"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk
mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan
Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik". (2 Timotius 3:16-17)
Hari ini kita akan membahas tentang "Bagaimana kita tahu bahwa
Alkitab memuat firman/janji Tuhan" ?
Seperti halnya dengan sepotong kue yang kita lihat, untuk dapat
mengetahui apakah rasanya, apakah "enak atau tidak" ? Maka kue
tersebut harus kita makan dan merasakannya/mencicipinya.
Demikian juga halnya Alkitab itu akan nyata memuat firman/janji Tuhan,
jikalau kita merasakan/mencicipi manfaat-manfaat dan kebenaran dari
firmanNya.
Cara yang terbaik adalah dengan menguji firman/janji-janji Tuhan dalam
Alkitab. Mula-mula bacalah Alkitab dengan rutin dan disiplin, selanjutnya
renungkanlah apa yang sudah kita baca dalam Alkitab tersebut, kemudian yang
terakhir, lakukanlah dan terapkanlah firman Tuhan yang ada di Alkitab dalam kehidupan
kita sehari-hari.
Misalnya dalam kitab Galatia 6:7 dikatakan "Karena apa yang
ditabur orang, itu juga akan dituainya". Cobalah kita menerapkannya dalam
hidup kita sehari-hari, misalnya kita menabur kebaikkan terhadap orang lain
atau memberi perhatian dan pertolongan kepada sesama kita ; maka kitapun pasti
akan menerima kebaikkan, perhatian dan pertolongan dari sesama. Mungkin
datangnya bukan langsung dari orang yang telah kita tolong atau kita berbuat
baik, tetapi bisa saja datangnya dari orang lain yang sama sekali tidak kita
kenal. Sebaliknya pun demikian, yaitu jikalau kita selalu berbuat jahat kepada orang lain, maka
kejahatan-pun akan selalu mendatangi hidup kita. Silahkan mencoba dan
membuktikan kebenaran firman Tuhan ini !
Sekarang marilah kita ikuti suatu kesaksian dari seorang jemaat Tuhan
berikut ini:
Pada usia 17 tahun, ketika duduk SMA Kristen kelas satu, dia di injili
oleh seorang guru. Setiap hari Sabtu, ketika murid-murid lain pulang, dia
ditawarkan pelajaran extra 1 jam, untuk mengenal agama kristen lebih dalam,
dengan bahan bacaan dari Alkitab. Sebetulnya dalam hati dia malas untuk ikut
dalam pejaran extra ini, tetapi oleh karena ada 5 orang teman sekelasnya yang
belum kristen, yang bersedia ikut serta dalam pelajaran tambahan dari guru yang
terkenal lemah lembut dan baik hati itu ; maka dia jadi merasa sungkan dan malu
hati kalau menolak tawaran itu.
Setahun berlalu, setelah pelajaran agama selesai, dia ditanya oleh guru
tersebut, apakah dia bersedia untuk dibaptis, dia menjawab: Belum bersedia.
Guru tersebut tidak putus asa, karena mungkin pikirnya, muridnya ini
masih belum yakin atau kurang percaya. Kemudian dia ditawarkan lagi untuk ikut
pelajaran extra pada tahun berikutnya. Setelah tahun kedua pelajaran selesai,
ternyata ke-5 orang murid lainnya, semuanya bersedia dibaptis, kecuali dia
sendiri.
Kehidupannya setelah dia menjadi mahasiswa tidak ada banyak perubahan,
karena semuanya berjalan baik-baik saja. Namun pada suatu ketika
kegagalan-kegagalan dan kesulitan hidup mulai datang, lalu dia mulai ingat akan
Tuhan dan rajin lagi membaca dan merenungkan firman/janji Tuhan yang ada di
Alkitab. Ternyata janji-janji Tuhan itu terbukti dalam hidupnya. Dia selalu
dapat pertolongan Tuhan dan jalan keluar dari kesulitan-kesulitan hidupnya.
Sehingga dia percaya bahwa Alkitab benar-benar memuat firman/janji-janji Tuhan
dan benar-benar terjadi. Alkitab bukanlah kitab biasa, sebab berisi
tulissan-tulisan yang diilhamkan Allah melalui orang-orang pilihanNya.
Tidak lama kemudian diapun bersedia dibaptis dalam nama Yesus Kristus.
Dia percaya akan apa yang dikatakan Yesus Kristus dalam kitab Yohanes 6:37
yaitu Semua yang diberikan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu dan barangsiapa
datang padaKu, dia tak akan Ku-buang.
Melalui guru sekolahnya tersebut, ternyata dia telah diselamatkan
Tuhan, dan sekarang dia rajin menginjili orang dan aktip dalam kegiatan
melayani Tuhan dan sesama, agar tidak hanya dia sendiri saja yang selamat,
tetapi juga orang lain ikut selamat dan menikmati janji-janji Tuhan. (Markus
16:16-17)
Doa kami :
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk rajin dan tekun membaca dan
menerapkan firman/janjiMu yang ada didalam Alkitab, guna mengajar kami,
mendidik kami dalam kebenaran, menyatakan kesalahan kami dan memperbaiki
kelakukan kami. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.