Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.28 under


"Kata Maria : Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu, lalu malaikat itu meninggalkan dia". (Lukas 1:38)
 
Mari kita belajar dari Maria tentang bagaimana berserah kepada Tuhan. Ketika malaikat mengabarkan kepada Maria bahwa dia akan mengandung dari Roh Kudus dan dia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaknya dia menamainya Yesus, yang akan disebut Anak Allah yang maha tinggi. Maria dengan spontan meresponinya dengan berkata : Aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.
 
Padahal Maria mengetahui bahwa menurut adat istiadat bangsa Israel ketika itu, jikalau dia nanti hamil diluar nikah, dan tidak tahu siapa pria yang menghamilinya, maka resikonya adalah dia akan terancam dihukum rajam atau dilempari batu sampai mati. Tetapi walaupun ada resiko tersebut, Maria berani mengambil keputusan sendiri tanpa berkonsultasi dengan orang tuanya terlebih dahulu ataupun tunangannya Yusuf, dan menjawab malaikat itu : Aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.
 
Maria sepenuhnya percaya kepada Tuhan bahwa keputusan Tuhan-lah yang terbaik bagi dirinya sebagai hamba Tuhan atau sebagai milik Tuhan. Padahal Maria mengetahui bahwa menurut adat istiadat bangsa Israel ketika itu, jikalau dia nanti hamil diluar nikah, dan tidak tahu siapa pria yang menghamilinya, maka resikonya adalah dia akan terancam dihukum rajam atau dilempari batu sampai mati. Tetapi walaupun ada resiko yang demikian, Maria berani mengambil keputusan sendiri tanpa berkonsultasi dengan orang tuanya terlebih dahulu ataupun Yusuf tunangannya, sebab Maria sadar bahwa Tuhanlah yang berkuasa sebagai Tuan & Raja atas dirinya.
 
Maria percaya sepenuhnya kepada Tuhan bahwa Ia pasti memberikan yang terbaik bagi diriNya dan akan menjaganya dan memeliharanya dalam menghadapi semua resiko yang akan dihadapinya. Ketika itu bisa saja Maria berkata kepada malaikat itu : Tunggu dulu ya.... saya belum bisa menjawab perkataan & permintaan Tuhan itu, sebab saya mau konsultasi dengan orang tua dan tunangan saya dulu. Seandainya Maria bertindak & menjawab seperti demikian, maka pastilah rencana kelahiran Yesus kedunia akan lain skenarionya, mungkin waktunya akan berbeda atau mungkin saja Yesus akan dilahirkan oleh orang lain dan bukan Maria. Sehingga akibatnya semua yang telah dinubuatkan oleh para nabi dalam kitab Perjanjian lama tidak tergenapi.
 
Dalam berserah kepada Tuhan, ada unsur iman percaya sepenuhnya kepada kehendak dan rencana Allah. Ia adalah Bapa dan juga Allah yang maha kuasa yang sanggup melakukan segala sesuatu dan memelihara anak-anakNya serta memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya. (Matius 7:11) Maria tidak ragu-ragu atau bimbang, ketika mendengar perkataan Tuhan melalui malaikatNya itu.
 
Dalam berserah Tuhan ada unsur tunduk kepada kehendak & perkataan Tuhan. Walaupun putusan, perkataan Tuhan kadang2 bertentangan dengan logika kita sebagai manusia. Bagaimana mungkin seorang perawan bisa hamil dengan sendirinya tanpa ada laki-laki yang  menghamilinya ? Kecuali mungkin binatang hermaphrodit misalnya cacing tanah atau caing laut yang dapat hamil & berkembang biak tanpa harus ada pasangan yang membuahinya. Tetapi Maria tetap menerima putusan Tuhan itu,  yang sebenarnya bagi nalar Maria sepertinya hal itu mustahil.
 
Dalam unsur berserah kepada Tuhan, ada unsur  pasrah yaitu tidak mengomel atau marah-marah kepada Tuhan. Bagaimana sih Tuhan ini......? Saya masih belum ingin punya anak.... atau nanti saya malu dong bertemu dengan teman2 saya, mereka akan tertawakan saya.... masa iya perawan hamil tanpa suami....tidak mungkinlah ....? Tetapi Maria tetap menerima perkataan & permintaan Tuhan itu dengan pasrah.
 
Atau ketika mendengar perkataan Tuhan yang tidak logis dan keterlaluan ini, Maria lalu pergi melarikan diri dengan mabuk-mabukkan atau pesta pora nonton film porno dengan Yusuf. Dengan minum-minum dan mabuk-mabukan dan nonton film porno, Maria secara tidak langsung bisa membantu terlaksananya permintaan Tuhan itu yaitu dengan berbuat cabul dengan Yusuf, sehingga dia menjadi hamil. Sebab toh Yusuf adalah tunangannya yang akan mengawininya.
 
Tetapi dalam semuanya itu Maria tetap hidup kudus & berserah sepenuhnya kepada Tuhan, dan terjadilah menurut perkataan Tuhan itu.
 
Apakah kita mau belajar berserah seperti Maria kepada setiap perkataan & permintaan Tuhan dalam hidup kita? Seandainya Tuhan berkata kepada kita : Ampunilah orang bersalah kepadamu ! apakah kita mau mengampuni mereka ? Atau ketika Tuhan berkata : Pergilah ke seluruh dunia dan beritakalah Injil  kepada segala makhluk! Apakah kita mau melakukan permintaan Tuhan ini? .......
 
Doa kami:
Tuhan Yesus mampukanlah kami berserah kepadaMu seperti Maria. Amin.
 
 
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin