"Kata Yesus kepadanya: Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama
dengan Aku didalam Firdaus". (Lukas 23:43)
Kita semua mungkin pernah membaca dalam Alkitab tentang sebuah
peristiwa besar yang terjadi saat penyaliban Yesus Kristus diatas Golgota yaitu
tempat tengkorak, kurang lebih dua ribu tahun yang lalu. Alkitab mencatat bahwa
ada dua orang penjahat yang disalibkan bersama dengan Yesus satu disebelah kiri
dan satu disebelah kananNya. Pada saat mereka sedang disalibkan, terjadi suatu
dialog diantara mereka bertiga. Salah seorang penjahat yang tidak percaya bahwa
Yesus adalah anak Allah, dia menghujat Yesus; sedangkan si penjahat yang
satunya menegornya serta menyaksikan bahwa Yesus tidak melakukan kejahatan
sebagaimana yang dituduhkan kepada Yesus. Dan akhirnya bagi si penjahat yang
percaya bahwa Tuhan adalah anak Allah dan yang menegor temannya itu, dia
memperoleh keselamatan yaitu tercatat namanya dalam kitab kehidupan dan masuk
ke dalam Firdaus.
Apakah arti Firdaus ? Yang dimaksud dengan Firdaus dalam bagian ini
adalah menunjukan suatu tempat jiwa segera sesudah seseorang meninggal dunia.
Firdaus yang dimaksud Yesus itu adalah suatu tempat dalam Kerajaan Sorga,
dimana Ia bertakhta. Dari perkenalan Tuhan Yesus dengan salah seorang penjahat
di atas kayu salib tersebut, ternyata ada sebuah janji dan kepastian yang
disediakan Tuhan Yesus, yaitu janji keselamatan dan jaminan masuk sorga bagi
mereka yang percaya kepadaNya.
Sebaliknya, sangat disayangkan bahwa saat sekarang ini ada banyak orang
yang tidak mempergunakan perkenalan singkat seperti yang terjadi antara Yesus
dengan salah seorang penjahat itu, untuk percaya dan menyerahkan hidupnya
kepada Tuhan.
Usia yang masih muda adalah menjadi salah satu alasan yang masuk akal
bagi mereka, untuk menolak Yesus atau menunda percaya kepada Yesus, dan tidak
hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Mereka berkata bahwa detik-detik terakhir
menjelang kematian nanti masih lama, jadi masih ada kesempatan dikemudian hari
untuk menerima janji keselamatan daripada Tuhan tersebut. Padahal sebenarnya
pemahaman seperti ini adalah sebuah kekeliruan, dan sebuah kebodohan. Sebab
tidak ada seorang pun yang tahu, kapan dia meninggal, walupun semua manusia
pasti mati.
Pernah terjadi dengan seorang yang selalu menolak Yesus dalam hidupnya
sejak dia masih muda, katanya nanti saja masih ada banyak waktu. Jadi sekarang
senang-senang dan happy happy saja dulu, nanti kalau sudah tua barusan saya
akan percaya dan terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Tapi apa mau
dikata menjelang umur 50 tahun, dia terkena stroke/serangan jantung, dan ketika
dibawa ke rumah sakit didalam taksi, dia berusaha berkata sesuatu kepada anak
laki-lakinya yang sudah percaya kepada Tuhan, tetapi mulutnya tidak bisa mengeluarkan
kata-kata satupun, dan tidak lama kemudian dia mati didalam taksi.
Orang ini telah menyia-nyiakan kesempatan untuk menerima keselamatan
dari Tuhan dalam hidupnya, dan akhirnya dia terlambat, roh maut telah
menjemputnya lebih dahulu dan dia dibawa ke dalam kerajaan maut yaitu dunia
orang mati, bukan dibawa ke dalam Firdaus. Kerajaan maut adalah suatu tempat
yang berada dibawah kuasa iblis, sebab iblis berkuasa atas maut. (Ibrani 2:14), sedangkan Firdaus adalah
suatu tempat dimana Tuhan Yesus berkuasa. Dan kelak pada saat penghukuman yang
terakhir, Tuhan akan melemparkan iblis, maut dan kerajaan maut, termasuk juga
setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis dalam kitab kehidupan,
semuanya akan dilemparkan kedalam lautan api dan belerang, itulah kematian yang
kedua, mereka disiksa siang dan malam sampai selama-lamanya. (Wahyu 20:10,14)
Oleh karena itu, kita harus
selalu berjaga-jaga, agar kelak kita dapat hidup besama-sama Tuhan Yesus
didalam Firdaus. Selama kita masih hidup, tidak boleh kompromi dengan dosa,
kita harus selalu jujur dihadapan Allah. Keberhasilan seseorang
ditentukan oleh kemampuannya dalam hal menolak hal-hal yang bertentangan dengan
kebenaran Firman Tuhan. Untuk itu mintalah iman dan Roh Kudus kepada Tuhan,
agar ditambah, dipenuhi, diperbaharui dan diperkuat setiap hari; sehingga kita
bisa teguh percaya kepada Tuhan, hidup menuruti firmanNya dan tekun
menantikanNya sampai kita mati nanti.
Doa kami :
Tuhan Yesus, ampunilah kami, jika selama ini hidup kami tidak sesuai
dengan kebenaran firmanMu. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.