Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.35 under
 
".....Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu". (Lukas 12:15)
 
Untuk menjalani kehidupan di dunia ini setiap orang membutuhkan uang dan untuk mendapatkannya orang harus bekerja atau berusaha dan lain-lain. Apapun jenis pekerjaan seseorang tujuannya adalah untuk memperoleh uang. Tanpa uang, maka roda kehidupan di dunia ini tidak dapat berjalan dengan baik. Tentu dalam konteks ini berarti uang sangatlah penting.
 
Tetapi apakah uang diatas segala-galanya…? Hidup untuk uang atau uang untuk hidup ?
 
Contoh suatu kisah nyata : Di New York pernah ada seorang pengemis wanita/nenek yang sudah tua dan hidup sebatang kara, dia pekerjaannya sehari-hari hanya duduk mengemis minta uang di jalan masuk menuju kereta bawah tanah di kota tersebut. Setiap jam masuk dan pulang kantor, selalu ada saja orang yang memberinya uang sekedar sedekah bagi nenek pengemis tua itu. Uang dari hasil mengemis tersebut dia pergunakan untuk  makan minum saja dan selebihnya uang tersebut dia simpan & kumpulkan saja digubuknya yang berada didalam lorong rel kereta api yang sudah usang dan tidak terpakai lagi. Disana juga ada banyak gubuk-gubuk lainnya yang ditinggali oleh orang-orang miskin, pengemis dan gelandangan lainnya. Setelah berjalan demikian sekian puluh tahun lamanya, nenek pengemis tua ini meninggal dunia. Dan ketika dinas sosial pemerintah Amerika datang untuk menguburkannya dan mengumpulkan serta membereskan barang-barangnya, ternyata jauh dibawah tumpukan bajau-baju dan kardus tua yang kotor & usang, mereka menemukan sejumlah besar uang dollar. Dan ternyata ketika mereka hitung jumlahnya ada melebihi 1 juta dollar Amerika. Mereka sangat terkejut sekali dan mereka mencari identitasnya dan ahli waris atau saudara daripada nenek pengemis tua itu. Mereka menanyakan semua orang-orang disekitarya yang mengenalnya, namun mereka tidak dapat menemukan ahliwarisnya, sebab dia tidak punya identitas ataupun keluarga dan sanak famili. Sehingga akhirnya setelah nenek pengemis tua itu dimakamkan selayaknya, lalu uang warisannya yang 1 juta dolar lebih itu, disita dan dimasukkan kedalam kas negara dan menjadi milik negara. Jadi akhirnya uang yang sudah dikumpulkannya dengan mengemis sekian puluh tahun lamanya itu, tidak dapat dinikmati oleh nenek pengemis tua itu ketika dia masih hidup dan sekarang setelah dia mati, ternyata uang tersebut tidak dapat dibawanya ke sorga, jadi uang tersebut apa gunanya dan menjadi milik siapa akhirnya........? (Lukas 12:20-21)
 
Meskipun demikian ternyata realita menunjukan bahwa masih saja ada banyak orang yang melakukan apa saja hanya demi memperoleh uang, misalnya dengan menjual diri, korupsi, mencuri/mencopet, merampok, sikut sana-sikut sini dan lain lain, yang penting uang! Karena ketamakan akan uang atau demikian cinta-nya pada uang, maka seseorang dapat mengorbankan kepentingan dirinya, keluarganya maupun orang banyak, seperti contohnya nenek pengemis tua itu. Dan ironisnya ketamakan akan uang juga dapat membuat orang nekat untuk melenyapkan nyawa orang lain bahkan keluarganya sendiri. Dalam hal inilah firman Tuhan diatas berkata : “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah terhadap ketamakan …”.
 
Kalau begitu, apa yang kita pelajari disini ?  Orang boleh saja menjadi kaya, baik karena hasil kerja keras dan diberkati Tuhan, ataupun menjadi kaya karena warisan orang tuanya, asalkan hatinya tidak melekat pada uangnya, apalagi lalu menjadikan uangnya/hartanya tersebut sebagai “tuannya” yang baru. Mengapa ? Sebab sesungguhnya kekayaan itu, tidak dapat memberikan keselamatan bagi kita.
 
Yang penting dalam hal ini adalah kita dapat menggunakan & menikmati uang yang telah kita terima dari Tuhan untuk kemuliaanNya. Dan marilah kita selalu waspada terhadap segala ketamakan. Bersyukurlah selalu untuk seberapapun uang/berkat yang kita terima dari Tuhan dan kelola-lah itu dengan baik.
 
Doa kami :
Bapa kami yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, jauhkanlah kami dari segala ketamakan dan tolonglah agar segenap hati & pikiran kami hanya tertuju hanya kepadaMu saja. Amin.
 
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin