"Berserulah kepadaKu, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami yaitu hal-hal yang tidak kauketahui".(Yeremia 33:3)Ayat firman Tuhan tersebut diatas berbicara tentang doa dan janji Tuhan, bahwa kalau kita mau berkomunikasi dengan Allah, maka Dia akan menjawab. Yang lebih dahsyat lagi adalah Tuhan juga akan memberitahukan kita hal-hal besar yang tidak kita pahami atau ketahui, karena Ia adalah Penasihat ajaib.
Pertanyaannya apakah kita sudah menggunakan sarana doa itu semaximal dan se- effektip mungkin untuk menumbuhkan kehidupan rohani kita ?
Banyak orang Kristen malas kalau diminta berdoa, padahal ada kuasa dalam doa. Karena doa orang benar, bila dengan yakin didoakan yaitu dengan sungguh-sungguh percaya didoakan kepada Tuhan, sangatlah besar kuasaNya.(Yakobus 5:16)
Nabi Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, tapi ia telah sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan, supaya hujan jangan turun atas negeri Israel, karena Ahab dan rakyat Israel melakukan apa yang jahat dimata Tuhan dan menyakiti Tuhan, maka hujan pun tidak turun selama tiga setengah tahun lamanya. Kemudian setelah terjadi kelaparan yang sangat berat di Samaria ibu kota negeri Israel dan sesudah Ahab raja Israel dan semua rakyatnya mengakui bahwa Tuhan adalah Allah yang maha kuasa, maka Elia berdoa pula, supaya hujan turun dan langitpun menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.(Yakobus 5:17-18 dan 1 Raja-Raja 16:30-33 dan 17:1 dan 18:2 dan 18:39-45).
Doa adalah sesuatu yang paling sedikit dimengerti, namun paling menakjubkan hasilnya kalau kita sudah melakukannya dengan yakin dan percaya kepada Tuhan. Berdoa adalah berbicara dengan Allah yang maha perkasa, Penasihat ajaib, Bapa yang kekal, Raja damai. Doa adalah senjata yang dahsyat bagi orang percaya.
Bapa kita yang dunia saja akan pasti segera menolong, kalau ada anaknya yang berteriak minta tolong kepadanya. Apalagi Allah Bapa disorga, Dia selalu siap untuk menolong, kalau kita mau berseru minta tolong dan datang percaya kepadaNya bahwa Dia sanggup menolong kita.
Kita punya hak istimewa yaitu bisa langsung datang kehadirat Nya, berkat jasa pengorbanan nyawa Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Jadi sudah sepatutnyalah kita merasa bersyukur atas karunia Tuhan itu dan patutlah kita menyediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan sesering mungkin dan seteratur mungkin.
Kembali ke ayat firman Tuhan diatas, bagaimana kita dapat mengerti jawaban-jawaban Tuhan atas seruan atas doa kita ? Untuk itu kita harus berusaha untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hidup sesuai firmanNya dan belajar lebih sering mendengarkan Dia berbicara.
Sediakanlah waktu yang lebih sering dan teratur untuk berdoa dan bersaat teduh bersamaNya. Berserulah dan berdoalah dengan lebih sungguh kepada Tuhan, carilah Dia dengan segenap hati melalui firmanNya di Alkitab atau melalui khotbah dalam ibadah/misa atau melalui doa bersama dengan saudara seiman/hamba Tuhan; maka kita akan menemukan Tuhan dan Dia akan menjawab dan memulihkan keadaan kita.(Yeremia 29:12-14)
Dalam hal berdoa pun, berlaku hukum tabur tuai atas usaha kita itu (2 Korintus 9:6 dan Galatia 6:7):
Kalau kita berusaha lebih sungguh mendekat kepada Tuhan, maka Tuhan juga akan lebih mendekat kepada kita. Kalau kita berusaha lebih sungguh berdoa kepada Tuhan , maka Tuhan juga akan lebih lagi mendengar dan menjawab doa-doa kita. Kalau kita berusaha lebih sungguh minta hikmatNya supaya dapat lebih peka mendengar suaraNya, maka Tuhan pun akan lebih lagi memberikan kepekaan itu kepada kita.
Doa kami:
Tuhan Yesus, tolonglah dan ajarilah kami untuk bisa lebih teratur, lebih sungguh berdoa kepadaMu ; sehingga sesuai janjiMu, kami bisa menemukan Engkau dan mengerti jawabanMu atas doa-doa kami itu. Amin
Pertanyaannya apakah kita sudah menggunakan sarana doa itu semaximal dan se- effektip mungkin untuk menumbuhkan kehidupan rohani kita ?
Banyak orang Kristen malas kalau diminta berdoa, padahal ada kuasa dalam doa. Karena doa orang benar, bila dengan yakin didoakan yaitu dengan sungguh-sungguh percaya didoakan kepada Tuhan, sangatlah besar kuasaNya.(Yakobus 5:16)
Nabi Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, tapi ia telah sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan, supaya hujan jangan turun atas negeri Israel, karena Ahab dan rakyat Israel melakukan apa yang jahat dimata Tuhan dan menyakiti Tuhan, maka hujan pun tidak turun selama tiga setengah tahun lamanya. Kemudian setelah terjadi kelaparan yang sangat berat di Samaria ibu kota negeri Israel dan sesudah Ahab raja Israel dan semua rakyatnya mengakui bahwa Tuhan adalah Allah yang maha kuasa, maka Elia berdoa pula, supaya hujan turun dan langitpun menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.(Yakobus 5:17-18 dan 1 Raja-Raja 16:30-33 dan 17:1 dan 18:2 dan 18:39-45).
Doa adalah sesuatu yang paling sedikit dimengerti, namun paling menakjubkan hasilnya kalau kita sudah melakukannya dengan yakin dan percaya kepada Tuhan. Berdoa adalah berbicara dengan Allah yang maha perkasa, Penasihat ajaib, Bapa yang kekal, Raja damai. Doa adalah senjata yang dahsyat bagi orang percaya.
Bapa kita yang dunia saja akan pasti segera menolong, kalau ada anaknya yang berteriak minta tolong kepadanya. Apalagi Allah Bapa disorga, Dia selalu siap untuk menolong, kalau kita mau berseru minta tolong dan datang percaya kepadaNya bahwa Dia sanggup menolong kita.
Kita punya hak istimewa yaitu bisa langsung datang kehadirat Nya, berkat jasa pengorbanan nyawa Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Jadi sudah sepatutnyalah kita merasa bersyukur atas karunia Tuhan itu dan patutlah kita menyediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan sesering mungkin dan seteratur mungkin.
Kembali ke ayat firman Tuhan diatas, bagaimana kita dapat mengerti jawaban-jawaban Tuhan atas seruan atas doa kita ? Untuk itu kita harus berusaha untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hidup sesuai firmanNya dan belajar lebih sering mendengarkan Dia berbicara.
Sediakanlah waktu yang lebih sering dan teratur untuk berdoa dan bersaat teduh bersamaNya. Berserulah dan berdoalah dengan lebih sungguh kepada Tuhan, carilah Dia dengan segenap hati melalui firmanNya di Alkitab atau melalui khotbah dalam ibadah/misa atau melalui doa bersama dengan saudara seiman/hamba Tuhan; maka kita akan menemukan Tuhan dan Dia akan menjawab dan memulihkan keadaan kita.(Yeremia 29:12-14)
Dalam hal berdoa pun, berlaku hukum tabur tuai atas usaha kita itu (2 Korintus 9:6 dan Galatia 6:7):
Kalau kita berusaha lebih sungguh mendekat kepada Tuhan, maka Tuhan juga akan lebih mendekat kepada kita. Kalau kita berusaha lebih sungguh berdoa kepada Tuhan , maka Tuhan juga akan lebih lagi mendengar dan menjawab doa-doa kita. Kalau kita berusaha lebih sungguh minta hikmatNya supaya dapat lebih peka mendengar suaraNya, maka Tuhan pun akan lebih lagi memberikan kepekaan itu kepada kita.
Doa kami:
Tuhan Yesus, tolonglah dan ajarilah kami untuk bisa lebih teratur, lebih sungguh berdoa kepadaMu ; sehingga sesuai janjiMu, kami bisa menemukan Engkau dan mengerti jawabanMu atas doa-doa kami itu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.
Terima kasih,,,
halodoc
Renungan Harian Katolik