Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 11.42 under
"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah".(Matius 5:9)

Ucapan bahagia yang dikatakan Yesus dalam konteks khotbah dibukit ini, intisarinya adalah Bagaimana supaya mencapai kebahagiaan didunia, dan bagaimana kita memperoleh hidup yang kekal di Sorga.

Saat ini kita membahas thema: "Bahagia dimata Tuhan". Latar belakang munculnya istilah perdamaian/pendamaian dalam Alkitab adalah Kejatuhan manusia dalam dosa. Dimana sejak itu manusia berseteru/bermusuhan dengan Allah, dan akibatnya manusia sedang menuju ambang kebinasaan.

Namun, rencana Allah memelihara dan mengasihi umat ciptaanNya, ditentukanNya dalam Yesus Kristus yang menjadi korban pendamaian antara manusia dengan diriNya sendiri. Itulah sebabnya setiap kita yang percaya kepada Tuhan, telah diperdamaikan oleh darah Kristus. Dan kita bertanggung jawab untuk meneruskan pendamaian itu kepada seluruh dunia, yaitu menjadi Pembawa damai.

Dimana ada pertengkaran/perseteruan/salah paham, maka kehadiran kita membuat mereka rukun dan berdamai kembali. Damai apa yang dimaksud disini? Dalam kitab Perjanjian Lama ditulis kata "Syalom" ; dalam kitab Perjanjian Baru ditulis kata "eirene" yang artinya sama yaitu "damai sejahtera, damai sejahtera bagimu .."

Dalam kitab Yohanes 14:27 firman Tuhan katakan: "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu ; dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu". Damai yang kita bawa kedalam dunia adalah Damai sejahtera Kristus yang berbeda dengan damai dari dunia.

Bedanya dimana ? Kalau damai yang diberikan dunia: tergantung situasi disekitar kita, tergantung suasana hati yang mudah berubah-ubah. Contohnya: Kalau semuanya berjalan lancar, semua urusan beres, banyak uang, ya tentu bahagia, senang dan ada damai dihati, dirumah tangga, dikantor dan lain lain. Tetapi kalau suatu waktu ada masalah, maka tentunya damai dihati hilang bukan ? Yang ada hanyalah gelisah, takut, tertekan dan kuatir.

Tetapi kalau damai sejahtera Allah memerintah dalam hati dan pikiran kita, maka pada waktu menghadapi kegagalan dan terbawa pada waktu kesusahan, kita masih dapat tersenyum, tenang, tidak gentar, tidak kuatir. Karena kita tahu bahwa Tuhan Allah yang Maha Kuasa, ada bersama kita, menolong kita dan memelihara kita.

Kebahagiaan sejati adalah "suasana hati yang tenang, damai dan teduh". Damai sejehtera adalah Perasaan hati seseorang yang bebas dari segala kegelisahan, ketakutan, kekuatiran, tekanan dan penindasan. Lalu, bagaimana kita bisa memperoleh damai itu ? Yesus Kristus adalah sumber kedamaian itu, karena Ia adalah Raja Damai.(Yesaya 9:5)

Damai dapat kita nikmati, apabila kita punya hubungan yang harmonis dengan Tuhan, tidak tertuduh oleh dosa, dan kita mampu menjaga keseimbangan antara Kehidupan rohani, jasmani, sosial, dan intelektual. Perdamaian tidak turun dari langit seperti hujan, tetapi harus dicari dan diusahakan.(Mazmur 34: 15 dan Ibrani 12: 14)

Dimana/kemana kita membawa damai? Kita membawa damai di rumah tangga, di gereja, di tempat kerja, dan di lingkungan masyarakat dimana kita berada. Biarlah damai sejahtera Allah ada padamu, dan jadilah pembawa damai, supaya kita bahagia dibumi dan menikmati kehidupan kekal di Sorga.

Doa kami:
Terima kasih Tuhan Yesus, penuhilah hati kami dengan damai sejahteraMu, supaya kami dapat membagikannya kepada dunia. Amin
1 comments so far:
    Anonim 26 Agustus 2011 pukul 08.38 , mengatakan...

    Damai dan bahagia dambaan semua orang.Kalau orang percaya tapi belum merasa damai (sejati) perlu dipertanyakan tingkat kepercayaannya. .

     
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin