Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.30 under


"Ya  Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepadaMu, tubuhku rindu kepadaMu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair". (Mazmur 63:2)
 
Dari pembacaan Alkitab kita dapat mengetahui bahwa raja Daud adalah seorang yang berkenan di hati Tuhan (1 Samuel 13:14). Sebelumnya didalam kitab Mazmur 62:2, Daud berkata : “Hanya dekat Allah saja aku tenang. . . “ . Bagaimanakah dia bisa berkata demikian ? Sebab walaupun Daud hidupnya berkenan kepada Tuhan, bukan-lah berarti dia tidak menghadapi pencobaan, kesulitan, penderitaan dan ujian hidup.  Tetapi ternyata dalam semuanya itu Daud hatinya  tetap merasa tenang & damai dan tubuhnya bisa beristirahat & tidur dengan nyenyak. Sebab dia percaya bahwa Tuhan selalu menyertainya & menolongnya, serta memberinya kemenangan.
 
Daud tidak menjadi panik, takut, stress tidak bisa tidur, putus asa, bimbang kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai pencobaan, kesulitan, penderitaan. Selain itu Daud juga membenci kejahatan, tipu muslihat, kesombongan, dan selalu taat & melakukan kepada ketetapan dan perintah Tuhan. Dan kalau-pun dia bersalah kepada Tuhan, maka Daud segera berbalik kepada Tuhan, menyesali & mengakui kesalahannya kepadaNya. Dengan demikian Tuhan tetap berkenan kepadaNya, dan Tuhan memberikannya kepuasan, ketenangan & damai sejahteraNya. (Lukas 2:14)
   
Demikian juga jikalau hidup kita ini dihimpit oleh berbagai pergumulan & masalah, maka  sebaiknya kita-pun  mengikuti teladan/sikap seperti Daud, yaitu tidak mudah menyerah dengan keadaan, dan tetap hidup berkenan kepadaNya.
 
Belajar dari kehidupan raja  Daud, kita dapat mewujudkan kerinduan kita kepada Allah dengan cara sebagai berikut :
 
Mencari Tuhan. Kerinduan Daud kepada Tuhan, digambarkannya seperti tanah yang kering dan tandus, tidak berair. Pada saat dia mengalami kekeringan & kekosongan dalam hatinya, Daud tidak mencari jalan keluar, kepuasan dan kebenaran diluar Tuhan. Ini adalah suatu pelajaran penting bagi kita, misalnya : ketika kantong kita kering & kosong yaitu isi dompet kita menipis, janganlah karena panik/putus asa, lalu kita mencari solusi diluar Tuhan, yaitu antara lain dengan mencuri atau merampok atau menipu atau berbuat kejahatan lainnya dan lain-lain.
 
Ketika raja Daud berada dalam ancaman akan diserang oleh pasukannya Absalom, saat itu Daud tidak menjadi stress, panik dan putus-asa, melainkan  justru dia semakin giat mencari Tuhan dan teguh percaya bahwa Tuhan tetap-lah sumber pertolongannya.
 
Jiwa & tubuhnya haus & rindu kepada Tuhan.
Ketika Daud dikhianati oleh Absalom anaknya, dan Daud beserta pasukannya melarikan diri dari Yerusalem, namun dia tidak memandang besarnya masalah/persoalan itu, melainkan dia tetap memandang besarnya kuasa Tuhan yang menyertainya.
 
Meskipun raja Daud sangat sedih & marah, sebab anaknya sendiri yang mengkhianatinya, dan bahkan mencabuli selir/gundik-gundiknya ; tetapi Daud tetap taat & melakukan perintah Tuhan yaitu berbelas kasihan & bermurah hati terhadap Absalom dengan memerintahkan agar pasukkannya & pemimpin tentaranya tidak membunuh Absalom anaknya dalam pertempuran, melainkan untuk bersikap lunak terhadapnya. (2 Samuel 18:5)
 
Dengan demikian bekerjalah kuasa Tuhan membantu Daud yaitu dengan menggagalkan nasihat Ahitofel kepada Absalom, sehingga Abasalom menolak nasihat Ahitofel. (2 Samuel 17:14) Padahal sebenarnya kalau saja ketika itu Absalom menerima nasihat Ahitofel, maka Daud pasti akan dapat dikalahkannya.
 
Dan sebagai upahnya, Daud beroleh kemurahan dan belas kasihan Tuhan yaitu nyawanya diselamatkan, dan dia dipulihkan kembali menjadi raja atas seluruh Israel & Yehuda. (Matius 5:7).
 
Jadi berhati-hatilah apabila pandangan kita hanya tertuju pada masalah & persoalan dalam hidup ini, maka itu hanya akan membawa kita pada kekesalan, kekuatiran, takut dan bimbang kepada Tuhan. Dan sebagai akibatnya kita akan menyakiti hati Tuhan, membuatNya kecewa, dan kita akan kehilangan damai sejahteraNya. Dan kalau tanpa damai sejahteraNya, maka kita tidak akan dapat berpikir jernih, tidak dapat tidur nyenyak dan lain-lain, sehingga persoalan & masalah yang kita hadapi itu akan terasa semakin sulit & berat menekan kita, tanpa ada jalan keluarnya dan tidak kunjung selesai.
 
Bagaimana reaksi kita dalam membaca renungan hari ini…. ? Dapatkah kita mengikuti cara pandang seperti Daud, yaitu dengan berusaha semaksimal mungkin agar kita dapat hidup berkenan kepada Tuhan ?
 
Doa kami :
Tuhan Yesus, taruhlah kerinduan dalam hati kami kepadaMu, seperti kerinduan dalam hati Daud untuk selalu hidup berkenan kepadaMu. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin