“Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah
payah tidak akan menambahinya”. (Amsal 10:22)
Suatu saat ada teman bertanya : Tolong
tanya.......benar ya?
Kalau orang tidak mau bekerja dapat uang & bisa makan terus jalan2 pariwisata katanya dari Tuhan?
Beberapa diantaranya menjawab benar, jika memang uang tersebut adalah warisan, tetapi sebagian lagi mengatakan tidak benar dan patut dipertanyakan dari mana berkat didapat?
Kalau orang tidak mau bekerja dapat uang & bisa makan terus jalan2 pariwisata katanya dari Tuhan?
Beberapa diantaranya menjawab benar, jika memang uang tersebut adalah warisan, tetapi sebagian lagi mengatakan tidak benar dan patut dipertanyakan dari mana berkat didapat?
Jika kita tidak mau bekerja. Karena tidak
semua berkat datang dari Tuhan, apalagi berkat dari orang yang tidak mau
bekerja. Orang kaya sekalipun, mereka tetap harus bekerja mengelola keuangannya
dengan baik. Firman Tuhan telah menegaskan bahwa : "Sebab, juga waktu kami berada di antara
kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja,
janganlah ia makan. "(2 Tesalonika 3:10)
Seringkali kita meng-atas-namakan Tuhan atas
berkat yang kita terima, padahal belum tentu berasal dari Tuhan.
Salah satu contohnya: Berkat yang diterima dari merampok atau
korupsi, apakah itu berkat dari Tuhan? Oleh sebab itu berhati-hatilah
dalam pernyataan kita, apalagi yang berhubungan dengan Tuhan, yakni
dengan mengatakannya dalam Nama Yesus bahwa berkat korupsi atau merampok atau
mencuri itu adalah kita terima dari Tuhan.
Walau Tuhan tidak kelihatan, tapi kita bisa
merasakan kehadiranNya. Seperti udara yang bisa kita rasakan tetapi tidak bisa
kita lihat wujudnya. Mata Tuhan melihat
& menyelidiki jauh sampai kedalam isi hati nurani kita. Firman Tuhan
katakan melalui hikmatNya melalui penulis kitab Amsal: "Mata TUHAN ada di
segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik”. (Amsal 15:3)
Setiap orang tidak sama dalam memandang
berkat Tuhan: Status sosial juga sangat menentukan.
Contohnya : Bagi orang kaya naik kendaraan umum itu tidak
nyaman bukan berkat, tetapi bagi orang miskin naik kendaraan umum itu
adalah berkat karena tidak perlu berjalan kaki. Naik mobil pribadi biasa bagi
orang kaya bukan berkat, tapi sesuatu yang luar biasa bagi orang miskin, adalah
berkat bila bisa naik mobil pribadi. Makan ayam goreng setiap hari sudah biasa
bagi orang kaya, namun beda bagi orang miskin, itu adalah berkat jika
bisa makan ayam goreng seminggu atau sebulan sekali.
Ada suatu kisah nyata: Dahulu ketika kami (Sekarang saya & istri
saya bekerja melayani Tuhan di ladangNya dalam pdairhidup) masih berdagang ban
mobil kecil maupun besar dan bahkan ban pesawat terbang. Ada salah seorang pegawai kami di toko ban yg
kami jalanani, istri saya memperhatikan bahwa ada salah satu pegawainya yg
tukang ganti ban, selalu beli dan makan siangnya adalah seporsi nasi tahu dan tempe
dan kuahnya dan ditambah sedikit sayur2an dg budget harga tertentu. Ketika
istri saya tanya kenapa kamu selalu makan setiap hari nasi dan tahu tempe kuah
dan sedikit sayur2an. Karena uang makan lebihnya, saya kumpulkan untuk setiap minggu bersama
istri & anak saya makan yg enak2 sambil menimatinya bersama keluarganya di taman impian jaya Ancol.
Orang
kaya akan berpikir mau makan apa dan dimana hari ini,? Tetapi bagi orang miskin
berpikir apakah kami bisa makan hari ini ?Adalah berkat jikalau kami bisa makan
hari ini. Sebaliknya bagi orang kaya bisa makan mewah dan makan ditempat yg
mewah, barusan mereka sebut iru adalah berkat!
Itulah contoh perbedaan cara pandang orang tentang berkat terhadap masalah yang sama yaitu tentang berkat makan & minum.
Itulah contoh perbedaan cara pandang orang tentang berkat terhadap masalah yang sama yaitu tentang berkat makan & minum.
Bagaimana caranya agar kita bisa membuat
semua yang kita alami adalah berkat Tuhan ? Caranya adalah dengan selalu
bersyukur kepada Tuhan.
Ucapan syukurlah yang harus selalu kita ucapkan tanpa melihat kecil atau besarnya berkat yang kita terima, karena itulah yang Tuhan kehendaki.
Sebab firman Tuhan katakan melalui hikmatNya kepada rasul Paulus bagi jemat Tuhan di Tesalonika ketika itu, dan berlaku juga bagi semua kita umatNya yg percaya : "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. " (1 Tesalonika 5:18)
Ucapan syukurlah yang harus selalu kita ucapkan tanpa melihat kecil atau besarnya berkat yang kita terima, karena itulah yang Tuhan kehendaki.
Sebab firman Tuhan katakan melalui hikmatNya kepada rasul Paulus bagi jemat Tuhan di Tesalonika ketika itu, dan berlaku juga bagi semua kita umatNya yg percaya : "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. " (1 Tesalonika 5:18)
Dengan demikian kita bisa mengatakan bahwa
semua adalah berkat Tuhan, tanpa melihat apa, dimana atau siapa,
karena semuana sama dimata Tuhan.
Kiranya kita bisa selalu bersyukur dalam
hidup ini, karena hidup kita adalah berkat Tuhan selebihnya adalah bonus
berkat yang Tuhan berikan.
Terima kasih Tuhan atas berkatMu dalam hidupku. Dan Tuhan Yesus memberkati kita semua para pembaca renungan pdairhidup. Bahan renungan yg indah pada hari ini, kami terima dari Yuliane Hariyono, salah seorang saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah yg tingal jauh di luar pulau Jawa.
Terima kasih Tuhan atas berkatMu dalam hidupku. Dan Tuhan Yesus memberkati kita semua para pembaca renungan pdairhidup. Bahan renungan yg indah pada hari ini, kami terima dari Yuliane Hariyono, salah seorang saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah yg tingal jauh di luar pulau Jawa.
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukan lah masing2 kami umatMu
utk selalu mengucap syukur kepadaMu atas segala pemeliharaanMu yg ajaib setiap
harinya bagi kami semua. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.