Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 11.13 under
"Jawab Yesus: Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati". (Yohanes 11:25)

Ayat firman Tuhan ini kita sering temukan dan baca dalam iklan berita duka-cita yang termuat di surat kabar, ketika salah seorang anggota keluarga kisten meninggal. Ini adalah merupakan janji dan penghiburan Tuhan yang luar biasa, bahwa bagi orang kristen yang mati, ia akan hidup kembali oleh kuasaNya.

Kita percaya tentang hal ini, karena Tuhan sudah membuktikan kuasaNya seperti yang tertulis dalam peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari antara orang mati. Selain itu setelah kebangkitanNya, Ia juga telah menampakkan diri kepada lebih dari 500 orang sekaligus, juga kepada rasul Yakobus dan Paulus. Bahkan ketika kitab Korintus ditulis oleh rasul Paulus, beberapa orang diantara yang menyaksikan peristiwa itu, mereka masih hidup. (1 Korintus 15:3-8)

Dan jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka sudah semestinyalah atau sudah secara otomatis, kita juga percaya bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. (1 Tesalonika 4:14)

Namun jikalau kita tetap tidak percaya bahwa orang mati dibangkitkan sesuai firman Tuhan dalam kitab 1 Tesalonika 4:14 diatas, maka sia-sialah kepercayaan kita kepadaNya. (1 Korintus 15:12-14) Dan lebih baik, marilah kita makan dan minum saja sepuas-puasnya, dan turutilah saja segala hawa nafsu kedagingan, keinginan hati kita dan keinginan pandangan mata kita! Karena toh besok atau nanti, kita akan mati tanpa harus menanggung konsekwensi atau hukuman apapun dari Tuhan. (1 Korintus 15:32)

Pendapat yang sesat seperti demikian adalah salah ! Karena firman Tuhan dengan jelas sudah memperingatkan bahwa manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali, dan sesudah itu dihakimi. Dan Tuhan akan membawa kita ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang kita perbuat di dunia ini, entah itu baik, entah itu jahat. (Ibrani 9:27 dan Pengkhotbah 12:14)

Bagi kita yang percaya bahwa Yesus Kristus telah mati dan telah bangkit, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah mati (1 Korintus 15:20-23), maka tidaklah perlu ada kekuatiran, kekecewaan, kehilangan dan kesedihan yang terlalu berlebihan atau berkepanjangan, apabila ada salah seorang "anggota keluarga kita atau orang yang kita kasihi" yang meninggal.

Meskipun kita tidak mengerti mengapa hal ini dizinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita, tetapi tetaplah percaya bahwa Tuhan itu maha kuasa, adil, baik dan benar. Percayalah bahwa rencanaNya bagi hidup kita, bukanlah rencana kecelakaan; melainkan rencana damai sejahtera yang memberikan hari depan penuh pengharapan.

Kita tidak dapat mengerti semua jalan dan rencana Tuhan dan juga masih ada banyak sekali hal-hal lainnya yang kita tidak dapat mengerti dalam hidup ini. Tetapi sabarlah, nanti pada waktuNya, apakah nanti di bumi atau di sorga, kita akan mengerti dengan jelas, mengapa semua hal yang menyedihkan ini dapat terjadi dalam hidup kita. Tenangkanlah jiwa kita, biarlah kehendak Tuhan yang terjadi dalam hidup kita demi kemuliaanNya, dan terpujilah Tuhan ! (Mazmur 131:2-3 dan Amsal 25:2)

Contohlah iman Ayub kepada Tuhan Allah ! Meskipun ia telah kehilangan semua harta bendanya, semua rumahnya, kambing, domba, unta, keledai dan budak-budaknya yang banyak sekali. Ditambah lagi semua 7 orang anak-anaknya mati tertimpa rumah yang roboh dilanda angin ribut/puting beliung, seluruh tubuhnya dari batu kepalanya sampai telapak kakinya dipenuhi dengan borok yang gatal dan berbau busuk, dan bahkan istrinya pun mengatakan supaya Ayub mengutuki Tuhan dan matilah ! ( silahkan baca kitab Ayub pasal 1 dan 2). Tetapi dalam keadaan yang demikian susah pun, Ayub tetap memuji Tuhan dan berkata: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan !" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut. (Ayub 1:21-22)

Oleh sebab itu marilah kita terus bertekun dalam iman percaya kita kepada Tuhan Yesus, bahwa Ia adalah kebangkitan dan hidup. Kalau kita percaya kepadaNya, walaupun sudah mati, kita akan hidup. Haleluya !

Doa kami:

Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk dapat teguh percaya dan berserah kepadaMu bahwa semua firmanMu, rencanaMu dan jalanMu adalah yang terbaik bagi kami dalam hidup ini. Karena Engkaulah kebangkitan dan hidup kami ! Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin