Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.36 under
 
 
 
"Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia". (Yakobus 1:12)
 
 
Apabila kita merenungkan janji-janji Tuhan dalam Alkitab, khususnya dalam nas renungan kita hari ini ; maka dapat kita katakan bahwa kehidupan orang percaya itu adalah suatu kehidupan yang sangat luar biasa. Mungkin kita berkata : Mengapa disebut sangat luar biasa? Coba bayangkan, apa yang kita akan terima sebagai orang-orang yang berada didalam Tuhan, yaitu ”akan menerima mahkota kehidupan”. Yang dimaksudkan dengan Kehidupan (= "Zoe" dalam bahasa aslinya) dalam ayat firman Tuhan tersebut dalam nas diatas, adalah suatu kehidupan yang nilainya jauh lebih penting atau lebih nyata daripada "bios" yaitu kehidupan jasmaniah. Pernahkan kita mendengar kata "bioskop" ?
 
Jikalau kita lihat film-film di bioskop, sepertinya orang-orang yang ada di film itu, semuanya hidup & seolah-oleh benaran terjadi, dan ada juga yang mati kalau skenarionya menginginkan mereka mati. Padahal semuanya itu hanyalah suatu kehidupan bohongan / tiruan sementara / semu atau tidak nyata. Sebab sesudah film selesai ditayangkan, maka dihadapan kita hanya akan terlihat layar bioskop saja atau tembok kemana kamera diarahkan, dan tidak ada orang-orang yang hidup didalamnya. Bagaimana halnya dengan para pemain filmnya? Mereka semuanya masih tetap hidup seperti biasanya, tidak ada yang sakit, mati atau kecelakaan dan lain-lain.
 
Jadi kehidupan jasmani/bios seseorang, sebenarnya itu hanyalah merupakan suatu kehidupan tiruan / semu yang sementara saja, daripada kehidupan yang sebenarnya atau yang asli yaitu kehidupan rohani & jiwa. Setelah tubuh jasmaninya mati, maka tidak ada lagi kehidupan jasmani / bios daripada orang itu. Tetapi yang masih terus akan berlanjut adalah kehidupan roh yang mempunyai jiwa yaitu bisa berpikir, berperasaan, berkeinginan dan lain-lain.
 
Sebaliknya kalau tubuh/jasmani seseorang masih hidup, namun rohnya mati ; maka firman Tuhan katakan bahwa pada hakekatnya hidup jasmani/bios orang itu sudah mati. (Yakobus 2:26) Misalnya : Seseorang yang berada dalam keadaan koma, maka tubuhnya atau jasmaninya tetap masih hidup/bernafas, tetapi seperti layaknya mayat hidup. Orang itu tidak bergerak, tidak merespons terhadap segala sesuatu. Dia tidak bisa berpikir, ditawarkan makan dia diam saja, disuruh bangun dia juga diam saja, dimarahin juga diam saja, diajak omong-omong oleh kekasihnya juga diam saja, dan lain sebagainya. Kalau orang itu tidak dikasih/diinfus makanan dan disuntik obat-obatan dan lain-lain, dan lama-kelamaan tubuhnya akan mati, lalu akhirnya kehidupan jasmaninya/bios nya pun akan mati dan tidak ada lagi.
 
Kemudian  mungkin ada yang berkata : Bagaimana cara memperoleh mahkota itu ?
 
Mahkota kehidupan adalah mahkota yang kita raih sebagai upah kesetiaan kepada Tuhan & tahan uji kita dalam menghadapi  pencobaan atau ujian-ujian dalam hidup ini.
 
Itulah sebabnya manakala kita menghadapi suatu penderitaan/masalah/pencobaan, janganlah kita hanya berpikir bagaimana caranya supaya dapat keluar dari masalah tersebut, tetapi mintalah kesetian & tahan uji kepada Tuhan dalam menghadapinya. Sehingga pada akhirnya kita akan dapat meraih mahkota kehidupan itu. Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa dalam menjalani kesetiaan kepada Tuhan, tetap percaya  dan berharap kepadaNya, seringkali kita perlu menjalaninya dengan mencucurkan air mata. Air mata penderitaan : Kapan pencobaan ini akan berkahir ? Kapan Tuhan akan memberikan pertolongan & jalan keluarnya, dan lain-lain.
 
Untuk dapat menerima mahkota kehidupan, kita harus mampu mengendalikan/menjaga lidah kita. Maksudnya ketika kita menghadapi suatu kesulitan/masalah, maka lidah kita akan mencapa titik rawannya. Sebab hidup & mati kita dikuasai oleh lidah kita. (Amsal 18:21) Ketika kita beribadah, maka tentunya akan menggunakan lidah kita untuk berdoa, menyembah dan memuji Tuhan. Nah, demikian juga ketika kita berada ditengah penderitaan/masalah yang sulit, maka kita harus mengendalikan lidah kita agar tidak menyakiti hati Tuhan, mengomel, menggerutu atau menghujatNya. Sebab jikalau tidak demikian, maka akan berlakulah firman Tuhan tersebut yaitu kita akan memakan buahnya yaitu roh & jiwa kita akan mati. Oleh karena itu haruslah kita dapat mengendalikan lidah kita, dengan selalu bersyukur kepada Tuhan atas apapun yang terjadi.
 
Selanjutnya adalah kita perlu menyadari bahwa selalu ada manfaat dalam setiap pencobaan. Kita tidak dapat melakukan sesuatu dengan tekun, serius & benar ; kalau kita tidak mengerti kegunaannya. Demikian juga dalam menghadapi setiap pencobaan, kita tidak bisa dengan tabah menghadapinya, kalau tidak tahu apa manfaatnya bagi kita maupun bagi kerajaan Allah.
 
Melalui renungan kita hari ini, dapat kita lihat bahwa manfaat daripada pencobaan atau ujian dalam hidup ini adalah untuk menghasilkan tahan uji dan menerima mahkota kehidupan yaitu zoe. Dan Tuhan katakan bahwa kita adalah orang yang berbahagia, sebab kita akan terus hidup kekal bersama Tuhan, setelah kehidupan jasmani kita mati.
 
Doa kami :
Bapa yang maha kudus dalam nama Yesus Kristus, mampukanlah kami untuk tekun percaya kepadaMu dan tahan uji dalam menghadapi setiap pencobaan yang datang. Amin.
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin