Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 15.58 under


“Sebab TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaan tanganmu. Ia memperhatikan perjalananmu melalui padang gurun yang besar ini; keempat puluh tahun ini TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, dan engkau tidak kekurangan apa pun”.  (Ulangan 2:7)


Pokok bahan renungan hari ini adalah “Jangan menggerutu/mengeluh/mengomel kepada Tuhan”.
Bangsa Israel memerlukan waktu selama empat puluh tahun perjalanan dari Mesir untuk sampai ke Kanaan. Dizaman sekarang jarak dari Mesir ke Kanaan dengan bis hanya memerlukan waktu 12 jam, kalau dengan berjalan kaki memerlukan waktu sekitar 14 hari. Kenapa bangsa Israel memerlukan waktu sampai empat puluh tahun lamanya?

Ada beberapa hal yang membuat hal ini terjadi yaitu: Bangsa Israel selalu membuat murka Tuhan. Baca dalam Alkitab pada kitab Keluaran 4a, Musa membuat murka Tuhan, karena menolak perintahNya. Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus." (Keluaran 4:13) Sehingga akibatnya Musa tidak masuk ke tanah perjanjian. Beberapakali bangsa Israel sebagai umat Tuhan, menggerutu apabila ada masalah dalam perjalanan, walaupun Tuhan sudah sering memberikan jalan keluar dan menyatakan mujizatNya, namun tetap saja mereka mengeluh dan menggerutu, sehingga membuat Tuhan murka. "Sebab itu bangkitlah murka TUHAN kepada orang Israel, sehingga Ia membuat mereka mengembara di padang gurun empat puluh tahun lamanya, sampai habis mati segenap angkatan yang telah berbuat jahat di mata TUHAN. " (Bilangan 32:13)

Murka Tuhan terjadi karena dalam perjalanan mereka tidak patuh dan tidak fokus pada tanah perjanjian yg Tuhan janjikan dg sumpah kepada Abraham, Ishak, dan Yakub nenek moyang banga Israel sebagai umat Tuhan, yaitu Kanaan. Mereka terpikat dengan tanah yang lain dan tidak mau meneruskan perjalanan ke Kanaan, silahkan baca dalam kitab Bilangan 32:5-10. Akibatnya mereka hanya berputar-putar sampai 40 tahun. Waktu yang sangat panjang untuk menerima janji Tuhan.

Kehidupan semua kita sebagai umat Tuhan, juga akan sama seperti kehidupan bangsa Israel, apabila kita selalu merasa tidak puas dan menggerutu kepada Tuhan. Jika ada terjadi suatu hal yang tidak menyenangkan, maka kita mudah tergiur dengan hal-hal yang diluar janji Tuhan, padahal kita selalu melihat mujizat yang Tuhan lakukan dan merasakan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita sehari-hari. Namun seperti Tuhan selalu sabar terhadap bangsa Israel, umatNya dan mengasihi mereka, selalu ada maaf untuk mereka apabila mereka bertobat dan minta ampun kepadaNya, demikian pula halnya Tuhan lakukan terhadap kita umatNya.

Tentunya sebagai orang yg percaya, kita tidak mau menjadi seperti bangsa Israel yang seharusnya sudah sampai ke tujuan, tetapi harus berputar-putar dipadang gurun sekian puluh tahun lamanya. Memang masalah akan selalu ada selama kita hidup, namun hadapilah semuanya itu, dengan tetap berharap hanya pada Tuhan dengan tidak mengeluh, menggerutu atau putus asa. Serahkanlah masalah itu kepada Tuhan, maka pasti akan ada jalan keluarnya.Dan jangan menyimpang dan mengandalkan kekuatan sendiri. Maka kita akan mencapai tujuan sesuai dengan waktunya dan tidak berputar-putar.

Fokus dan buatlah mata hati kita selalu tertuju kepada Tuhan saja, selagi Ia masih dapat kita temui. Sebab nanti jikalau kita sudah mati, tidak akan ada kesempatan lagi untuk bertobat dan tidak akan ada jalan keluar lagi bagi kita; semuanya sudah terlambat.

Masalah kita itu adalah bagiannya Tuhan. Jangan sampai doa kita tidak kunjung sampai kepada Tuhan, karena dosa & kejahatan kita sendiri yg menjadi pemisah antara kita dg Allah kita. (Yesaya 59:1-2) Sehingga akibatnya hidup kita akan menjadi seperti hidup bangsa Israel, padahal mereka adalah umat plihan Tuhan. Yang seharusnya keberhasilan dalam kehidupan kita, dapat kita capai dalam waktu 14 hari, akhirnya perjalanan hidup kita baru bisa berhasil, setelah kita menjadi seorang yg tua bangka, yaitu setelah 40 tahun kemudian.

Kiranya kita bisa belajar dari pengalaman bangsa Israel dengan tidak mengikuti cara hidup mereka yang selalu menggerutu dan tidak menuruti jalan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua para pembaca renungan pdairhidup. Salam damai sejahtera dari Yuliane Hariyono, seorang saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah, yg tinggal jauh di luar pulau Jawa.


Doa kami:
Bapa yg baik dalam nama Yesus, tolonglahlah kami umatMu agar dalam segala masalah apapun dapat menghadapinya dg hidup menuruti firmanMu dan dg percaya kepadaMu bahwa Engkau selalu beserta kami. Amin

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin