"Akhirnya hendaklah kamu kuat didalam Tuhan, didalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis ; karena perjuangan kita bukanlah darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat diudara".(Efesus 6:10-12)Nats tersebut diatas ini memberi petunjuk kepada kita tentang Bagaimana caranya "orang-orang yang percaya kepada Tuhan", menghadapi dan memenangkan peperangan rohani.
Ada 3 hal penting yang harus kita perhatikan supaya kita mengalami kemenangan dalam menghadapi peperangan rohani yaitu: kuat didalam Tuhan, mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, dan kesadaran bahwa musuh kita yang sebenarnya adalah iblis dengan segala roh-roh jahatnya.
Firman Tuhan menjelaskan dalam nats tersebut diatas bahwa musuh kita bukanlah orang-orang yang menyakiti, menipu atau berbuat jahat terhadap kita, tetapi musuh kita adalah setan, iblis, roh-roh jahat yang bekerja dalam kedagingan orang-orang tersebut untuk menyakiti, menipu atau berbuat jahat terhadap kita.
Namun dalam renungan kita hari ini kita hanya akan membahas tentang: "kuat didalam Tuhan".
Dalam menghadapi segala bentuk peperangan rohani pada prinsipnya adalah bahwa kita hanya akan bisa kuat dan menang menghadapinya, jika kita mengandalkan kuasa Tuhan. Ingat baik-baik! kekuatan kita sebagai orang kristen bukanlah terletak pada agama kita: misalnya dalam memuji-muji Tuhan, dalam berdoa, dalam kecepatan kita mengucapkan ayat-ayat Alkitab (walaupun hal-hal itu baik), tetapi kita akan menjadi kuat kalau kita bergantung kepada kekuatan KuasaNya.
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita harus meyakini sungguh-sungguh akan pengorbanan nyawa/darah Yesus Kristus di salib yang telah membersihkan/menyucikan kita dari dosa kita dan menebus kita cara hidup kita yang sia-sia.(1 Petrus 1:18-19)
Kemudian iman kita harus bergerak kearah kuasa kebangkitanNya dan melawan iblis ; sebab oleh kuasa kebangkitanNya, Yesus telah mengalahkan maut, sehingga sengat maut yaitu dosa dan segala kutuk dalam kehidupan kita telah dipatahkan kuasanya.
Selain itu, untuk menjadi kuat dalam Tuhan, kita harus hidup dalam terang yaitu dengan taat/tunduk kepada Firman Allah yang membersihkan dan membebaskan diri kita dari cara berpikir, nilai-nilai hidup dan keyakinan yang salah selama ini yang merintangi kita percaya kepada Tuhan. Dengan demikian kita beroleh persekutuan dengan Tuhan yaitu Tuhan tinggal bersama kita dan kita bersama Tuhan. (1 Yohanes 1:5-7)
Kita akan sanggup berubah dari cara hidup kita yang sia-sia dulu dan memperbaharui akal budi/pikiran, sehingga kita bisa membedakan mana kehendak Tuhan ? apa yang baik, apa yang berkenan kepada Tuhan dan apa yang sempurna. Kita akan mampu memaafkan dan mengampuni orang-orang yang berbuat jahat terhadap kita, dan kita akan kuat menanggung semua sakit penyakit, penderitaan, pencobaan bersama Tuhan. Karena jika Tuhan dipihak kita, siapa yang akan melawan kita? (Roma 8:31-39)
Doa kami :
Bapa kami yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, kami mohon anugerahkanlah kepada kami kekuatanMu untuk dapat menjalani hari-hari dalam hidup kami sesuai perintahMu. Amin
Ada 3 hal penting yang harus kita perhatikan supaya kita mengalami kemenangan dalam menghadapi peperangan rohani yaitu: kuat didalam Tuhan, mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, dan kesadaran bahwa musuh kita yang sebenarnya adalah iblis dengan segala roh-roh jahatnya.
Firman Tuhan menjelaskan dalam nats tersebut diatas bahwa musuh kita bukanlah orang-orang yang menyakiti, menipu atau berbuat jahat terhadap kita, tetapi musuh kita adalah setan, iblis, roh-roh jahat yang bekerja dalam kedagingan orang-orang tersebut untuk menyakiti, menipu atau berbuat jahat terhadap kita.
Namun dalam renungan kita hari ini kita hanya akan membahas tentang: "kuat didalam Tuhan".
Dalam menghadapi segala bentuk peperangan rohani pada prinsipnya adalah bahwa kita hanya akan bisa kuat dan menang menghadapinya, jika kita mengandalkan kuasa Tuhan. Ingat baik-baik! kekuatan kita sebagai orang kristen bukanlah terletak pada agama kita: misalnya dalam memuji-muji Tuhan, dalam berdoa, dalam kecepatan kita mengucapkan ayat-ayat Alkitab (walaupun hal-hal itu baik), tetapi kita akan menjadi kuat kalau kita bergantung kepada kekuatan KuasaNya.
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita harus meyakini sungguh-sungguh akan pengorbanan nyawa/darah Yesus Kristus di salib yang telah membersihkan/menyucikan kita dari dosa kita dan menebus kita cara hidup kita yang sia-sia.(1 Petrus 1:18-19)
Kemudian iman kita harus bergerak kearah kuasa kebangkitanNya dan melawan iblis ; sebab oleh kuasa kebangkitanNya, Yesus telah mengalahkan maut, sehingga sengat maut yaitu dosa dan segala kutuk dalam kehidupan kita telah dipatahkan kuasanya.
Selain itu, untuk menjadi kuat dalam Tuhan, kita harus hidup dalam terang yaitu dengan taat/tunduk kepada Firman Allah yang membersihkan dan membebaskan diri kita dari cara berpikir, nilai-nilai hidup dan keyakinan yang salah selama ini yang merintangi kita percaya kepada Tuhan. Dengan demikian kita beroleh persekutuan dengan Tuhan yaitu Tuhan tinggal bersama kita dan kita bersama Tuhan. (1 Yohanes 1:5-7)
Kita akan sanggup berubah dari cara hidup kita yang sia-sia dulu dan memperbaharui akal budi/pikiran, sehingga kita bisa membedakan mana kehendak Tuhan ? apa yang baik, apa yang berkenan kepada Tuhan dan apa yang sempurna. Kita akan mampu memaafkan dan mengampuni orang-orang yang berbuat jahat terhadap kita, dan kita akan kuat menanggung semua sakit penyakit, penderitaan, pencobaan bersama Tuhan. Karena jika Tuhan dipihak kita, siapa yang akan melawan kita? (Roma 8:31-39)
Doa kami :
Bapa kami yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, kami mohon anugerahkanlah kepada kami kekuatanMu untuk dapat menjalani hari-hari dalam hidup kami sesuai perintahMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.