"Akan tetapi kami akan selalu mengucap syukur kepada Allah kerana
kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah
memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam
kebenaran yang kamu percayai". (2 Tesalonika 2:13)
Suatu ketika ada seseorang yang tertarik menjadi Kristen=Pengikut Yesus
Kristus (kisah Para Rasul 11:26) dan dia menghubungi seorang Pendeta dengan
berkata: "saya mau menjadi orang kristen caranya bagaimana.. ?"
Lalu pendeta memberikan konseling, menuntunnya percaya dan menerima
Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Kemudian dia dibaptis dan sejak itu
dia menjadi orang kristen. Beberapa lama setelah itu, dia berselisih dengan
tetangganya yang sudah lama menjadi orang kristen. Kemudian orang ini berkata
kepada istrinya: "saya menyesal menjadi orang kristen, ternyata mereka
lebih jahat daripada aku yang dulu".
Apakah anda menyesal menjadi orang kristen, karena kenyataannya anda
masih menghadapi banyak masalah atau karena anda masih sama seperti anda yang
dulu.....?
Dapat ditegaskan disini bahwa kita menjadi orang kristen itu, bukanlah
sebuah kebetulan atau karena orang tua kita kristen atau karena ikut-ikutan
masyarakat sekitar kita yang semuanya kristen dll. Tetapi sebenarnya sesuai
dengan nas tersebut diatas, hal itu adalah karena merupakan suatu rencana Tuhan
yang telah memilih kita agar kita menghasilkan buah-buah kebenaran yang
memuliakanNya. (Yohanes 15:16)
Jika kita menjawab "Ya" pada panggilan dan renacanaNya
tersebut, maka Tuhan akan memperlengkapi kita dengan kekuatan yang baru,
sehingga segala perkara, masalah, kesulitan, sakit penyakit, pencobaan, dapat
kita tanggung/pikul oleh karena kita berjalan bersama Tuhan. Untuk itu sebagai
orang pilihanNya kita harus meresponi panggilan Tuhan itu dengan benar yaitu
dengan cara meninggalkan perbuatan lama, yang jahat dan tidak benar dan mulai
mengarahkan dan menjalani hidup ini dalam kebenaran yaitu sesuai dengan firman
Tuhan, agar kita dapat menjadi lebih serupa segambar dengan Dia.
Jadi sebagai orang pilihan Allah, perlu sekali kita mendalami
pengertian dan apa maksudnya pemilihan Allah" dalam hidup kita.
"Dipilih Tuhan berarti diberikan tanggung jawab". Tanggung
jawabnya apa? Yesus berkata antara lain: "Kamu adalah garam dan terang
dunia" dan "Pergilah dan jadikan semua bangsa muridKu". Dalam
ucapan Yesus tersebut ada terkandung suatu perintah yang harus kita kerjakan,
tetapi juga sekaligus ada sesuatu yang harus kita pertanggung jawabkan kelak
kepada Tuhan.
"Dipilih Tuhan berarti dibela
Tuhan". Artinya sebagai orang pilihan, kita memilki jaminan bahwa kita
akan dibela dan dituntun oleh Tuhan dalam hidup ini, sampai akhirnya kita dapat
memperoleh kemenangan. Seperti pemazmur Daud katakan: Tuhan itu adalah Gembala
kita yang baik dan kita adalah domab-domba peliharaan/gembalaannya yang sehat,
sejahtera, aman dan tenteram. (Mazmur pasal 23) Itulah sebabnya tidak ada
alasan bagi kita untuk takut dan kuatir. Alkitab sudah katakan dalam kitab 1
Petrus 6:7: Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang
memelihara kamu.
"Dipilih Tuhan berarti kita harus memelihara iman". Rasul
Paulus berkata: aku dipilih untuk memelihara iman orang-orang pilihan Tuhan dan
memelihara iman dirinya sendiri. (Titus 1:1 dan 2 Timotius 4:7) Artinya orang-orang
pilihan punya tanggung jawab terutama memelihara imannya sendiri dan iman
sesama umat pilihan Tuhan. Dengan cara terus bertekun dalam iman percaya kepada
Tuhan, baik ketika mereka hidup senang, sehat dan berkecukupan, maupun ketika
mereka dalam kesulitan, sakit penyakit,
masalah dan lain lain.
Pastikanlah bahwa kita yag membaca renungan ini adalah orang-orang
pilihan Allah yang sedang memasuki dan menjalankan rencana Allah bagi
kemuliaaNya.
Doa kami :
Bapa kami yang di sorga dalam Yesus Kristus, Tuhan kami, teguhkanlah
panggilanMu dan pilihanMu ini, supaya kami dapat menjalankan tanggung jawab
kami sesuai rencanaMu.Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.