Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.04 under
"....Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun ......"(Yeremia 31:3-4)

Dibawah ini ada sharing bahan renungan yang telah disadur dan sumbernya diperoleh dari saudari kita Maya, semoga dapat menjadi berkat bagi kita semua. Konon ada sebuah survey tentang cinta dan pernikahan yang dilakukan terhadap sejumlah perempuan di Beijing, China.

80 persen dari antara responden wanita setuju bahwa laki-laki dengan penghasilan kurang dari 4.000 yuan atau Rp 5,6 juta per bulan, seharusnya tidak menjalin cinta. Lebih dari seperempat responden wanita siap untuk dikencani laki-laki dengan pendapatan 10.000 yuan atau Rp 14 juta per bulan.

Selain itu ada juga komentar dari beberapa perempuan tersebut: "Biaya hidup di kota cukup tinggi dan cinta tidak dapat bertahan tanpa ada makanan yang cukup". Namun ada juga sekitar enam persen dari responden wanita yang berkata bahwa mereka tidak peduli tentang status keuangan calon pasangannya.(Kompas, 11 Januari 2012)

Bagi kita yang percaya kepada Tuhan yaitu sebagai umat pilihanNya, maka Cinta dari Tuhan yang dijanjikan dan diberikanNya kepada kita, sungguhlah berbeda dari cinta hasil survey itu, yang diukur secara materi. Bukan berarti bahwa tersedianya kecukupan uang itu tidak perlu, tetapi cinta tidaklah dapat diukur dengan uang.

Alkitab katakan bahwa Cinta yaitu "cinta yang asli" tidaklah dapat dibeli dengan uang, bahkan oleh semua harta benda rumah kita. Dan seberapa banyak air pun dan sungai-sungai tidaklah dapat memadamkan dan menghanyutkan cinta.(Kidung Agung 8:7)

Tetapi ketika cinta ditukar dan diukur dengan uang, maka materi akan menjadi masalah terbesar dalam keluarga. Karena cinta yang diperoleh, bukanlah "cinta yang asli", melainkan cinta "yang palsu" yaitu cinta yang mudah pupus. Kalau tidak ada materi yang memadai/mencukupi, maka sepasang suami-istri akan dengan mudahnya bercerai.

Dalam membina suatu kehidupan rumah tangga/pasangan suami-istri, ikutilah teladan daripada "cinta/kasih" Tuhan kepada umat-Nya. Walaupun umat-Nya pernah memberontak/meninggalkanNya, namun Tuhan tetap mencintai mereka dengan cinta/kasihNya yang kekal.

Masih adakah kata maaf atau ampun bagi pasangan yang pernah melukai satu terhadap yang lain? Cintailah pasangan kita yang telah dipersatukan Tuhan; karena Tuhan katakan bahwa apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia.(Markus 10:9)

Puing-puing kehancuran dalam hubungan suatu pasangan suami istri atau dalam suatu rumah tangga, bisa dibentuk kembali dengan pertolongan Tuhan. Tidak pernah ada kata terlambat atau sia-sia, jikalau kita mau berseru minta tolong kepada Tuhan untuk bangkit kembali. Secara manusia mungkin mustahil, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil (Lukas 1:37). Dengan kekuatan dan cinta/kasih Tuhan, maka kita akan mampu saling memaafkan, saling mengampuni, saling membantu dan mendoakan dan rukun kembali.

Ciptakanlah kebahagiaan rumah tangga kita. Mulailah dengan cinta yang dari Tuhan, dan bukannya dengan harta. Dengan demikian maka cinta yang kekal dari Tuhan akan memenuhi kita senantiasa. Yaitu cinta/kasih yang mau mengampuni/rela berkorban, cinta yang tidak cemburu atau mengungkit-ungkit, cinta yang tidak menyimpan kesalahan pasangannya, cinta yang menutupi segala sesuatu kesalahan, cinta yang tidak sombong yang selalu mengingat bahwa dirinya juga tidaklah lepas dari kesalahan, cinta yang percaya dan berharap akan mujizat Tuhan, bahwa bagi orang yang percaya kepada Tuhan, tidaklah ada yang mustahil.(Markus 9:23 dan 1 Korintus 13:4-7)

Doa kami:

Tuhan Yesus, penuhilah kami dengan cinta/kasihMu, sehingga kami dapat hidup saling mencintai dengan pasangan kami seumur hidup kami, dengan demikian kami menyenangkan dan memuliakan Engkau. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin