Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 13.04 under


"... Hukum manakah yang paling utama ? Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri....". (Markus 12:28-31)

Sesungguhnya orang kristen itu adalah orang-orang yang selalu berada dibarisan terdepan dalam hubungannya dengan ketaatan akan hukum. Kalau orang duniawi saja yang dipanggil di pengadilan, dengan tegas mereka berkata: "Ya, saya sebagai warga Negara yang baik, tentunya akan taat pada hukum yang berlaku". Apalagi kita orang kristen yang memiliki dua kewargaan Negara yaitu warga Negara dunia dan warga Negara Kerajaan Sorga, maka sudah seharusnyalah kita lebih berani berkata dan bersikap taat dari pada mereka.

Mengapa pada ayat-ayat firman Tuhan diatas, sebelum Ia menegaskan hukum yang terutama dan yang utama, Tuhan awali dengan frase kata : "Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan itu esa"? Karena Tuhan tahu, bahwa banyak orang Israel dan kita orang yang percaya kepada Yesus, tidak mau mendengar/mentaati perintah Allah. Jikalau firman Tuhan dan perintahNya sesuai dengan seleranya, maka dia akan mendengarnya dan mentaatinya, tetapi sebaliknya jikalau menyinggung perasaanya, maka dia akan memgabaikannya atau mengalihkannya ke topik lain.

Lalu Tuhan menegaskan bahwa "Dia itu Esa", itu menunjukan bahwa hanya Yesus Kristus saja satu-satunya Tuhan, Allah yang harus kita umatNya taati dan kasihi dan tidak ada yang lainnya. (Markus 12:32) Janganlah kita meminta/mendengarkan petunjuk dan nasehat para normal, dukun, ahli ramal, petunjuk dari arwah dan sejenisnya.

Kemudian setelah frase itu, Tuhan Yesus meneruskannya dengan Hukum yang harus ditaati oleh orang yang percaya kepadaNya.Dalam konteks bangsa Israel, Tuhan memberikan 3 jenis hukum yaitu :

Pertama. Hukum Ibadah, yang mengatur tata-cara ibadah mengenai korban-korban, kehidupan para imam, makanan, hari-hari raya, dan sebagainya. Hal ini tidak perlu kita taati secara hurufiah, sebab hal seperti itu adalah merupakan lambang yang menunju pada Yesus Kristus. Oleh sebab Yesus Kristus sudah datang dengan rela dan tulus mengorbankan nyawanya sebagai tebusan dosa manusia diatas kayu salib, maka korban bakaran dan korban sajian, korban keselamatan, korban penghapus dosa, korban penebus salah, tidak perlu kita persembahkan lagi. (Markus 12:33)

Kedua. Hukum Sipil, yang mengatur tentang pernikahan, perceraian, hak waris, pembagian tanah, pengadilan, hukum perang, orang asing, dan sebagai berikut. Juga secara hurufiah tidak perlu kita menaatinya. Oleh karena kita bukan bangsa Israel secara jasmani ; namun dalam konteks status kita sebagai umat Allah yaitu sebagai Israel rohani, maka hal hal tersebut perlu untuk kita perhatikan. 

Ketiga. Sesuai dengan nas tersebut diatas yaitu dasar daripada semua hukum dan perintah Tuhan, yang intinya adalah: Mengasihi Allah dan sesama. Inilah yang kita harus taati, namun bukan sebagai syarat keselamatan, melainkan sebagai bukti bahwa kita mengasihi Allah dan bukti daripada iman kita. Sebab jikalau seseorang mengasihi Yesus Kristus, maka orang itu pasti akan menuruti perintahNya (Yohanes 14:15,21).

Nah, mulai sekarang setelah kita mengetahui tentang hal hal tersebut, maka marilah kita belajar untuk taat hukum yang berlaku di daerah/negara tempat kita berada/tinggal, maupun hukum Kerajaan Allah.

Doa kami :

Bapa kami yang di sorga dalam Tuhan Yesus Kristus, mampukanlah kami untuk bisa lebih lagi taat dan melakukan segala hukum dan perintahMu. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin