Shallom....
Penghakiman
Matius 7:1
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
Seringkali orang memberikan cap terhadap orang lain atas kesalahan yang pernah dibuatnya walau hanya sekali.... Ini adalah sifat manusia yang selalu mengingat kesalahan orang lain. Seperti ungkapan "karena nila setitik rusak susu sebelanga"
Jika ada hal buruk menimpa seseorang, seringkali dihubungkan dengan karma atau karena kesalahan kita, padahal tidak semua kejadian buruk akibat kesalahan kita, manusia cenderung menghakimi. Kita lihat cerita tentang Daud, Yusuf dan Ayub yang menderita bukan karena kesalahan yang mereka perbuat, akan tetapi Tuhan ijinkan mereka mengalami penderitaan karena ada rencana indah Tuhan dan untuk menyatakan kemulian Tuhan. Tuhan Yesus sendiri mau mati disalib untuk dosa kita, yang bukan karena kesalahanNya.
Jadi mari kita berhenti menghakimi atau mencap orang yang sedang susah atau tertimpa masalah berat, karena belum tentu karena kesalahannya, tetapi bisa juga karena Tuhan ijinkan terjadi untuk mendewasakan iman atau untuk kemuliaan Tuhan.
Sekalipun dia menderita karena kesalahannya sendiri, kita tidak berhak menghakimi, karena kita juga tidak lepas dari salah dan bukan hak kita menghakimi tetapi hanya Tuhan saja yang berhak atas umat ciptaanNya.
Roma 14:4
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.
Sebaliknya kita harus memberikan bantuan atau perhatian dan mendukung dalam doa agar mereka kuat dalam menanggungnya.
Roma 14:13
Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung!
Jika kita yang mengalami penderitaan atau kesusahan cobalah untuk koreksi diri dan tetap setia berdoa dan membaca alkitab, Isi terus dengan firman, karena Iman timbul dari pendengaran ( Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.) , agar kita kuat dalam menanggungnya. Jangan mendengarkan apa kata orang, yang negatif abaikan saja.
Kita harus punya prinsip hidup yang tegas tidak kompromi terhadap dosa.Roma 2:1
Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.
Doa kami : Tuhan berikan kami kekuatan dan kemampuan dalam menanggung segala penderitaan yang terjadi dan tidak menghakimi orang lain. amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.