"Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat daud menjadi raja
mereka. Tentang Daud, Allah telah menyatakan: Aku telah mendapatkan Daud
bin Isai, seorang yang berkenan di
hatiKu dan yang merkakukan segala kehendaKu". (Kisah Para Rasul 13:22)
Salah satu ucapan syukur kita kepada Tuhan Yesus sebenarnya adalah
karena kita telah dipilih oleh Allah dalam Kristus Yesus untuk percaya
kepadaNya. Sehingga kita menjadi umatNya dan Dia menjadi Tuhan kita. Sebaliknya
kita tidak perlu menyombongkan diri, karena pemilihan kita ini bukanlah kerena
kehebatan kita, tetapi hanya oleh karena anugerah/kasih karunia Tuhan saja dan
karena Ia tahu sebelumnya bahwa kita akan taat melakukan kehendakNya. Inilah
hebatnya Tuhan kita, Allah yang maha tahu, Ia mengetahui sesuatu yang sudah,
belum dan akan terjadi dalam kehidupan setiap orang.
Demikian juga melalui renungan kita hari ini, Tuhan memilih Daud untuk
menggantikan Saul menjadi raja Israel bukanlah karena ia tampan, tinggi
perwakannya, pintar, kaya, gagah, dan pandai untuk berperang. Tetapi dasar
pemilihan Daud ini adalah sebab Allah berkenan kepadanya. Daud mau taat
melakukan kehendak Allah, firmanNya dan perintahNya, setia dan teguh percaya
kepada Tuhan sampai akhir hidupnya, selain meminta petunjuk Tuhan, Daud tidak
pernah/mau meminta petunjuk dari arwah, peramal, dukun, para normal dll. (1
Tawarikh 10:13-14)
Saat ini Tuhan sedang mencari orang-orang yang memiliki karakter
seperti Daud tersebut, jadi pastikanlah bahwa kita adalah orangnya.
Kalau kita melihat dalam konteks pribadi Daud dan juga relevansinya
dalam kehidupan kita saat ini, mengapa Daud disebut pribadi yang berkenan
dihati Tuhan?
Pertama Daud mengenal Tuhan dengan benar. Di kitab Mazmur 23
mengatakan "Tuhanlah gembalaku
...". Ketika Daud berada dalam lembah kekelaman, dalam kesulitan, tekanan,
ancaman dan penderitaan, namun dia tidak takut bahaya, sebab dia teguh percaya
bahwa Tuhan besertanya/memberikan jalan keluar dan kemenangan baginya.
Bagaimana halnya dengan kita saat ini ? Apakah dalam menghadapi dan
melalui masalah, pencobaan, beban berat, kita juga dapat tetap setia dan teguh
percaya bahwa Tuhan beserta dengan kita ?
Kedua. Karena Daud mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Orang sering
gagal bukan karena dia bodoh, tetapi karena dia lebih banyak mengandalkan
kekuatannya sendiri atau orang lain dan mengandalkan pengalaman hidupnya dimasa
lalu, sehingga lama kelamaan hatinya menjauh dari Tuhan. (Yeremia 17:5)
Tetapi sesungguhnya firman Tuhan katakan bahwa kita dapat berhasil dan
sukses dalam hidup ini adalah hanya oleh karena Tuhan. (Nehemia 2:20)
Ketiga. Karena Daud bukan tipe seorang penakut. Memang hidup
kekristenan itu perjuangan, segala sesuatunya dalam hidup ini adalah
ketidakpastian, tetapi dalam menjalani hidup ini, kita harus menjadi seorang
pemberani. Sebab seorang penakut tidak mempunyai tempat didalam kerajaan Sorga.
Bagaimana dengan kita ? Apakah kita takut untuk menghadapi dan menjalani hidup
hari esok, masa depan ? takut melarat, miskin, minta-minta dan tidak punya uang
dihari tua nanti..! Janganlah takut,
melainkan serahkanlah segala kekuatiranmu itu kepada Tuhan, sebab Ia adalah
Alllah dan Bapa yang memelihara, melindungi dan memberkati hidup kita. (1
Petrus 5:7) Dan percayalah kepada Allah bahwa didalam Yesus Kristus semua
janji-janji Allah bagi kita adalah "ya" dan "amin" yaitu
pasti 100%. (2 Korintus 1:20)
Yang penting dalam hidup ini adalah kita harus melakukan bagian kita
yaitu setia dan percaya kepada Tuhan Yesus, melakukan kehendakNya, firmanNya
dan perintahNya dan meminta pimpinan dan petunjukNya, maka selanjutnya Ia akan
melakukan bagianNya untuk menggenapi janji-janjiNya itu.
Doa kami :
Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau telah memilih kami sebagai
umatMu, pengikutMu dalam segala kekurangan, keburukkan dan keterbatasan kami
ini. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.