Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.47 under
"Korban sembelihan kepada Allah adalah jiwa yang hancur ; hati yang patah dan remuk, tidak akan Kau pandang hina, ya Allah".(Mazmur 51:19)

Renungan yang kita bahas hari ini adalah tentang suatu hal yang perlu kita ingat bahwa Hati Yang Hancur Melebihi Korban Bakaran Dan Korban Sembelihan. Setiap kita datang kepada Tuhan, pasti membawa korban persembahan. Misalnya: korban persembahan berupa materi atau waktu, usaha, tenaga, ucapan syukur, nyanyi pujian/mazmur, doa, mengangkat tangan kita menyembah Tuhan dan lain lain.

Tetapi bagaimana kalau seandainya kita tidak mempunyai sesuatu apapun yang dapat kita berikan sebagai persembahan kepada Tuhan? Misalnya pada saat kita koma atau tidak berdaya tergeletak kesakitan dirumah sakit dan tidak ada harapan sembuh.

Ternyata dalam keadaan yang sedemikian pun, Tuhan sudah memberikan jalan keluarnya bagi kita, yaitu dengan membawa korban persembahan hati yang hancur, patah dan remuk.

Ada beberapa macam hati yang hancur yaitu hati yang hancur karena penyesalan akan dosa dan hati yang hancur, karena masalah (misalnya cinta ditolak, putus cinta, tidak diterima lamaran kerja, dipecat dari pekerjaan, bisnis yang bangkrut dan lain lain) dan hati yang hancur karena pergumulan hidup yang berat. (misalnya diteror oleh orang jahat/musuh, rumah tangga yang berantakan, kehidupan ekonomi yang serba susah dan kekurangan, kematian orang yang dikasihi, terkena sakit berat yang tidak tersembuhkan, melahirkan anak yang cacat fisik/mentalnya dan sebagainya).

Pertobatan yang sesungguhnya adalah harus berasal dari hati yang menyesal dan mengakui segala kesalahan yang diperbuatnya. Itulah sebabnya Alkitab menganjurkan supaya kita tidak mengeraskan hati saat Tuhan berbicara kepada kita atau menegor kita. Memang Tuhan tidak mau memaksakan kehendakNya atas manusia, karena itu adalah hak kita sebagai manusia untuk mengeraskan hati atau membuka hati kita.

Tetapi masalahnya adalah apakah kita mau membuka pintu hati kita, supaya Tuhan Yesus masuk dan tinggal bersama dengan kita, atau kita menutup pintu hati kita dan menolakNya ?(Wahyu 3:20)

Hati yang hancur karena penyesalan dosa adalah bukan usaha manusia, tetapi adalah karya Allah melalui Roh kudus, karena Roh Tuhanlah yang mengingatkan kita akan dosa-dosa kita (Yohones 16:8-9). Sehingga kita dapat menyadari dosa kita, dan kita menyesal dan mengakuinya dengan hati yang hancur kepada Tuhan.

Mengapa kita dapat melakukan itu? Alasannya yang pertama: Karena Tuhan mengenal hati kita dan segala sesuatu yang ada didalamnya dan alasan yang kedua, kita tidak dapat merubah hati kita, kecuali Tuhan yang merubahnya. Tuhan sanggup merubah hati kita yang keras dan menggantikannya dengan hati yang baru dan taat kepadaNya. (Yehezkiel 36:26).

Hati yang hancur, karena masalah dan karena pergumulan hidup yang berat. (Mazmur 22: 12) Daud berkata: Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat dan tidak ada yang menolong. Daud mengungkapkan bahwa kesusahan dan penderitaan telah membuatnya menangis siang dan malam. Pergumulannya begitu berat dan Daud tidak sabar lagi menunggu jawaban Tuhan. Namun Daud tetap teguh percaya kepada Tuhan yang sanggup menolongnya, dan pada waktunya dia mengetahui bahwa Tuhan telah menjawab hatinya yang hancur ; sehingga Daud dapat berkata: "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kau taruh kedalam kirbatMu ...(Mazmur 56:9).

Seperti apa keadaan hati kita saat ini ? Janganlah keraskan hati kita dan menolak pertolongan Tuhan, tapi datanglah dan percayalah kepadaNya dengan hati yang hancur dan menangis penuh penyesalan.

Akuilah semua kesalahan kita kepada Tuhan dan bertobatlah minta ampun kepadaNya dan meskipun kita tidak mempunyai materi, harta benda, tenaga dll yang dapat dipersembahkan kepada Tuhan, tetaplah datang kepadaNya dengan mempersembahkan hati kita yang hancur itu sebagai korban persembahan yang berkenan bagi Tuhan. Maka pasti Tuhan akan memulihkan kedaan kita dan merubah hati kita yang keras dengan memberikan kepada kita roh yang baru dan hati yang baru dan taat kepadaNya.

Doa kami:
Tuhan Yesus, bentuklah dan ubahkanlah bejana hati kami ini, pulihkan suasana hati kami ini sesuai dengan kehendakMu. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin