Firman Tuhan dalam nas tersebut diatas, sangatlah singkat dan sederhana, tetapi sebenarnya memiliki makna yang cukup mendalam. Betapa tidak, karena bisa saja kita berkata : “Aku mengasihi Tuhan”, tetapi sebenarnya hal itu dapat terukur sejauh mana kita melakukan firman Tuhan secara nyata dalam hidup kita dan perilaku kita sehari-sehari. Misalnya : Apakah kita bersikap sabar & lemah lembut terhadap pasangan hidup kita yang cerewet & suka ngomel, atau yang pelit & sering bersikap kasar? Apakah kita masih suka malas-malasan atau curi-curi waktu, ketika bekerja di kantor? Apakah kita masih suka bergosip atau menjelek-jelekan orang lain ? Apakah kita masih sering kuatir atau takut dalam menghadapi berbagai persoalan, penderitaan dan kesulitan , dan lain-lain ?
Tuhan tidak pernah menyakiti hati setiap kita, oleh karena itu tidaklah terlalu sulit bagi kita untuk mengatakan : Aku mengasihi Tuhan”. Tetapi kasih itu tidak cukup hanya dengan perkataan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan dan sikap dalam kehidupan setiap hari.
Mungkin kita kurang senang mendengarkan sebuah ucapan yang berkata : “Tidak semua orang percaya itu mengasihi Tuhan”. Mengapa? Karena memang masih ada banyak orang kristen yang tidak mampu membuktikan kasihnya kepada Tuhan melalui perbuatan nyata dalam hidupnya. Bahkan dalam kitab Matius 22 :37-38 dikatakan bahwa Mengasihi Tuhan adalah merupakan suatu keharusan yang paling utama dan yang pertama bagi kita orang yang percaya kepadaNya.
Tetapi yang dimaksudkan dengan keharusan disini adalah dalam pengertian yang lahir dari hati yang tulus, dan bukan karena terpaksa atau sebab takut melanggar firman Tuhan atau karena takut terkena hukum Tuhan dan lain-lain.
Menurut catatan Alkitab, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk membuktikan bahwa kita telah mengasihi Tuhan.
Pertama. Melakukan firman Tuhan dengan suka cita. (Yohanes 14 :15) Hati yang mengasihi Tuhan akan mendorong kita untuk melakukan setiap perkataan Tuhan yang tertera dalam firman-Nya dengan ketulusan dan dengan suka cita sebagai ungkapan kita ingin menyenangkan hati Tuhan senantiasa. Bahkan melakukan firman Tuhan baginya adalah merupakan sebuah kerinduan yang menyenangkan diatas segala-galanya.
Kedua. Memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhan. (Yohanes 14:23) Kita dapat memiliki hubungan yang harmonis/karib dengan Tuhan, apabila Tuhan mau selalu hidup & diam bersama kita setiap waktu. Hubungan yang akrab/karib dengan Tuhan adalah faktor terpenting dalam mengasihi Tuhan. Dengan hubungan yang akrab itu, maka Tuhan akan mengasihi kita, dan dengan mudah kita-pun akan dapat menikmati janji-janji dan mujizat Tuhan secara luar biasa dan membawa kita pada kemenangan demi kemenangan atas pencobaan, persoalan, masalah dalam menjalani kehidupan ini. Seorang yang mengasihi Tuhan akan bertahan dalam menghadapi segala tantangan dan pencobaan, karena Tuhanlah yang bekerja dalam kehidupan mereka.
Ketiga. Memiliki kehidupan dalam kasih terhadap saudara & sesama. Jikalau kita berkata bahwa kita mengasihi Tuhan, tetapi kita masih membenci atau mendendam kepada saudara atau sesama kita ; maka sebenarnya kita belumlah mengasihi Tuhan, malahan kita dicap oleh firman Tuhan sebagai seorang pembohong atau pendusta. (1 Yohanes 4:20). Sebab buktinya bahwa kita mengasihi Tuhan, ternyata ada hubungannya dengan Tuhan dan orang lain.
Bagaimana kita bisa mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan, kalau terhadap keluarga, saudara kita yang kelihatan saja, kita tidak mengasihi mereka ? Dalam hal ini, kita bahkan disebut oleh firman Tuhan sebagai orang yang tidak mengenal Tuhan. Kasih kita berkenan kepada Allah, apabila kita bisa mewujudkannya dalam hidup saling mengasihi. Sebab dengan demikian Allah tetap ada didalam kita, dan kasih Allah sempurna dalam kita. (1 Yohanes 4: 20-21 dan 1 Yohanes 4:8,12)
Doa kami :
Bapa kami yang ada di sorga dalam Yesus Kristus, mampukanlah kami mewujudkan kasihMu itu melalui kepedulian kami kepada keluarga, saudara, teman, rekan kerja/usaha dan sesama kami. Amin.
Bapa kami yang ada di sorga dalam Yesus Kristus, mampukanlah kami mewujudkan kasihMu itu melalui kepedulian kami kepada keluarga, saudara, teman, rekan kerja/usaha dan sesama kami. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.