Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 12.40 under
"Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukan kepadamu ... Lalu, pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya..." (Kejadian 12:1,4)

Pada umumnya setiap manusia dalam melakukan sesuatu, ada dua hal yang menjadi bahan pertimbangannya:

Hal pertama adalah "kepastian". Kalau seseorang bekerja, berusaha atau melakukan sesuatu, maka semuanya harus jelas dan benar/tidak salah, harus pasti apakah akan untung atau rugi, apakah berbahaya atau tidak ? dan lain lain.

Dan hal kedua adalah "susah pindah dari zona nyaman". Kalau seorang pejabat berada ditempat yang enak/nyaman, lalu diusulkan untuk pindah/mutasi, biasanya dia tidak mau. Apalagi kalau diminta mundur dari jabatannya.

Dalam hidup berjemaat juga terjadi hal ini. Ada cukup banyak jemaat yang tempat duduknya di gereja dari dulu disitu-situ terus, kalau mesti berpindah ke tempat/kursi lain, mereka merasa ada yang kurang, seakan-akan mereka berkata ini adalah kavlingku, wilayahku ; kalau duduk dikursi yang lain rasanya kurang nyaman dan kurang aman.

Nah, berbeda dengan kisah Abram diatas. Ketika Tuhan menyuruhnya pergi, Abram tidak tahu tempatnya dan hal itu adalah sesuatu yang tidak pasti baginya. Tetapi Abram percaya kepada Tuhan dan taat melakukan perintahNya untuk pindah ke negeri lain yang asing dan tidak tahu dimana letaknya atau kemana jalannya.

Apabila ada seseorang dan keluarganya yang sedang berjalan membawa barang-barangnya mau pindah, lalu kita tanya kepada mereka: Pak, mau pindah kemana ? Bukankah kita akan bingung, kalau dia menjawab: Ya, saya tidak tahu!

Abram sebenarnya secara ekonomi hidupnya sudah matang/nyaman, dia kaya, dia terhormat didaerahnya. Tetapi apa yang menarik disini ? Abram umurnya sudah tua yaitu 75 th dan sikap Abram yang tidak banyak bertanya,... lalu pergilah Abram......, dia berjalan ditengah-tengah ketidak-pastian (Kejadian 12:4) . Mengapa Abram bisa melakukan hal itu ? Karena dia percaya dan taat kepada Tuhan yang telah berfirman kepadanya.

Ada beberapa hal yang dilakukan Abram dalam percaya dan taat kepada Tuhan dan hal ini juga yang patut menjadi contoh bagi kita:

1. Abram lebih percaya Tuhan, daripada kepada allah-nya bangsa Kasdim, meskipun sebenarnya Abram sendiri adalah bangsa Kasdim. Abram percaya bahwa Tuhanlah, Allah yang maha kuasa pencipta alam semesta, langit dan bumi beserta seluruh isinya, dan tidak ada Allah yang lain selain Tuhan. Ia sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada yang mustahil bagiNya. Karena itu Abram taat dan setia kepada semua perintah Tuhan, janjiNya dan rencanaNya. Dan Abram tidak bertanya-tanya apapun kepada Tuhan atau ragu-ragu terhadap Tuhan, meskipun hal itu terdengar tidak masuk akal.

Manusia sering kali tidak percaya atau ragu-ragu, karena tidak masuk akal. Contohnya: Sarai, istri Abram yang sudah tua, secara ilmu kedokteran dan logika manusia, tidaklah masuk akal bahwa ia bisa mengadung, tetapi Abram meyakini setiap perkataan dan janji Tuhan, bahwa Tuhan sanggup menggenapi firman dan janjiNya untuk membuat Abram menjadi bangsa yang besar dan termasyhur. (Kejadian 12:2-3)

2. Abram percaya bahwa "perintah Tuhan, janji Tuhan dan rencana Tuhan" adalah yang terbaik dan terbenar (tidak mungkin salah) baginya dan keluarganya. Abram percaya bahwa apa yang Tuhan perintahkan dan janjikan pastilah yang terbaik dan terbenar untuk Abram dan keluarganya dan keturunannya. Dia yakin bahwa Tuhan selalu melakukan yang baik dan benar, meskipun memerlukan proses waktu yang lama.

Nah, repotnya kita ini seringkali tidak mau sabar. Manusia sekarang ini adalah serba instant ; maunya cepat-cepat, tetapi butuh hasil yang baik dan benar. Sampai-sampai bimbingan pra-nikah di gereja pun maunya dipercepat. Tetapi kekuatan Abram adalah kesabaran dalam menantikan penggenapan janji Allah. Oleh karena itu kalau ada impian atau angan-angan kita yang tidak cepat terjawab, janganlah kecut dan tawar hati. Marilah kita belajar pada iman, ketaatan dan kesetiaan Abram kepada Tuhan !

Doa kami:

Tuhan Yesus, ada banyak hal yang kami tidak mengerti dalam hidup ini, namun kami percaya kepadaMu bahwa firmanMu dan rancanganMu adalah baik dan benar bagi kami. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin