Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.47 under

"Tetapi Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya : Dimanakah engkau ? Ia menjawab : Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi  takut, karena aku telanjang ; sebab itu aku bersembunyi. FirmanNya : Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang ? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu ?" (Kejadian 3: 9-11 dan 2:15-19)

Dalam nas tersebut diatas ini tersirat bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang menyatakan diriNya, suka berdialog dan Tuhan yang suka berkomunikasi dengan ciptaanNya, umatNya. Tuhan kita adalah bukanlah Tuhan yang jauh, tetapi Tuhan yang selalu dekat dengan ciptaanNya, umatNya, bahkan ada didalam hati kita semua. Suatu saat ada seorang remaja bertanya : Pak, mengapa Tuhan ingin berdialog dengan ciptaanNya, umatNya ? bukankah Dia itu khalik dan kita hanya makhluk, Dia adalah pencipta dan kita adalah ciptaan, Dia maha kudus dan kita orang berdosa….?

Marilah kita belajar, mengapa TUHAN  berkenan berdialog dengan umatNya ?
                           
Pertama. Tuhan menginginkan kita, orang berdosa ini, bukan hanya menjadi ciptaanNya saja, tetapi Ia-pun ingin menjadikan kita anak-anakNya. (Yohanes 1:12)

Jikalau kita percaya dan menerima Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah Bapa, firman Allah yang menjadi manusia dan diam/tinggal bersama kita, maka kita diberi kuasa oleh Tuhan untuk  dijadikan anak-anak Allah. (Yohanes 1:13-14)

Sebagai anak-anakNya, maka kita bisa bergaul dengan Tuhan, layaknya seperti hubungan antara anak & orang tuanya. Tuhan sebagai Bapa yang di sorga, Ia ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya, sehingga Dia mau mendengar permintaan kita. Alkitab mencatat : Mintalah maka kamu akan diberi. Carilah maka kamu akan mendapatkan. Ketoklah maka pintu akan dibukakan. Tuhan kita adalah Bapa yang mau mendengarkan & mengabulkan permintaan kita anak-anakNya. (Lukas 11:9-13) Tetapi sebaliknya sebagai anak-anak Tuhan, seharusnya kita-pun mau mendengar dan taat kepadaNya dan percaya kepadaNya. Dengan demikian ketika Tuhan mau mendengar permintaan kita, dan kita juga mau mendengarkan dan taat kepadaNya, maka akan terjadilah sebuah dialog yang saling mau mendengarkan.

Selain menjadikan kita anak-anakNya, Tuhan juga ingin menjadikan kita hamba-hambaNya. Setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus, dibaptis dalam namaNya, maka manusia lama kita yang tadinya adalah hamba dosa, sekarang mati terhadap dosa, keduniawian & hawa nafsu kedagingan/jahat. Dan manusia baru kita sekarang lahir & bangkit dari kehidupan yang lama yang penuh dosa, keduniawian, hawa nafsu jahat, menjadi manusia baru hamba Allah, hamba kebenaran. Sebagai seorang hamba Allah, jikalau kita taat kepadaNya & melakukan perintahNya ; maka Tuhan akan mengasihi kita dan menyatakan diriNya kepada kita dengan perantaraan RohNya yaitu Roh Kudus. Ia akan datang dan tinggal bersama kita, berbicara, berdialog dengan kita, mengajar dan mendidik, menghibur dan memimpin jalan hidup kita supaya jangan tersesat dari jalanNya, membebaskan & memuliakan kita, serta memberitakan hal-hal yang akan datang yang perlu kita ketahui. (Yohanes 14:14:21 dan Mazmur 91:14 lihat juga bahasa inggrisnya versi KJV)   

Memang status kita adalah ciptaan dan hamba, sedangkan Yesus Kristus adalah tuan kita yaitu Tuhan, Allah pencipta kita. Tetapi karena kasih Allah yang sangat luar biasa, Ia juga rindu & ingin supaya kita menjadi sahabat-sahabatNya. Sebagai orang yang percaya kepadaNya, sebenarnya kita sudah dipromosikan & dinaikkan derajatnya oleh Tuhan untuk menjadi sahabatNya. Hal itu bukanlah karena kita ini orang baik atau layak untuk jadi sahabatNya, melainkan oleh karena anugerah & kasih Tuhan saja. Asalkan saja kita mau mengasihi sahabat & sesama kita, seperti Tuhan telah mengasihi kita, maka kita akan menjadi sahabat-sahabatNya. Yaitu antara lain : kita tidak menyimpan kesalahan sahabat kita atau sesama, kita sabar terhadap mereka, kita tidak sombong, kita tidak pemarah, kita murah hati tidak pelit, kita tidak mencari keuntungan sendiri, cinta keadilan & kebenaran. Dengan demikian Tuhan akan dapat berdialog dan mencurahkan isi hatiNya & pikiranNya kepada kita dan kita juga tahu apa yang diperbuatNya, sebab Tuhan memberitahukannya kepada kita sebagaimana layaknya hubungan yang karib antara sahabat. (Yohanes 15:12-15 dan 1 Korintus 13:4-7)

Contohnya : Terhadap Abraham sahabatNya, Allah tidak ingin menyembunyikan rencanaNya untuk menghancurkan kota Sodom & Gomora yang penuh dengan pelbagai dosa dan kejahatan. Abraham sebagai sahabat Allah, dia dapat berdialog dengan Allah yang disembahnya. Mereka berdialog, saling mencurahkan isi hati dan pikiran mereka masing-masing layaknya antara dua orang sahabat. Dan akhirnya Tuhan menyatakan belas kasihanNya, anugerahNya dan pengampunanNya atas kota Sodom & Gomora, yaitu asalkan ada 10 orang benar saja yang hidup disana, maka Tuhan tidak akan menghancurkan kota Sodom & Gomora. Tetapi sayangnya 10 orang benar pun tidak ada disana, kecuali Lot, istri dan kedua anaknya saja yang diselamatkan Tuhan, sebab Ia ingat kepada Abraham sahabatNya itu. Setelah itu kota Sodom & Gomora dihancurkan Tuhan oleh hujan belerang dan api. (Kejadian 18:16-33 dan 19:15-29)

Doa kami :
Terima kasih ya Tuhan Yesus, karena Engkau selalu mengasihi kami, dan mau mendengarkan doa-doa kami.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin