".....tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi dihadapanNya,
sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka didepan mata Dia, yang kepadaNya
kita harus memberikan pertanggungan jawab". (Ibrani4;13)
Jikalau kita sungguh-sungguh merenungkan ayat firman Tuhan ini, maka
tentunya kita akan takut untuk hidup macam-macam yang bertentangan dengan
firman Tuhan.
Tetapi masalahnya adalah bahwa manusia dalam hal melakukan kejahatan
atau melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar "hukum yang berlaku di
negerinya atau hukum Tuhan", dia ternyata lebih takut ketahuan oleh
manusia lain, daripada takut ketahuan oleh Tuhan. Pada saat dia tidak terlihat
orang lain dalam melakukan kejahatannya, dia merasa sukses, tenang dan aman
untuk menikmati kejahatannya; sebab tidak ada seorangpun yang tahu atau melihat
hal perbuatan jahatnya itu.
Tetapi mungkinkah orang itu bisa mengelabui Allah yang mengawasi semua
langkah-langkah hidupnya ? Tentu tidak! Sebab Tuhan selalu mengawasi segala
perbuatan manusia, apakah itu baik maupun jahat. Ketika mereka berada ditempat yang terbuka, ramai,
ataupun ditempat yang tersembunyi dan sendirian. (Amsal 15:3)
Ingatlah, dalam setiap pekerjaan
kita, rumah tangga kita, pelayanan kita dll, janganlah kita seenaknya
berencana, berkata-kata dan berbuat hal yang bertentangan dengan firman Tuhan. Melainkan
perbuatlah segala sesuatunya dengan bijak dan dengan takut akan Tuhan.
Meskipun kita tidak diawasi oleh manusia disekitar kita, namun tetaplah
ingat akan firman Tuhan tersebut dalam nas diatas, bahwa segala sesuatu terbuka
dihadapan Tuhan, yang kepadaNya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Untuk itu, kita perlu "ber-hati-hati" dalam mengambil keputusan,
dalam mengeluarkan kata-kata, dalam menggunakan keuangan kita dll.
Apabila kita tidak berhati-hati, maka yang tersisa nanti tinggallah
penyesalan, dan sesal kemudian, tidaklah berguna.
Sebab ada banyak orang kristen yang tidak bijak dalam mengambil
keputusan dan sembarangan dalam mengeluarkan perkataannya terhadap istri atau
pacar, teman dll. Maka akibat daripada semua ini, mereka akan terseret kedalam
suatu kehidupan yang penuh penyesalan, patah hati, pertengkaran, kekacauan,
dendam dan hidup dalam permasalahan yang berkepanjangan.
Selain itu jikalau kita bersungguh hati kepada Tuhan dan bergaul karib
denganNya, maka ketika datang badai kehidupan menerjang kita dimanapun, apapun
dan kapanpun, antara lain masalah kesulitan ekonomi, masalah pergaulan, atau
masalah rumah tangga yang berat, maka Tuhan tahu bahwa kita membutuhkan
kekuatanNya, dan Dia akan memberikan kekuatanNya dan jalan keluarnya kepada
kita tepat pada waktunya, sehingga kita dapat menanggungnya dan mengatasinya.
(2 Tawarikh 16:9)
Oleh karena itu, percayakanlah hidup ini kepada Tuhan yang telah
berjanji bahwa Dia sendiri yang akan berjalan didepan kita, menyertai, dan yang
tidak pernah membiarkan atau meninggalkan kita (Ulangan 31:8).
Memang kita tidak tahu bagaimana tentang keadaan hari esok yaitu Apakah
kita akan bahagia atau menderita, tersenyum atau menangis, beruntung atau rugi,
terkena bencana atau selamat.....dan lain sebagainya ? Tetapi yang penting
adalah Tuhan selalu menyertai kita, sehingga dengan demikian kita tidak perlu
lagi kecil hati atau takut akan hari esok.
Doa kami :
Bapa dalam Yesus Kristus, kami sungguh meyakini bahwa Engkau yang
memelihara dan mengawasi hidup kami. Oleh karenanya kami mau tinggal tenang
dalam menjalani hidup ini. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.