"Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus". (Lukas 1:31)
Nas tersebut diatas sering dikhotbahkan pada perayaan-perayaan Natal, sehingga jangan heran kalau ada sebagian orang yang tidak tertarik dan bosan mendengarnya, sebab menurut mereka hal itu sudah biasa.
Tetapi sebenarnya yang penting dalam perayaan natal, bukanlah acara yang meriah dan juga bukan perayaannya diadakan didalam gedung mewah atau oleh karena ada banyaknya jumlah jemaat yang hadir, melainkan karena adanya kehadiran Yesus ditengah-tengah perayaan itu.
Itulah sebabnya kita jangan sampai kehilangan fokus dalam setiap perayaan natal. Fokus Natal adalah “Perjumpaan kita dengan Tuhan Yesus”. Kalau kita tidak berjumpa dengan Yesus, maka setelah acara natal selesai hidup kita akan terasa tetap kering dan kosong.
Natal adalah berita kesukaan besar bagi dunia, karena kasih Allah yang begitu besar, Yesus telah diutusNya agar bagi orang yang percaya kepada Yesus beroleh pengampunan dosa, pengharapan, keselamatan dan hidup kekal. Ingatlah bahwa kesukaan natal bukanlah karena tidak ada pencobaan, masalah atau persoalan dalam hidup kita, namun walaupun ada masalah kita dapat tetap tenang, sebab Yesus hadir dalam hidup kita dan siap membantu kita menghadapi segala masalah & persoalan.
Mengapa kita dapat tetap bersuka-cita, meskipun kita berada dalam masalah & persoalan yang sulit dan berat…. ?
Karena Kuasa Tuhan Yesus Kristus tidak terbatas. Yaitu Allah yang telah menjelma menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus adalah sebagai bukti bahwa kuasaNya tidak terbatas.
Dengan demikian oleh kuasa yang sama, Ia sanggup menyelesaikan masalah, persoalan atau pencobaan yang sedang kita hadapi. Itulah sebabnya kita jangan pernah membatasi kuasa Allah dalam menghadapi semua pencobaan, masalah atau persoalan yang sepertinya tidak kunjung selesai.
Janganlah kita berkata bahwa memang kuasa Allah tidak terbatas, tetapi pertolonganNya selalu terlambat atau tidak sesuai dengan waktu yang kita inginkan.
Meskipun pertolonganNya kelihatannya terlambat, tetapi Tuhan tidaklah pernah terlambat dalam menolong kita dan kuasaNya tidaklah terbatas. Tuhan sanggup menciptakan langit dan bumi, alam semesta beserta seluruh isinya, mengadakan yang tidak ada menjadi ada, memelekkan mata orang buta, membuat orang lumpuh berjalan, menyembuhkan orang yang sakit kusta, membangkitkan orang mati, memberi makan 5000 orang laki-laki belum termasuk perempuan & anak-anak dengan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan, mengubah air jadi anggur, berjalan diatas air, bangkit dari antara orang mati dan naik kembali kesorga dan lain-lain.
Untuk itu marilah kita mengingat-ingat akan kisah Lazarus yang dibangkitkan Tuhan. Sebenarnya Maria dan Marta sudah mengirim kabar kepada Yesus bahwa adik mereka, Lazarus sakit keras. Tetapi Yesus sengaja tinggal dua hari lagi ditempat dimana dia berada, dan Ia berkata bahwa sakitnya Lazarus tidak akan membawa kematiannya, melainkan akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan. (Yohanes 11:3-7) Tuhan ingin agar murid-muridNya belajar percaya akan kuasa Allah yang tidak terbatas dan bahwa Ia tidak pernah terlambat menolong, walaupun Lazarus sudah mati. (Yohanes 11:14-15) Selain memelekkan mata orang buta, Tuhan juga sanggup membangkitkan Lazarus yang sudah mati empat hari lamanya. Tidak ada yang mustahil bagiNya ! (Yohanes 11:37-44)
Percayalah bahwa kuasa Allah dalam Yesus Kristus tidak pernah terbatas untuk melakukan mujizatNya dan pertolonganNya tidak pernah terlambat dan rancanganNya tidak pernah gagal. (Ayub 42:2)
Natal berbicara tentang rancangan Allah yang sempurna. Artinya setiap janji yang kita dengar melalui firman Tuhan dalam Yesus Kristus, percayalah bahwa hal itu akan digenapi dalam hidup kita. (2 Korintus 1:19-20)
Karena kasih Tuhan yang begitu besar, Ia telah rela melakukan apa saja bagi kita yang percaya kepadaNya. Yesus telah meninggalkan Sorga demi keselamatan hidup kita. Tuhan memberikan yang terbaik dari diriNya yaitu mengorbankan diriNya sendiri mati tergantung diatas kayu salib sebagai korban penebus dosa kita.
Oleh karena itu, dengan semangat natal, maka kita akan tetap mampu bersuka-cita meskipun pencobaan, masalah & kesulitan kita masih ada.
Kita memiliki pengharapan dalam menghadapi tahun yang baru ini yaitu 2014, karena Yesus sudah lahir & hadir didalam hati dan hidup kita juga didalam keluarga kita.
Doa kami :
Tuhan Yesus terima kasih karena kasihMu yang begitu besar, Engkau telah datang kedunia untuk menyelamatkan kami. Amin.
Tuhan Yesus terima kasih karena kasihMu yang begitu besar, Engkau telah datang kedunia untuk menyelamatkan kami. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.