Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.05 under
"Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat".(2 Timotius 4:6)

Bahan renungan ini telah kami sadur dan diperoleh dari saudari kita Maya, berdasarkan informasi dari Truth Daily Enlightenment. Semoga dapat menjadi berkat bagi kita semua.

Rasul Paulus mengetahui bahwa saat kematiannya sudah dekat, sebab ia akan segera menjalani hukumun mati. Tetapi karena dalam hidupnya dengan bantuan Roh kudus, Paulus selalu berjaga-jaga dengan hidup sesuai firman Tuhan, maka ketika saat kematian akan datang, ia dapat dengan tenang berkata bahwa ia telah mengakhiri pertandingan dengan baik dan ia telah memelihara imannya kepada Tuhan.

Setiap kita pasti akan mati (Ibrani 9:27), dan pembaringan terakhir kita adalah tempat jasad kita diletakkan saat kematian tiba. Tetapi kita tidak pernah tahu bagaimana, dimana dan kapan kita akan mati. Ada orang yang tidur pada sore hari, dan besoknya sudah terbujur kaku tak bernyawa. Ternyata tempat tidur di rumahnya itulah yang menjadi tempat pembaringan terakhirnya. Tidak sedikit orang yang tempat pembaringan terakhirnya adalah jalanan yang beraspal, yaitu saat ia tergeletak mati di jalan raya oleh karena suatu kecelakaan.

Dan ada juga yang pembaringan terakhirnya adalah ranjang di rumah sakit, setelah mereka menderita sakit beberapa waktu lamanya. Yang patut diingatkan di sini bahwa tempat pembaringan terakhir, tempat kita akan dikubur, dan peti mati macam apa untuk jasad kita nanti dan lain-lain, bukanlah menjadi suatu masalah.

Yang menjadi masalah adalah di mana roh dan jiwa kita berada setelah jasad kita dikubur atau dibakar. Sebab ironisnya masih ada banyak orang kristen yang mempersiapkan peti mati dan tanah makam sebelum mereka meninggal, tetapi mereka tidak mempersiapkan kepastian untuk kediaman roh dan jiwanya nanti.

Untuk bisa hidup berjaga-jaga yaitu dalam rangka mempersiapkan kepastian kediaman roh dan jiwa kita setelah kita mati dan agar kita tidak tertinggal ketika Tuhan Yesus datang menjemput kita, seperti gadis-gadis yang bodoh dalam perumpamaan dalam kitab Matius 25:1:13 ; maka dengan bantuan Roh Kudus, kita harus selalu menjaga hati dan kelakuan kita bersih dengan firman Tuhan. (Mazmur 119:9) Misalnya: .... Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. (Ibrani 13:5)

Apabila harta makin bertambah, janganlah hati kita melekat padanya. (Mazmur 62:11)

Hendaklah kita menjadi kudus di dalam seluruh hidup kita, sama seperti Tuhan yang kudus, yang telah memanggil kita, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:15-16)

Takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan. (Amsal 3:7)

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatanmu.(Ulangan 6:8) dan sebagainya....

Bagaimanakah kita, sebagai umat pilihanNya yaitu orang percaya kepada Tuhan, dapat selalu mengingat dan melakukan segala perintah Tuhan tersebut ?

Ada orang yang berusaha mengingatkan dirinya dengan menuliskan suatu tulisan di tempat tidurnya: "Inilah pembaringan terakhirku." Sehingga tulisan itu dapat mengingatkan mereka agar lebih berjaga-jaga dalam hidup ini untuk persiapan nanti bertemu dengan Tuhan Yesus.

Tetapi Alkitab mengajarkan kita caranya yaitu agar kita membicarakannya dengan berulang-ulang, ketika kita dirumah, ketika kita diperjalanan, ketika kita berbaring, ketika kita bangun dan mengikatkan firman Tuhan tersebut sebagai tanda pada tangan kita, lambang di dahi kita, menuliskannya pada tiang pintu rumah dan pada pintu gerbang rumah kita. (Ulangan 6:4-8)

Atau juga dengan cara membuat jumbai pada ujung baju kita dengan benang ungu kebiruan dan jumbai itu akan mengingatkan kita, apabila kita melihatnya, kepada segala perintah Tuhan dan melakukannya. (Bilangan 15:37-40)

Selamat mempersiapkan kepastian untuk kediaman roh dan jiwa kita, agar kita tidak tertinggal nanti ketika Tuhan Yesus datang menjemput kita !

Doa kami:

Tuhan Yesus, tolonglah kami dengan kuasaMu dan firmanMu untuk dapat selalu hidup berjaga-jaga setiap waktu, sampai nanti kami dijemput oleh Engkau Tuhan, kembali ke rumah Bapa di sorga. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin