"Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia ; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka". (Kejadian 1:27)
Laki-laki dan perempuan pertama yang diciptakan Allah menurut gambar & rupa Allah adalah Adam dan Hawa, selanjutnya Tuhan Allah menempatkan mereka di Taman Eden. (Kejadian 1:26-27 dan Kejadian 2:8) Serupa & segambar misalnya adalah foto/gambar/potret sebuah mobil sport model mutakhir. Kita bisa melihat mobil sport itu dalam sehelai kertas atau selembar foto/gambar/potretnya. Namun kita hanya bisa melihat mobil sport tersebut dan menikmatinya dengan mata kita. Tetapi kita tidak bisa mengendarainya, tidak bisa menikmati kekuatannya & kehebatan suaranya mesinnya dan tidak bisa menikmati jok kulit tempat duduknya yang nyaman, merasakan dinginnya a/c atau sistim pendingin mobil tersebut, meraba halusnya interiornya, melihat kilau catnya yang terkena matahari dan lain-lain.
Demikian juga halnya dengan Adam & Hawa, mereka diciptakan serupa dan segambar Allah namun tidak sama dengan Allah. Berbeda sama sekali : dimensinya, nilainya, keindahannya, kuasanya, kemahatahuannya, kemahasuciannya, kebenarannya, kekekalannya, kemuliaannya dan lain sebagainya.
Karena serupa & segambar dengan Allah yang adalah Roh, maka merekapun adalah makhluk rohani yang tinggal dalam tubuh jasmani yang dibuat oleh Allah. Sehingga mereka bisa bergaul dengan Allah setiap hari, bercakap-cakap, berdialog dan sebagainya. Mereka bisa melihat Allah, bisa jalan-jalan bersama Allah mengelilingi Taman Eden, Allah juga memberikan mereka kuasa untuk memenuhi & menaklukkan bumi dan untuk berkuasa atas ikan-ikan di laut, burung-burung diudara dan atas segala binatang yang merayap dibumi, dan diberi kepercayaan oleh Allah untuk memberi nama-nama kapada tiap-tiap setiap makhluk di bumi. (Kejadian 1:28 dan 2:19-20) . Mereka hidup dalam kekekalan, tidak perlu kuatir, takut dan memusingkan bagaimana cari nafkah untuk makan untuk tempat tinggal, bagaimana menghadapi ancaman binatang buas, bagaimana dengan masa depan mereka dan lain-lain. Sebab semuanya itu sudah disediakan & dijamin oleh Allah. Bertemu dengan iblis/setan mereka tidak usah takut, ketemu binatang buas pun tidak takut karena semuanya ada dibawah mereka, bahkan bumi pun sudah mereka taklukkan.
Sayangnya pada suatu saat, ketika mereka jalan-jalan di taman Eden sendiri tanpa kehadiran Allah, mereka tertipu oleh si ular tua yaitu si iblis, yang membuat mereka melanggar perintah Allah. Dan akibatnya mereka jatuh dalam dosa dan dihukum Allah. (Kejadian 2:16-17 dan Kejadian 3:1-24) Sehingga sejak itu mereka tidak lagi serupa segambar Allah, sebab gambar dan rupa Allah dalam diri mereka sudah dirusakkan dan dikacaukan oleh dosa yang mereka perbuat.
Dan akibatnya semua manusia di bumi keturunan Adam & Hawa, menjadi tidak serupa dan segambar Allah lagi, melainkan sudah rusak dan kacau, dan sebagian besar sudah jadi serupa dan segambar si ular tua atau si iblis yang sombong ingin menjadi seperti Allah, yang serakah, yang suka berbohong, serakah rakus, kejam, egois, kikir dan tidak memikirkan kepentingan orang lain, yang haus kekuasaan, haus akan kenikmatan dunia dan lain-lain. Mereka lebih suka kegelapan daripada terangNya Allah, sebab perbuatan mereka jahat. (Yohanes 3:19) Mereka tidak bisa berdoa kepada Tuhan, lupa & tidak percaya lagi kepada Tuhan, dan tidak bisa bergaul dengan Allah yang maha kudus, sebab mereka sudah dicemari oleh dosa. Selalu kalah dan diperbudak oleh dosa, ingin melakukan yang baik tetapi yang jahat-lah yang dilakukannya. Mereka juga mudah kalah oleh sakit penyakit, alergi terhadap ikan, telor, coklat atau debu, takut tempat gelap, takut setan, sering kuatir,bimbang dan lain lain.
Tetapi bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita tahu bahwa kita telah ditebus dari dosa yaitu dari cara hidup kita yang sia-sia yang melanggar firman Tuhan, oleh darah Yesus Kristus yang sama dengan darah anak domba Allah yang tidak bernoda dan tidak bercacat. (Yohanes 1:36 dan Ibrani 9:12). Tuhan Yesus menyelamatkan kita dari hukuman Allah yaitu dilemparkan kedalam lautan api pada hari penghakiman terakhir. (Kejadian 2:17 dan Wahyu 20:11-15). Tuhan Yesus membuat kita menjadi serupa dan segambar Allah lagi, sehingga kita bisa bergaul bersama Allah dalam doa, dalam merenungkan firman Tuhan, bisa memuji dan menyembahNya dan mendengarkan firmanNya, percaya kepada Tuhan, bisa menyembah Tuhan dan bergaul kembali denganNya. Kita diberi kuasa oleh Tuhan Yesus untuk mengusir setan, tumpang tangan atas orang sakit dan mereka sembuh, kita tidak akan celaka walaupun disantet, dikutuki atau dijahati oleh orang lain dan lain-lain. (Markus 16:17).
Setelah mengetahui semua ini, maka tugas kitalah mewartakan maksud kedatanganNya ke dunia ini, menjadi saksi-saksi Kristus. Melalui hidup & diri kita, mereka bisa merasakan kasih, kuasa & damai sejahtera Allah. Kita bisa menjadi kepanjangan tanganNya untuk menjangkau & menolong orang-orang miskin dan menderita, membebaskan mereka yang terbelenggu oleh kuasa si jahat, menyembuhkan mereka yang sakit dalam namaNya dan memberitakan kabar baik dari Tuhan yaitu barangsiapa percaya kepada Tuhan Yesus, dia akan diampuni dosanya, diselamatkan dari hukuman Allah, dipulihkan kembali hidupnya menjadi serupa & segambar Allah, dan diberikan jaminan hidup kekal selamanya.
Doa kami :
Tuhan Yesus yang baik, genapilah semua rencanaMu dalam hidup kami dan utuslah kami ya Tuhan untuk menjadi pemberita InjilMu. Amin.
Tuhan Yesus yang baik, genapilah semua rencanaMu dalam hidup kami dan utuslah kami ya Tuhan untuk menjadi pemberita InjilMu. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.