Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.38 under
"..Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan ? Tetapi kamu sendiri melakukan ketidak adilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu. Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah ?” (1 Korintus 6:7-9)


Sekarang ini disana-sini banyak orang berbicara tentang keadilan dan kebenaran, dan seringkali kita menuntut kedilan dari pihak lain, tetapi kita sendiri sering & suka bertindak tidak adil. Demikian juga kita juga sering salah memahami ketidak-adilan para pejabat pemerintah atau orang tua kita atau bos kita atau guru kita dan lain-lain, termasuk keadilan Allah.

Misalnya, Ketika kita mengangap orang lain lebih beruntung dari kita, itu berarti kita menganggap Tuhan tidak bersikap adil kepada kita.

Ada seorang pengembara dihutan luas. Karena capek/lelah, disiang hari dia beristirahat dibawah sebuah pohon beringin. Ketika memperhatikan pohon beringin dan buahnya kecil-kecil, ia berkata : Tuhan tidak adil, koq pohon beringin sebesar ini buahnya kecil-kecil; sebaliknya pohon semangka batangnya kecil, tetapi koq buahnya sangat besar. “Tuhan tidak adil!”. Sambil tiduran orang ini terus berpikir dan berkata: “Kalau gue menjadi Tuhan, gue bikin buah beringin sebesar buah semangka, dan pohon semangka  seperti buah beringin.  Ketika dia berkata demikian, tiba-tiba jatuh buah beringin jatuh mengenai hidungnya. Dia meloncat, berdiri dan berkata “Sungguh Tuhan adil”, bayangkan kalau buah beringin sebesar buah semangka jatuh mengenai hidung gue, habislah hidungku!

Tuhan buat pohon beringin itu untuk tempat orang bernaung/berteduh dan burung bersarang. Karena itu bukan buahnya yang penting melainkan rindang daunnya. Tuhan membuat semangka untuk orang lapar/haus. Karena itu bukan batangnya dan daunnya yang penting melainkan buahnya.

Bagaimana kalau orang lapar/haus harus naik pohon beringin yang tinggi untuk mengambil buah semangka….! Mengapa Tuhan buat ini begini, dan buat itu begitu ? Mengapa disatu tempat banjir dan ditempat lain musim kering ? Mengapa ada orang mencari uang Rp 1000 sehari saja susahnya minta ampun, sementara ada orang yang hanya sekali bertransaksi langsung dapat 100 juta atau bahkan 100 milliar ? Mengapa ada orang yang meminta anak, namun tidak dapat-dapat ; sementara itu ada orang yang minta stop anak, malahan anaknya meluncur keluar terus ? Di pengadilan pun terdapat ketidak adilan. Yang curi sandal dihukum 3 bulan penjara, tapi yang curi ratusan milliar uang negara hanya dihukum 3 tahun penjara.

Allah melakukan segala sesuatunya adalah penuh keadilan, tetapi ulah manusia dan ulah si jahat lah yang menimbulkan semua ketidak adilan itu.

Oleh karena Allah kita adalah Allah yang adil dan kita adalah anakNya, maka kita-pun harus hidup dalam keadilan, meskipun kita sedang berada dalam komunitas orang-orang yang tidak adil.

Firman Tuhan dalam nas diatas menasihatkan supaya kita lebih baik berkorban dan menerima ketidak adilan, terutama dari saudara kita atau saudara kita seiman.

Misalnya : Demi memenangkan suatu perkara warisan, maka kita rela saling pukul memukul, bahkan saling ancam mengancam dan tuntut menuntut di pengadilan antara adik dan kakak kandung.

Apabila kita renungkan lebih dalam, sebenarnya saudara kita yang mengambil hak warisan bagian kita itu adalah orang yang paling sial dan patut dikasihani. Sebab firman Tuhan tersebut diatas mengatakan bahwa saudara kita yang tidak adil yang telah mengambil hak warisan bagian kita secara sepihak itu, dia tidak akan dapat bagian dalam Kerajaan Allah yaitu tidak dapat masuk Sorga, kecuali dia bertobat dan mengembalikan hak warisan bagian kita.

Mungkin selama hidup di dunia, dia bisa menikmati harta warisan bagian kita itu, tetapi ketika dia mati, maka harta warisan itu tidak dapat dibawanya pergi ke akhirat, semuanya harus ditinggalkan di bumi. Sedangkan nanti dia sendiri harus mempertanggung jawabkan perbuatan ketidak adilannya itu kepada Tuhan yang adil pada saat penghakiman yang terakhir.

Sebaliknya kalau kita juga tetap saling menuntut dan saling mengancam saudara kita itu dan kalau perlu saling membunuh demi harta warisan bagian kita, maka kita juga tidak ada bedanya dengan saudara kita itu. Yaitu sama-sama cinta uang dan lebih mementingkan harta dunia daripada perintah Tuhan yaitu "Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang (Roma 12:18)" ; dan akibatnya kita sama-sama dengan saudara kita tidak dapat masuk sorga.

Doa kami :        
Ya Tuhan Yesus, Engkau tahu, kami berada didunia yang tidak adil. Mampukanlah kami bersikap adil dan rela berkorban sesuai firmanMu dalam menghadapi semua ketidak adilan itu! Amin.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin