Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.32 under
"Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya : Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku". (Matius 16:24)

 


Pengertian mengikut Yesus dalam nas tersbut diatas adalah menjadi pengikutNya/muridNya.

Percaya kepadaNya, menuruti perkataanNya, perintahNya, ketetapanNya, kehendaknya, ajaran-ajaranNya dan melakukan hal-hal yang diteladankanNya, menghormatiNya dan menyenangkan hatiNya.

Tidak hanya dalam hal-hal besar, tapi juga dalam hal-hal yang kecil, termasuk juga perkataanNya dalam nas tersebut diatas yaitu "menyangkal diri dan pikul salib".

Seringkali kita berpikir bahwa kita sudah sungguh-sungguh percaya kepada kepada Tuhan, ketika semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan rencana dan kehendak kita, padahal saat itu iman kita kepadaNya masih belum terlihat kwalitasnya. Tetapi ketika menghadapi berbagai masalah, tekanan, dan semuanya berjalan tidak sesuai dengan rencana, kacau dan tanpa pengharapan, lalu kita jadi kuatir atau jadi takut. Maka barusan terlihat bahwa kwalitas iman kita masih jelek & belum teguh. Sebab itu artinya kita masih kurang percaya atau bahkan tidak percaya kepada Tuhan. Dan kita belum sungguh-sungguh menjadi murid/pengikut Yesus atau mengikut Yesus.

Contohnya adalah ketika murid-murid/pengikut-pengikut Tuhan Yesus berada bersamaNya dalam perahu yang dilanda angin ribut sehingga hampir karam, dan mereka sangat ketakutan, sehingga akhirnya mereka membangunkan Tuhan Yesus yang sedang tidur di buritan perahu. Lalu Tuhan bangun dan menghardik angin dan danau itu, sehingga menjadi reda dan teduh. (Matius 8:23-27) Itu adalah bukti bahwa murid-murid Yesus pun ketika itu imannya belum teguh & belum sungguh-sungguh mengikut Yesus. Mereka barusan sungguh-sungguh menjadi murid/pengikut Yesus, setelah Roh Kudus turun atas mereka, sehingga mereka berani memberitakan Injil Kerajaan Allah dimana-mana, apapun konsekwensinya.

Nah, agar kita bisa menjadi pengikut Yesus yang sungguh-sungguh, setelah kita dibaptis/dipermandikan, maka kita harus mengundang Yesus masuk kedalam hati & hidup kita menjadi Tuhan, Allah, Raja dan Pemilik/Penguasa hidup kita, dengan demikian Roh Tuhan bersatu dengan roh kita menjadi roh kita yang baru, yang dilahirkan kembali oleh air dan Roh Kudus. Dan Tuhan Yesus dengan perantaraan RohNya yaitu Roh Kudus akan tinggal dalam hati & hidup kita menyertai kita seumur hidup kita. (Yohanes 3:3-13).

Selanjutnya yang penting adalah "Jangan mendukakan Roh Kudus dalam hidup kita", supaya Ia tetap tinggal dalam hati & hidup kita. Contohnya Mendukakan Roh Kudus adalah dengan meninggalkan Tuhan, tidak lagi percaya kepada Tuhan atau menyembah berhala, percaya kepada roh-roh peramal & kuasa-kuasa kegelapan, lalu mengundangnya masuk dalam hidup kita, maka dengan sendirinya Roh Kudus akan meninggalkan hati & hidup kita.

Pengertian  mengenai menyangkal diri ada 2 macam yaitu pertama mengenai lebih  mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri. Dan kedua adalah mengenai menolak ajakan berbuat dosa dari keinginan/hawa nafsu daging kita sendiri atau ajakan teman atau pihak lain.

Salah catu contohnya : Ketika dipagi hari kita berangkat kekantor. Dalam perjalanan, ada mobil dibelakang kita membunyikan klakson ingin mendahului mobil  kita minta jalan, tetapi sikap kita tidak peduli dan tidak memberikan dia jalan, sebab kita berpikir bahwa kita  juga sedang diburu-buru waktu agar  tiba dikantor tidak terlambat. Jadi harus antri dong. Sikap seperti itu tidak memperdulikan kepentingan  orang lain, jelas salah. Sikap seperti itu menandakan ego/hawa nafsu daging kita  masih tebal. Siapa tahu mobil yang ingin mendahului kita itu sedang  membawa orang sakit parah kerumah sakit ? Atau mungkin dia harus cepat-cepat ke airport, supaya tidak ketinggalan pesawat dan lain-lain.

Pengertian memikul salib yang benar adalah tetap sabar & percaya kepada Tuhan walaupun pencobaan & badai penderitaan terus mengganggu hidup & pikiran kita ; tetap bersuka cita & tidak larut dalam kesedihan, ketika kita gagal/ditolak dan lain-lain ;  tetap berharap kepada Tuhan meskipun kelihatannya sudah tidak mungkin ada jalan keluar ; dan mampu mengucap syukur meskipun keadaan keuangan kita pas-pasan, dicemooh oleh orang-orang non kristen yang berada dilingkungan kita tinggal/sekolah/bekerja dan lain-lain.

Dengan melakukan tiga hal tersebut setiap hari, maka kita akan semakin dimurnikan. Dan tanpa kita sadari seiring dengan berjalannya waktu, maka kita akan berubah menjadi manusia baru, yang berbeda dengan kehidupan kita yang lama yang keras, egois, penuh dosa & keduniawian.

Dengan bantuan Roh Kudus yang tinggal didalam kita, maka kita pasti berhasil menjalankan firman Tuhan ini, dan tidak ada beban yang terlalu  berat untuk dihadapi & dipikul !

Doa kami :
Tuhan Yesus, mampukan kami oleh Roh Kudus agar dapat sangkal diri, pikul salib dan sungguh-sungguh mengikut Engkau setiap waktu. Amin.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin