"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu.Aku akan meneguhkan, bahkan akan memegang engkau dengan tangan kananKu yang membawa kemenangan". (Yesaya 41:10)
Renungan kita hari ini sesuai dengan nas tersebut diatas diambil dari kitab Yesaya 41:8-20.
Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, dibaptis dan menerimaNya dalam hati kita sebagai Tuhan, Raja, Juruselamat kita dan pemilik hidup kita ; maka secara otomatis kita sudah diangkat menjadi hambaNya dan sudah disebut sebagai orang Israel/Yahudi sejati, menjadi keturunan Abraham. (Roma 2:28-29)
Jadi selain kita diangkat menjadi anakNya & pengikutNya ; kita juga ditugaskan yaitu dijadikan hamba-hambaNya yang diambil, dipilih & dipanggil dari penjuru/ujung-ujung bumi yang jauh letaknya dari negri Israel di Timur Tengah, untuk memberitakan Injil Yesus Kristus ke segala makhluk (atau dalam bhs aslinya : ktisis yaitu semua manusia, ciptaan Tuhan) dan untuk menjadi terang dan garam dunia. (Yesaya 41:8-9 dan Markus 16:15 dan Matius 5:13-16)
Dengan status kita sebagai hamba atau budak Tuhan, itu artinya kita bekerja bagi Tuhan dengan tidak terima gaji dan tunduk/tidak bisa menolak tugas atau perintah dari Raja kita yaitu Tuhan, dan terikat kepadaNya seumur hidup kita. Selamanya kita tidak bisa berhenti bekerja atau mengundurkan diri daripadaNya, kecuali kabur atau jadi buronan. Sebaliknya kewajiban daripada Tuhan sebagai Raja & pemilik hidup kita adalah menolong kita dalam menghadapi segala permasalahan hidup, menyertai kita, menolong kita, membela/meneguhkan kita, memberkati kita, menjadikan kita gagah perkasa dan memelihara kita selamanya. (Yesaya 41:13-20)
Maka ketika kita sebagai hamba Tuhan, mengalami berbagai-bagai persoalan, pencobaan & beban hidup antara lain : bisnis yang gagal & tidak ada yang berhasil, tidak punya pekerjaan, sekolah/studi gagal, dikucilkan oleh teman-teman, ditolak/diputuskan oleh pacar, kekurangan uang karena tidak ada pemasukkan uang yang cukup, banyak pertengkaran dalam rumah tangga, menderita sakit yang berkepanjangan, belum punya rumah sendiri dan lain-lain ; maka firman Tuhan berkata supaya Kita jangan takut dan jangan bimbang ! Tuhan pasti akan memberikan pertolonganNya kepada kita, sebab Ia selalu bersama kita dalam menghadapi semua permasalahan dan kesulitan itu. Ia memberikan rasa aman pada kita semua yaitu dengan cara membela kita, memberkati kita & memegang kita dengan tangan kananNya yang membawa kemenangan mengatasi semua pencobaan dan persoalan kita yang ada. (Yesaya 41:10)
Pertanyaan yang perlu kita renungkan adalah : mengapa masih ada banyak hamba-hamba Tuhan yang masih sering dilanda oleh ketakutan dan kebimbangan; sementara Tuhan berkata Jangan takut dan jangan bimbang, Aku menyertai engkau ?
Paling tidak, alasannya antara lain adalah : Karena tidak percaya kepada penyertaan Tuhan yaitu bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Jika kita tetap takut dan kuatir, padahal Tuhan sudah berkata Jangan takut, aku menyertai engkau. Maka pada saat itu sama saja kita sedang berkata : Tuhan, saya tidak percaya pada perkataanMu! Dan itu tentunya akan sangat menyedihkan hati Tuhan.
Selain itu adalah : Karena kita sering tidak melibatkan Tuhan dalam segala sesuatu. Mungkin kita sudah berdoa kepada Tuhan : Jadilah Raja dan pemilik/pemimpin hidupku ya Tuhan. Tetapi dalam kenyataannya ketika kesulitan, persoalan & pencobaan muncul, maka biasanya kita akan lebih mengutamakan kekuatan & akal pikiran kita atau orang lain dalam menghadapinya, tanpa bertanya kepada Tuhan terlebih dahulu. Akibatnya persoalan, pencobaan & kesulitan yang tidak terpecahkan akan terasa menjadi beban yang begitu berat, membuat kita takut dan menggoyahkan iman kita kepada Tuhan. Lalu jika sudah mentok & tidak ada jalan keluarnya, maka barulah kita kembali datang kepada Tuhan dan bertanya kepadaNya. Akibatnya yang terjadi adalah kita sudah terlanjur menjadi bingung, takut dan bimbang.
Renungan kita hari ini sangat jelas mengatakan bahwa bagi para hamba Tuhan, ketakutan, kebimbangan & kekuatiran adalah sebuah kebodohan yang tidak ada gunanya sema sekali.
Sebaliknya sebagai hamba Tuhan, kita harus percaya bahwa Tuhan selalu menyertai kita dalam segala kesulitan dan yakin bahwa Tuhan akan menolong kita, membela kita, memberkati kita dan tangan kananNya yang maha kuasa & penuh mujizat akan membawa kemenangan bagi kita para hamba-hambaNya. Menang atas sakit penyakit, menang atas masalah keuangan, menang atas masalah pekerjaan, bisnis, studi, rumah tangga, masalah pacar dan lain lain.
Doa kami :
Tuhan Yesus, mulai saat ini apa pun yang terjadi, kami mau berharap hanya kepadaMu saja. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.