Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 14.25 under


“ Karena itu haruslah kamu sempurna , sama seperti Bapamu yg di sorga adalah sempurna”. (Matius 4:48)



Nas firman Tuhan Yesus tsb diatas, dalam kitab Ulangan 18:13 ditulis “Haruslah engkau hidup dg tidak bercacat cela dihadapan Tuhan” dan didalam kitab Ulangan 19:1-2 ditulis: Tuhan berfirman kepada Musa: “ Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel, dan katakan kepada mereka : Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, AllahMu, kudus

Tentang nas firman Tuhan tsb diatas, membuat  saya jadi teringat lagi akan peristiwa yg dulu pada th 1973, ketika saya masih  bersekolah di negri  belanda, di “Sekolah Tinggi Teknologi Delft”, yg sekarang berubah namanya menjadi “Delft University of Techmbology”, sebagai sarjana muda di sekolah tsb, dan berusia sekitar 23/24 th.  Pada waktu itu mereka tidak memakai sistim bachelor, master dll, untuk menjadi seorang insinyur waktu yg butuhkan saat itu hanyalah 5 th. Waktu saya kecil ketika duduk dibangku pertama smp, kami sekeluarga yaitu: orang tua, saya dan adik2 saya semua, dibaptis percik menjadi umat Katolik.  

Suatu ketika tetangga saya seorang mahasiswa belanda yg tinggal  di apartemen tsb, tapi  berbeda beberapa kamar dari kamar apartment saya, yg juga kurang labih seumuran dg saya, pada suatu siang hari dia terjun bunuh diri dari lantai 7 kebawah tetapi tubuhnya tidak sampai menyentuh tanah, karena kepalanya pecah membentur kanopi gedung apartemen tsb dan sebagian badannya remuk menimpa kanopi terbuat dari beton yg berada didepan pintu masuk ke gedung tsb.
Sedangkan saat itu kebetulan saya yg baru pulang dari kuliah, dan ketika itu saya mau masuk kedalam gedung apartemen itu , saya tidak memperhatikan ada banyak orang2/mahasiswa2 ramai-ramai sedang melihat keatas , lalu  selagi saya jalan melewati bawah kanopi gedung tsb, saya tiba2 dengar suara “bunyi gedebug” dan ketika saya berada didepan pintu lift apartemen , dari sana saya hanya melihat kakinya yg berayun ayun  menggantung diatas kanopi gedung apartemen tsb. Kemudian ketika sampai di lantai tujuh gedung apartemen tsb, saya lihat dimuka pintu kamar apartemennya sudah terbuka dan ada banyak mahasiswa berkumpul dan berkata bahwa mahasiswa ini yg baru terjun tadi dan kami semua melihat kebawah ternyata kepaalnya pecah berantakan dan sebagian tubuhnya remuk terkena kanopi sedangkan kedua kainya terjuntai berayun2 diatas kanopi itu.

Sejak kejadian itu, hidup saya selalu diliputi ketakutan, dan tidak bisa tidur beberapa minggu sebab terus teringat kepada peristiwa mahasiswa bunuh diri yg mengerikan itu. Karena saya punya memang sejak masih sd-smp- sma, saya seringkali suka tidur sambil jalan kesana kemari dan kadang2 buka pintu lalu ditutup lagi , seperti “orang yg ngelindur”.
 Saya tanya kepada teman2 saya yg lebih senior dan juga kepada teman saya yg sudah insinyur dari ITB Bandung yg mendapat beasiswa untuk mengambil ijazah doktornya di Sekolah Tinggi Teknologi Delft, tanya saya kepada mereka:  Apa maksud dan tujuannya kita hidup di dunia ini. Apakah kita hanya diciptakan Tuhan hanya sebagai makhluk hidup, lalu lahir, hidup, bekerja, menikah, kemudian mati ? atau bagaimana maksudnya Tuhan?
Dan mereka yg saya angap lebih senior dari saya, mereka juga tidak tahu jawabannya. Setelah saya bergumul dg ketakutan saya selama sekian minggu lamanya, tiba2 saya mendengar suara yg berkata dalam hati saya, sebagai berikut: Hidup itu adalah seperti suatu siklus.“Kamu ini berasal dari “Yang sempurna”, untuk itu teruslah berusaha hidup menjadi sesempurna mungkin dalam segala aspek kehidupan kamu, dan ketika itu setelah itu selesai nanti, kamu akan dapat kembali dan berkumpul lagi dg “Yang sempurna” itu”.

Sejak saat saya mendengar “suara penjelasan” itu, hati saya jadi tenang dan tidak pernah memikir-mikirkannya lagi, sampai sekarang saya telah pindah ke jakarta. Di Jakarta, karena saya sudah lupa sama sekali akan “suara yg saya dengar”, ketika saya masih sebagai mahasiswan yg  belajar di belanda; maka hidup saya berantakan dan hidup melakukan segala apa yg jahat dimata Tuhan. Sampai suatu ketika di awal bulan maret th 1993 subuh pk 02.00 pagi, saya diselamatkan Tuhan dari tangan “el maut” yg mau merengut nyawa saya, karena mulut saya dg sendirinya, tiba2 bisa berseru:  “Yesus”! (Roma 10:13) Sejak saat itu saya bertobat total dan berbalik kepada Tuhan Yesus, lalu di baptis selam di gereja yg kami beribadah sekarang.

Tetapi ketika hari minggu ini saya dan istri beribadah di gereka, saya membaca bulletin gereja kami, dan saya membaca suatu ayat firman Tuhan tsb diatas yg sangat mengejutkan, lalu menyadarkan saya dan membuat kepercayan saya jadi lebih sungguh2 lagi kepada Tuhan Yesus. Dalam  firmanNya melalui rasul Paulus kepada Jemaat Tuhan di Tesalonika dan juga bagi kita yg percaya kepada pemberitaannya itu berlaku firmanNya: Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan  dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dg tidak bercacat cela pada kedatangan Yesus Kristus Tuhan kita. ( 1 Tesalonika 5:23)
Untuk itu, marilah mulai sekarang kita bertobat, dan selalu berbuat baik kepada suadara/i & teman kita, termasuk juga kepada mereka yg menyakiti kita & hati kita, dan dengan hidup suci dalam berpikir, suci dalam perkataan dan suci dalam perbuatan. Amin


Doa kami:
Tuhan Yesus,tolonglah kami umatMu agar dapat selalu hidup dg tidak bercacat cela dihadapanMu.Amin   

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin