Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.46 under


"Hiduplah sebagai anak-    anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu" (1Pet.1:14). 


 

Dalam nas tersebut diatas, kata "kebodohan" dalam bahasa aslinya adalah agnola = ignorance bahasa inggrisnya versi KJV= ketidak-sadar-an, ketidak-tahu-an, kurang pengetahuan. 

Dikatakan bahwa pada waktu kebodohan, ketidak sadaran/ketidak-tahu-an/kekurang-tahu-an akan firman Tuhan, kita akan hidup menuruti hawa nafsu dan tidak taat kepada Tuhan, sebab kita berada dibawah kuasa dosa. 

Dosa dengan perantaraan si jahat, akan menjerumuskan setiap kita dalam kehidupan yang sia-sia, yang mengarahkan kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran Allah. Tetapi kita bersyukur pada kasih & kemurahan hati Allah yang telah mengutus AnakNya kedalam dunia untuk membebaskan setiap orang yang percaya kepadaNya daripada ikatan dosa. Ia mengubah hidup kita yang percaya kepadaNya menjadi hidup yang sungguh berarti dan berharga dimata Tuhan.

Setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, lalu mengundang & menerimaNya sebagai Tuhan, Allah, Raja, Juruselamat dan pemilik hidup kita, dan kita meninggalkan/membuang semua kehidupan lama kita yaitu dalam kebodohan ; selanjutnya firman Tuhan diatas menasihatkan : "Hiduplah sebagai anak-anak yang taat kepada Tuhan. Kenapa ?

Sebab hidup kita sekarang adalah milik Tuhan Yesus dan berada dibawah kuasaNya, bukan lagi dikuasai oleh hawa nafsu duniawi ketika kita hidup dalam kebodohan dulu. Sekarang kita sudah jadi milik Tuhan yaitu menjadi hamba Tuhan, dan bukan hamba dosa lagi. Jadi sebagai hamba Tuhan, maka dengan sendirinya kita harus hidup taat kepada Tuhan. Untuk bisa taat kepada Tuhan, maka kita perlu mengetahui apa firmanNya, kehendakNya dan perintahNya dalam hidup ini. Oleh karena itu kita perlu tekun membaca Alkitab setiap hari dan hidup sesuai dengan firmanNya, rencanaNya dan kehendakNya yang ada tertulis didalamnya. 

Sekarang apakah yang dimaksud dengan kehidupan yang sia-sia ?

Pertama. Hidup yang sia-sia adalah hanya fokus/mengutamakan kepentingan dirinya sendiri. (1 Korintus 15:10) .Padahal seharusnya hidup kita, orang yang percaya kepada Tuhan adalah selalu terfokus kepada Tuhan sebagai Allah dan Raja kita, agar dengan demikian kita dapat hidup berkenan kepadaNya.

Yang perlu kita renungkan baik-baik adalah Apakah yang telah kita lakukan selama ini berarti dimata Tuhan atau hanya perbuatan yang sia-sia ?

Kedua.  Hidup yang sia-sia adalah hidup tanpa dasar dan kepastian yang jelas. Padahal dasar dan kepastian yang jelas ada didalam firman Tuhan. (Yesaya 55:11)

Pertanyaannya apakah sudah kita menjadikan firman Tuhan dasar atas segala sesuatu dalam tindakan kita sehari-hari baik dalam pekerjaan, usaha, studi, karir, rumah tangga maupun pelayanan kita ? Jika jawabannya “Ya” maka secara langsung atau tidak langsung, kita akan mengetahui betapa Tuhan senantiasa campur tangan untuk mendatangkan kebaikkan bagi kita dalam setiap aspek kehidupan ini. Jika jawabannya "belum", maka mulailah saat ini juga, sekaranglah waktunya melandasi hidup kita dengan firman Tuhan. Sebab ketika kita melandasi hidup ini dengan firman Tuhan, maka kita tidak akan tersesat dalam kegelapan dan tidak akan terperosok jatuh kedalam lobang/jurang dosa. Firman Tuhan akan menuntun kita dan menerangi hati dan pikiran kita, sehingga kita mengetahui jalan/putusan apa yang harus kita pilih dalam menjalani setiap langkah kehidupan ini. (Mazmur 119:105)

Ketiga.  Hidup yang sia-sia adalah tidak menyelesaikan apa yang sudah dimulai. (Galatia 3:3-5) Orang bodoh bukannya berarti tidak dapat berbuat apa-apa, melainkan dia hanya tidak dapat menyelesaikannya sampai tuntas dengan baik & benar.

Setelah percaya kepada Tuhan Yesus dan menerimaNya sebagai Tuhan, Allah, Raja dan pemilik/penguasa hidup kita, maka Roh Kudus yang diutus Tuhan akan tinggal dalam hati & hidup kita, dan Ia akan memimpin, menolong, mengajar,memberi hikmat/nasihat agar hidup kita dapat berkenan dan menyenangkan hati Tuhan.

Jadi sekarang selesaikanlah rencana & kehendak Tuhan yang dipercayakan kepada kita, dengan hidup sebagai anak-anak Tuhan yang taat dan tidak menuruti hawa nafsu yang menguasai kita pada waktu kebodohan kita, hidup kudus, membenci kejahatan, mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas dan hidup saling mengasihi. (1 Petrus 1:14-17,22).

Doa kami :
Bapa dalam Yesus Kristus, jadikanlah kami anak-anak yang taat kepadaMu dan tidak lagi hidup dalam hawa nafsu. Amin.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin