"Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia , harus menyembah dalam roh dan kebenaran". (Yohanes 4:24)
Manusia di dunia ini melakukan macam-macam ibadah, pemberian, pengorbanan sebagai suatu bentuk penyembahan/penghormatan bagi allahnya sesuai dengan ritual & kepercayaannya masing2. Ada yang melakukannya misalnya dengan mengorbankan kambing domba sapi, dan membawa uang & berbagai penganan, hasil panen pertanian/perkebunannya pada waktu-waktu tertentu setelah mereka berpuasa sekian waktu lamanya. Ada yang melakukan ibadah persembahannya dengan membawa persembahan berupa karangan bunga, makanan minuman, meyalakan dupa, lilin, kemenyan dan lain-lain bagi allahnya setiap pagi hari. Dan lain sebagainya........
Setelah mereka menyembah allahnya dengan melakukan berbagai ritual penyembahan ini, barusan mereka mengajukan permohonan doa-doa & permintaan mereka.
Namun sesuai dengan nas tersebut diatas, Tuhan memberitahukan rahasianya kepada kita yang percaya kepadaNya, bagaimana caranya menyembah dengan benar kepada " Allah yang adalah Roh", yaitu kita harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran.
Sebelum kita dapat menyembah Allah dalam roh, maka kita perlu meng-interospeksi diri kita sendiri, sejenak/beberapa menit sebelum menyembahNya yaitu antara lain :
Kita perlu membersihkan roh kita dari semua kotoran, kenajisan, keduniawian & kedagingan/hawa nafsu yang mencemari roh kita. Sebab selama kita hidup di dunia, roh kita masih tinggal didalam tubuh yang mempunyai keinginan, perasaan, pikiran, imajinasi, ingatan dan berbagai hal duniawi yang mempengaruhi roh kita dan mengikatnya, sehingga roh kita tidak dapat memuji, menghormati & menyembah Allah.
Kita juga harus mengusir/membuang dalam nama Yesus Kristus semua kemalasan, bosan, atau semua hal membuat kita jadi segan menyembah Allah ; yang menguasai tubuh kita yang sedang mengantuk atau malas. Misalnya dengan cuci muka/mandi terlebih dulu.
Membuang/mengusir semua beban, masalah yang memenuhi pikiran kita. Misalnya pikiran tentang apa arti mimpi kita, tentang apa yang akan terjadi dengan masa depan kita, jodoh kita, tentang masalah rumah tangga, pekerjaan/usaha kita, usaha, pelayanan kita dan lain-lain. Kita perlu menyerahkan semuanya ini kepada Tuhan.
Membuang/mengusir semua kesedihan, tersinggung, marah, kecewa, dendam yang menguasai perasaan kita. Untuk itu kita perlu bertekad untuk mengampuni/memaafkan semua orang bersalah kepada kita, atau bertekad untuk meminta maaf kepada orang yang kita telah sakiti/kecewakan.
Membuang/mengusir dalam nama Yesus, semua hal-hal, angan-angan yang najis & rencana jahat yang memenuhi imajinasi kita & membuang semua trauma-trauma buruk, ketakutan-ketakutan atau patah hati, kegagalan, kesedihan masa lalu daripada ingatan kita.
Membuang/mengusir semua hawa nafsu kedagingan dari keinginan kita. Misalnya : keserakahan dan keinginan punya uang banyak, kaya raya, berkuasa, ingin melampiaskan nafsu birahi kita kepada seseorang, ingin membalas dendam kita kepada seseorang dan lain-lain.
Setelah interospeksi, mintalah agar Tuhan Yesus menguduskan roh kita daripada semua hawa nafsu, kenajisan dan semua hal-hal duniawi lainnya yang tidak berkenan kepada Tuhan.
Untuk dapat menyembah Allah dalam kebenaran, maka yang kita perlu lakukan adalah interospeksi diri kita yaitu misalnya :
Apakah kita mengaku dengan mulut kita yaitu dengan diucapkan bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati kita bahwa Allah telah membangkitkanNya dari antara orang mati ?
Apakah kita percaya bahwa Tuhan Yesus sudah mengampuni dosa kita & menyelamatkan kita dari hukuman dosa yaitu maut & penderitaan kekal di api neraka yang kekal, dan beroleh hidup yang kekal di sorga setelah tubuh jasmani kita ini mati ?
Apakah kita ini percaya dengan sungguh bahwa semuanya itu adalah hanya oleh karena kasih & anugerah Allah saja yang telah mengaruniakan Yesus Kristus, AnakNya yang tunggal bagi manusia, agar barangsiapa yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16), dan bukan oleh karena amal dan perbuatan baik kita ?
Apakah kita sudah yakin percaya bahwa tidak ada satupun jalan yang dapat menuju Allah Bapa di sorga, selain melalui Tuhan Yesus Kristus. Bahwa hanya Tuhan lah satu-satunya jalan bagi kita untuk dapat masuk kedalam hadirat Allah, menyembahNya dan berdoa kepadaNya. Sehingga nanti kalau kita berdoa kepada Allah, maka kita-pun harus memintanya kepada Allah dalam Yesus Kristus ?
Apakah kita sudah menjadikan Tuhan Yesus, Anak Allah, firman Allah yang hidup, sebagai satu-satunya kebenaran kita dalam hidup ini ? ataukah kita masih sujud menyembah & beribadah kepada allah lain, selain Tuhan ? (Keluaran 20:3-5 dan 1 Yohanes 5:20).
Setelah melakukan interospeksi itu, maka barulah kita dapat menyembah Allah dalam roh dan kebenaran. Kita dapat/boleh menyembahNya dengan berbahasa roh atau menyembahnya dengan pujian, menghormati/mengagungkanNya dan menyembahNya dengan hati kita yang suci, rela & tulus. Dan itulah penyembahan yang dikehendaki Allah (Yohanes 4:23), sehingga dengan demikian kita juga akan mampu berdoa dalam roh & akal budi kita, yang sesuai dengan kehendakNya dan dapat membangun iman saudara-saudara kita juga. (1 Korintus 14:15-16 ).
Doa kami :
Bapa kami yang di sorga, mampukanlah kami untuk dapat memujiMu, mengagungkanMu dan menyembahMu dalam roh dan kebenaran. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.