"Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan ; roh memang penurut tetapi daging lemah". (Markus 14:38)
Beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam mengalahkan godaan.
Ada peribahasa mengatakan bunyinya : Kita tidak dapat melarang burung terbang diatas kepala kita, tetapi kita dapat menghalau burung itu bersarang diatas kepala kita.
Begitu juga halnya dengan godaan. Tiap hari, tiap saat godaan dapat mendatangi dan mengajak kita untuk berbuat dosa. Tapi kita harus segera melawan dan mengatasinya, jangan dibiarkan menggoda kita terus, sebab kita akan jatuh karenanya.
Tuhan Yesus sendiri mengalami banyak godaan selama 3, 5 tahun di bumi ini dalam menjalankan tugas Allah Bapa. Namun Ia tidak gentar dan tidak terkalahkan, malahan memenangkanNya. Kita sebagai murid-murid Yesus Kristus dengan pertolongan Roh Kudus yaitu Roh Tuhan yang tinggal bersama kita, juga pasti akan dapat dengan mengatasi godaan dalam hidup ini, asalkan ada kemauan dalam diri kita.
Bagaimana caranya ?
Sesuai dengan nas diatas, yang pertama adalah harus berjaga-jaga atau tidak lengah dan berdoa supaya kita jangan jatuh dalam pencobaan. (Markus 14:38) . Kita harus segera sadar, bertobat dan minta ampun kepada Tuhan, ketika ada godaan atau cobaan datang dan mengajak kita berbuat dosa. Memang roh kita sih penurut ingin mentaati firman Tuhan itu, tetapi daging kita lemah, tidak dapat menolak ajakan dari teman-teman duniawi untuk foya-foya & berpesta pora, berbelanja tanpa memikirkan gunanya dan lain-lain. Untuk itu, janganlah mengeraskan hati kita terus bergaul dengan mereka, sebab jikalau kita tidak segera sadar, tidak bertobat, tidak minta ampun kepada Tuhan, maka kita akan terbiasa berbuat dosa lagi dan seterusnya. Dan tanpa kita sadari , kita telah diikat semakin erat oleh dosa, dan tidak bisa lepas lagi. Sebab si iblis kerjanya memang selalu berjalan keliling mencari mangsa yang lengah & tidak berdoa, dan dia siap menelan kita dalam kuasanya dan menjadikan kita budaknya. (1 Petrus 5:8).
Selanjutnya kita harus tetap berdoa kepada Tuhan. (1 Tesalonika 5:17). Jangan bosan bosan berdoa, kalau bisa setiap pagi ketika bangun tidur dan setiap malam ketika kita mau tidur. Displinkanlah tubuh kita dan jadikanlah berdoa pagi & malam itu sebagai suatu kebiasaan yaitu seperti orang yang perlu makan & minum setiap harinya. Bahkan kalau ada kesempatan di dalam kendaran umum, diwaktu jam istirahat, atau sebelum makan dan lain-lain, kita bisa pergunakan waku itu untuk berdoa kepada Tuhan. Kita berdoa meminta perlindungan Tuhan, supaya Tuhan jangan membawa kita dalam pencobaan, tetapi lepaskan kita daripada yang jahat (Matius 6:13).
Yang kedua adalah jangan biarkan hati & pikiran kita kosong, melainkan harus diisi oleh firman Tuhan. Tubuh, jiwa dan roh kita ibaratnya adalah sebuah rumah. Janganlah dibiarkan kosong, setelah bertobat atas semua dosa-dosa kita dan menolaknya/mengusirnya keluar dari hati & pikiran kita ; maka hati & pikiran kita tersebut harus segera diisi oleh Roh Kudus yaitu Rohnya Tuhan sendiri. Sebab kalau tidak demikian, maka si iblis akan datang lagi bersama-sama dengan kawan-kawannya untuk kembali dan tinggal dalam hati & pikiran kita,kemudian mengajak/membujuk kita melakukan dosa lagi (Matius 12:43-45).
Yang ketiga, janganlah memberi peluang kepada dosa. Melainkan harus diusir seketika itu juga, Ketika gagasan atau pikiran jahat itu timbul, jangan didiamkan atau diberi kesempatan untuk berkembang, sebab akibatnya gagasan/pikiran jahat tersebut, nanti akan dapat berkembang menjadi rencana, dan kemudian bila dibuahi oleh keinginan nafsu kita ; maka rencana tersebut akan berubah menjadi perbuatan yang jahat.
Oleh karena itu, ketika timbul gagasan/pikiran jahat, maka kita harus dengan segera katakan "stop". Kemudian lawanlah gagasan/pikiran jahat tersebut dengan firman Tuhan dan dengan iman yang teguh kepada Tuhan. Sebab dengan demikian Allah dalam Kristus Yesus akan menguatkan, meneguhkan dan mengokohkan kita pada waktunya, setelah kita melewati penderitaan sekian waktu lamanya (1 Petrus 5:9-10 dan 1 Korintus 10:13).
Musuh kita yang menggoda kita sekarang sebenarnya hanyalah sisanya saja, yaitu misalnya : kebiasaan buruk kita. Mereka itu sudah tidak ada pemimpinnya lagi, sehingga sekarang akan lebih mudah bagi kita untuk menolaknya / menyingkirkannya dalam nama Tuhan.
Tetapi apabila kita tetap tertipu dan mempercayainya, maka artinya dia masih punya pengaruh terhadap kita.
Doa kami :
Janganlah masukkan kami kedalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
Janganlah masukkan kami kedalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.