"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi diantara manusia yang berkenan kepadaNya". (Lukas 2:14)
Ada seorang ibu datang pada Pendeta mengadukan situasi yang sedang dialaminya dan berkata: “Pak Pendeta, Mengapa tidak ada kedamaian dalam hatiku ? mengapa tidak ada kedamaian dan ketentraman dalam rumah tanggaku…. ?
Pendeta itu menjelaskan banyak hal, tetapi tetap saja ibu ini tidak puas, dia terus berusaha menemukan jawaban dari pertanyaannya. Mengapa Tuhan tidak melakukan mujizat, mengapa Tuhan tidak memberikan kedamaian…?
Akhirnya Pendeta itu memintanya untuk membaca kitab Yesaya 48:22 yang berbunyi : “Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik”. Kemudian ibu ini terdiam, merenung dan akhirnya meneteskan air mata ….........Ternyata ada sesuatu yang tidak beres didalam hatinya. Mungkin dalam hatinya masih ada iri hati, benci atau dendam atau amarah, angkuh, serakah atau sesuatu yang jahat yang menguasai dirinya, termasuk juga menggerutu atau kurang percaya Tuhan. Dan semua hal-hal ini akan membuat Tuhan tidak berkenan kepadanya.
Kalau hati kita beres dihadapan Tuhan, bersih, tidak ada kebencian, tidak ada iri hati, amarah ,pelit/kikir,cinta uang,sombong atau segala bentuk keserakahan, hawa nafsu jahat dan lain-lain, maka hati kita akan dapat tenang dan damai.
Pertanyaan kita sekarang : Mungkinkah ada kedamaian itu dihati kita dan ditengah-tengah keluarga kita…. ? Jawabannya adalah “Ya”, sebab Yesus, Raja damai itu telah turun ke bumi dan telah lahir dalam hati & hidup kita. Persoalannya, maukah kita membuka pintu hati kita untuk mengundang Yesus, Raja damai itu masuk dan menguasai hidup kita ? Maukah kita membuang semua hawa nafsu kedagingan kita dan ke-egoisan kita ? Dan lain-lain.
Lagu-lagu Natal yang berkumandang dibulan-bulan lalu, cukup membangkitkan kegembiraan dalam setiap hati kita yang percaya kepada Tuhan, dimana suasana natal dapat kita nikmati dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan dan memuliakanNya. Yesus datang untuk memberikan damai sejahtera yang sejati yang tidak dapat kita beli atau peroleh dimuka bumi ini.
Inilah alasannya mengapa kita bersyukur dan memuliakan Tuhan dihari natal dan setelahnya. Janganlah kita mengeraskan hati, tidak mau saling mengalah atau tidak mau merendahkan hati, ketika kita merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan kita dengan Tuhan atau dalam hubungan diantara suami-istri atau teman sekerja, rekan se-pelayanan dan lain-lain.
Kelahiran Yesus dihari natal menunjukan suatu teladan kerendahan hati bagi kita ditengah-tengah kemuliaanNya. Itulah sebabnya kita juga harus mau mengalah dan merendahkan hati.
Apabila selama ini, ada suatu hubungan kita yang terganggu dengan Tuhan atau sesama, maka lekas-lakaslah bertobat, mengakui dosa & kesalahan kita kepada Tuhan dan minta ampun kepadaNya. Dan janganlah tunggu orang lain memulainya atau janganlah tunggu suami atau istri yang memulai meminta maaf, tetapi mulailah dengan diri kita sendiri, supaya damai sejahtera Allah turun keatas kita dan keluarga kita. Dengan adanya kedamaian dalam hati kita, keluarga kita, pelayanan kita, pekerjaan kita dan lain-lain, maka pikiran kita akan menjadi jernih dan hati kita akan menjadi tenang dalam mencari solusi untuk setiap permasalahan/kesulitan yang kita hadapi.
Apabila selama ini, ada suatu hubungan kita yang terganggu dengan Tuhan atau sesama, maka lekas-lakaslah bertobat, mengakui dosa & kesalahan kita kepada Tuhan dan minta ampun kepadaNya. Dan janganlah tunggu orang lain memulainya atau janganlah tunggu suami atau istri yang memulai meminta maaf, tetapi mulailah dengan diri kita sendiri, supaya damai sejahtera Allah turun keatas kita dan keluarga kita. Dengan adanya kedamaian dalam hati kita, keluarga kita, pelayanan kita, pekerjaan kita dan lain-lain, maka pikiran kita akan menjadi jernih dan hati kita akan menjadi tenang dalam mencari solusi untuk setiap permasalahan/kesulitan yang kita hadapi.
Doa kami :
Tuhan Yesus, penuhilah hati & hidup kami dengan damai sejahteraMu selamanya. Amin.
Tuhan Yesus, penuhilah hati & hidup kami dengan damai sejahteraMu selamanya. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.