Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.38 under
"Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus. Janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, itulah sabat Tuhan disegala tempat kediamanmu". (Imamat 23:3)
 
Sadar atau tidak sadar ; percaya atau tidak percaya, dapat disampaikan disini bahwa dunia ini adalah dunia yang serba sibuk. Ada banyak orang yang terpacu dengan waktu dan berlomba-lomba dalam berbagai persaingan dalam belajar. Misalnya : dalam berusaha, dalam bekerja, dalam mencari pacar, dalam belajar, dan bahkan juga dalam melayani pekerjaan Tuhan dan lain-lain.
 
Sungguh kejadian yang sangat mengecutkan hati, bahwa pada suatu saat ada sepasang suami istri yang berantam/bertengkar, hanya gara-gara si suami terlambat datang beberapa menit untuk mengantar istrinya ke suatu tempat. Hanya karena masalah memburu waktu, mereka tidak saling omong-omongan dan mengeluarkan kata-kata kotor kepada satu dengan yang lainnya. Hanya gara-gara masalah waktu terlambat sedikit, mereka mengorbankan kasih sayang, yang mereka sudah bina puluhan tahun lamanya.
 
Sekarang ini semua orang sibuk. Orang kaya, pengusaha dan orang yang bekerja, mereka semuanya sibuk cari uang, cari nafkah. Demikian juga halnya dg orang pengangguran, mereka juga sibuk ngerumpi kesana-kesini atau mencoba cari pekerjaan disana-disini, sehingga mereka kurang memperhatikan waktu untuk istirahat. Akibat daripada kurangnya istirahat, maka hal itu dapat menyebabkan orang jadi stress, jenuh, lelah, jatuh sakit dan jadi emosionil cenderung menjadi tidak stabil, gampang tersinggung, dan cepat menjadi marah dan lain-lain. Itu adalah salah satu effeknya terhadap aspek kesehatan tubuh jasmani.
 
Kemudian bagaimana effeknya terhadap aspek rohani, kapankah kita istirahat ?
 
Rohani kita dapat beristirahat, ketika kita berada dihadirat Allah dalam hidup kita.Yaitu meskipun kita sedang mengalami pencobaan, masalah dan penderitaan, tetapi dengan selalu yakin percaya bahwa Tuhan ada bersama kita dengan perantaraan RohNya, lalu kita bawa semua letih lesu & beban berat kita kepadaNya, maka pertolonganNya pasti akan datang pada waktunya. (Matius 11:28)
 
Selain itu, rohani kita-pun dapat beristirahat, ketika kita mengandalkan Tuhan & menaruh harapan kita pada janji-janjiNya. Itulah sebabnya firman Tuhan berkata : Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan dan yang menaruh harapannya pada Tuhan (Yeremia 17:7). Artinya, kita hanya berharap pada Tuhan saja dan kita percaya bahwa hanya Tuhan saja yang dapat kita andalkan, bukan yang lain.
 
Demikian juga rohani kita dapat beristirahat dalam Tuhan, pada saat kita datang belajar kepada Tuhan dan beribadah kepadaNya. (Matius 11:29) Ada orang yang menganggap dirinya sudah matang dan tidak mau atau tidak merasa perlu untuk belajar lemah lembut dan rendah hati pada Tuhan, tidak perlu belajar tentang firman Tuhan, malas berdoa dan malas ke gereja untuk beribadah kepadaNya. Maka sebenarnya orang itu tidak sadar bahwa dia sedang berada pada fase “stagnasi rohani”.
 
Dunia ini tidak punya konsep untuk beristirahat, kalau perlu/mampu kerja/berusaha 7 hari seminggu dan 24 jam sehari agar lebih cepat sukses, lebih cepat berhasil, lebih banyak dapat uang dan lain-lain ; tetapi sesuai dengan nas tersebut diatas orang yang percaya kepada Tuhan, perlu beristirahat didalam hadirat Tuhan paling sedikit satu hari dalam seminggu.
 
Ini disebut Tuhan sebagai hari Sabat yaitu setelah 6 hari lamanya kita bekerja, firman Tuhan katakan bahwa kita perlu sisihkan satu hari untuk beristirahat didalam Tuhan. Kita berhenti bekerja pekerjaan/kegiatan duniawi sehari, sebaliknya perbanyaklah persekutuan/pergaulan yang karib dengan Tuhan pada hari sabat tersebut ; dengan cara bersama-sama keluarga,saudara seiman, teman dan lain-lain beribadah ke gereja, berdoa bersama atau membaca Alkitab lebih banyak daripada hari biasanya, berkumpul bersama dengan keluarga, sanak famili, saudara seiman atau teman, saling menghibur, saling memaafkan, saling mendoakan, saling tolong menolong, saling berbagi pengalaman bersama Tuhan dan lain-lain.
 
Bangunlah persekutuan/pergaulan yang karib dengan Tuhan secara rutin paling sedikit seminggu sekali, maka hari-hari kita dapat kita lewati dengan suka cita. Sebab dengan sendirinya kita akan menjadi pelaku firman Tuhan.
 
Doa kami :
Tuhan Yesus, kami menyadari bahwa dunia ini sangat sibuk, tetapi dekat dengan Engkau aku tenang. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin