakan Allah dalam nama Kristus. (1 Petrus 4:14-15)

Kategori pembunuh disini, antara lain termasuk juga orang kristen yang membenci saudaranya. Dan kategori pencuri disini, termasuk juga antara lain koruptor, penyelundup atau orang-orang yang tidak bayar pajak atau bea cukai yang semestinya.

Dan jika kita para umat Tuhan yang bekerja di kantor atau hidup dalam suatu lingkungan keluarga atau tetangga yang non kristen, maka kita juga jangan malu atau takut mengakui bahwa kita adalah pengikut Tuhan.

Meskipun mungkin kita harus menderita, dinista/dihina atau dikucilkan karenanya. Namun sebaiknya kita harus selalu bersyukur & memuliakan Tuhan saja dan tetap berdoa. Kita tidak perlu marah terhadap mereka, atau perlu pindah kerja atau pindah sekolah atau pindah tempat tinggal atau meninggalkan iman kita kepada Tuhan. Sebab musuh para umat Tuhan bukanlah darah dan daging yaitu sesama, atasan, tetangga atau saudara, anggota keluarga kita ; melainkan roh-roh jahat  di udara, kuasa-kuasa kegelapan yang bekerja dan mempengaruhi pikiran, perkatan dan tindakan daripada mereka semua.  

Contoh : Ada seorang anak pendeta menceritakan tentang bagaimana keluarganya bisa menerima & percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Ketika dia masih kecil, mereka sekeluarga berasal dari agama lain. Namun kerena ibunya menderita penyakit yang menahun tidak sembuh-sembuh meskipun telah diobati oleh macam-macam dokter & ahli pengobatan di dalam dan luar negeri, lalu si ibu terus mencari jalan keluarnya. Pada suatu kesempatan, ibunya ini mendengar bahwa nabi Isa, Tuhan nya orang kristen, dapat menyembuhkan.

Sebab si ibu ini tidak tahu bahwa ada berbagai macam aliran gereja disini, maka pergilah si ibu ini ke salah satu gereja yang dia temui, untuk berdoa minta kesembuhan kepada nabi Isa.

Dengan memakai kursi roda dan tabung oksigen, setiap pagi si ibu pergi beribadah di gereja tersebut. Dia hanya memandang salib Tuhan Yesus dan berdoa kepadaNya dan tidak kepada yang lain-lainnya sebab dia tidak kenal, yang dia tahu hanya nabi Isa saja. 

Tidak ada seorangpun yang mendoakannya di gereja, namun setelah dia berdoa beberapa kali, ternyata penyakitnya sembuh secara ajaib. Sejak itu dia percaya kepada Tuhan Yesus, dan tanpa sepengetahuan suaminya dia terus ikut beribadah di gereja dan ikut aktip dalam kegiatan/persekutuan doa kaum wanita, sebab ibu ini pandai main piano dan organ.

Dia membawa organnya sendiri setiap kali dia berdoa dan menyanyi memuji Tuhan bersama kaum wanita.

Tetapi pada suatu saat dia ketahuan oleh suaminya bahwa dia pergi beribadah di gereja dan aktip dalam kegiatan doa kamu wanita, sehingga dimarahi & dilarang keras oleh suaminya ke gereja dan bahkan dia juga dilarang keluar rumah. Selain itu organnya juga dijual oleh suaminya dengan harga yang sangat murah.

Ibu ini memang merasa sangat marah dan terpukul atas tindakan suaminya itu. Tetapi ibu ini meresponi tindakan suaminya tersebut dengan tetap tunduk kepada suaminya dan dia hanya berdoa saja kepada Tuhan Yesus supaya Ia juga menyelamatkan suaminya dan menyadarkan suaminya agar percaya kepada Tuhan Yesus.

Ternyata doanya tersebut dikabulkan Tuhan, suaminya juga percaya kepada Tuhan, setelah suaminya itu disembuhkan & dipulihkan Tuhan secara ajaib dari sakit kanker otak yang fatal & bahkan sudah divonis mati. Sekarang suaminya itu sudah menjadi seorang pendeta yang diurapi Tuhan dan mereka berdua melayani Tuhan dengan sepenuh waktu & memimpin suatu gereja besar di Indonesia. Kemudian setelah itu seluruh anggota keluarganya yaitu anak-anaknya, termasuk orang tuanya juga percaya kepada Tuhan dan menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka semua.

Si ibu ini bergembira dan bersukacita, karena Tuhan telah menyatakan kemuliaanNya dalam hidup keluarganya.

Doa kami :
Tuhan Yesus, tambahkanlah iman kami supaya kami dapat teguh bertahan mengiring Engkau. Amin.


0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin