Shallom...
Standar kehidupanSuatu hari kami bertemu dengan pasangan suami istri yang kelihatan mapan menurut ukuran kami, dalam perjalanan didalam mobil mereka menunjukan vila diatas sebuah bukit yang adalah milik mereka, lalu karena melewati banyak penjual tapai jadi kami berbicara tentang makanan tradisional yaitu tapai yang menurut mereka hanya tapai Bxxxxxx (maaf tidak saya sebut) yang mereka mau makan, Yah mungkin mereka belum mencoba tapai lain yang bagi kami sama enaknya karena kami suka makan tapai dan sudah pernah mencoba tapai dari beberapa daerah.
Mazmur 49:6
Mereka itu mengandalkan kekayaannya, dan menyombongkan harta bendanya.
Beberapa orang yang kami temui juga ada yang seperti itu terutama mereka yang berduit, wajar aja kalau selera orang akan makanan pasti berbeda. Tapi adalah berlebihan jika makanan yang dimaksud seperti tapai,tempe,tahu yang tidak perlu resep rumit seperti masakan tertentu yang harus dimasak oleh ahlinya. Disini terlihat kesombongan/ keegoisan manusia.
Kita harus belajar untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi.
Ayub 22:29
Orang yang sombong direndahkan TUHAN, tetapi yang rendah hati diselamatkan.
Masing-masing manusia mempunyai standar kehidupan sesuai dengan kemampuan. Ada yang tidak sakit walau setiap hari makan mie instan, atau cuma makan dengan lauk sederhana, minum air biasa bukan air galon. Karena Tuhan adil, jadi baik yang kaya atau yang miskin semua sesuai standar masing-masing.
Mau seperti apa kehidupan kita, semua kita yang menentukan. Manusia bisa menyesuaikan standar kehidupannya jika mau, tetapi terkadang manusia tidak mau keluar dari zona nyamannya sehingga menganggap susah jika dibawah standar sebelumnya, memang tidak mudah kalau dari atas ke bawah.
1 Korintus 4:7
Siapakah yang menjadikan Saudara lebih dari orang lain? Bukankah segala sesuatu Saudara terima dari Allah? Jadi, mengapa mau menyombongkan diri, seolah-olah apa yang ada pada Saudara itu bukan sesuatu yang diberi?
Sekarang banyak dijual makanan repack, rejek atau refil dari merk terkenal, jadi bagi mereka yang kurang mampu tetap bisa menikmati makanan enak/mahal. Banyak juga yang dijual ekonomis (sachet/ketengan). Jadi dengan seribu atau duaribu bisa beli makanan yang enak, ada juga yang jual pinggiran kue terkenal, jadi bisa menikmati kue enak tanpa bayar mahal, walau hanya pinggirannya.
Kesimpulannya adalah standar hidup kita yang menentukan termasuk diantaranya selera seseorang baik terhadap makanan, pakaian ataupun kehidupan sosial. Keuangan, kesombongan atau gengsi yang membuat standar menjadi lebih tinggi dari yang lain. Tidak perlu malu jika kita turun standar, jangan dengar apa kata orang yang bisa membuat kita tersandung dan akhirnya berkompromi dengan dosa.
Saudaraku maukah kita hidup diluar zona nyaman yang selama ini kita dapatkan? Bukan tidak boleh menikmati, tetapi cukupkan diri dengan yang ada. Jika kita bisa menyesuaikan dengan kondisi, maka tidak akan ada perasaan kurang, susah atau setress karena perubahan yang terjadi. Mari kita tidak mengukur segala sesuatu dari sudut pandang kita, tetapi lihat dari sisi orang lain juga.
Matius 6:34
Oleh sebab itu, janganlah khawatir tentang hari besok. Sebab besok ada lagi khawatirnya sendiri. Hari ini sudah cukup kesusahannya, tidak usah ditambah lagi."
Doa kami : Tuhan ajar kami agar bisa menikmati kehidupan dan hidup cukup seperti yang Tuhan kehendaki. amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.