![]() |
Kenapa mangga matang dipohon lebih enak
daripada mangga matang karena diperam? Tidak hanya mangga tetapi semua buah
yang matang dipohon pasti lebih enak dari buah yang dimatangkan. Proses itulah
yang membuat perbedaan rasanya. Proses pematangan normal dengan proses
pematangan tidak normal akan berbeda hasilnya. Demikian juga dengan kehidupan
kita jika segala sesuatu berjalan normal tanpa ada yang dipaksakan pasti akan
baik hasilnya. Proses sangat penting, walau kelihatannya lama dan
bahkan bisa menyakitkan seperti pembuatan bejana yang harus melewati
pembentukan dan pembakaran berulang dan dengan panas yang tinggi baru
menghasilkan bejana yang indah dengan nilai yang tinggi. (silahkan baca firman
Tuhan melalui nabi Yeremia dalam kitab Yeremia 18:4 : "Apabila bejana,
yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang
periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik
pada pemandangannya ")
Seperti
itulah sebagai orang-orang yg percaya kepada Tuhan, maka kita seharusnya mau
dibentuk melalui proses yang sulit dan menyakitkan atau menyengsarakan,
tetapi tetap sesuai kemampuan kita, karena Tuhan ijinkan pencobaan pada
kita tidak melebihi kekuatan kita. (1 Korintus
10:13 :” "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu
Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu
dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat
menanggungnya )"
Kita tetap
harus bersabar dalam menjalani proses pembentukan untuk menjadi makin dewasa
iman, dengan makin bijaksana dan tidak mudah putus asa. Seberat apapun
bersama Tuhan kita pasti bisa melewatinya. Saya sering mengalami hal
kritis dalam hidup, kekuatan saya adalah Tuhan yang selalu memberi jalan
keluar dan iman saya bahwa hal ini bisa saya lewati. Dan saya terkagum-kagum akan cara Tuhan menolong melewati setiap
kesulitan yang terjadi.
Memang tidak
mudah menjalani proses, terkadang ada rasa putus asa, apalagi jika kita
mendengarkan perkataan orang yang sering makin melemahkan iman percaya kita,
tetapi jika kita selalu bergaul akrab dengan Tuhan yaitu dengan selalu berdoa
dan membaca firmannya dan hidup selalu menuruti firmanNya, maka akan selalu ada
kekuatan baru sehingga kita bisa terus berjalan kearah yang Tuhan mau. Tetaplah
fokus bahwa Tuhan jauh terlebih besar dari segala masalah kita. Tuhan juga
ingin kita mengoreksi/memeriksa diri apakah ada hal yang salah sudah kita
lakukan, jika ya maka kita harus mohon pengampunan dan bertobat. Percayalah
dg yakin bahwa “Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan” dan selalu ada jalan keluar
bagi setiap persoalan. Bersama Tuhan kita dapat melewati hari-hari dalam hidup
kita. Tidak usah kuatir, bimbang dan ragu Tuhan maha segalanya. Amin
Tuhan
memberkati kita semua para pembaca renungan pdairhidup. Dan salam sejahtera
bagi kita semua dari Yuliane Hariyono, seorang saudari kita seiman dalam
Kristus , kawan sekerja Allah, yg tinggal jauh di luar pulau Jawa.
Doa kami:
Tuhan Yesus,
doakanlah kami umatMu selalu kepada Bapa disorga supaya iman kami kepadaMu
jangan gugur dan mampukanlah kami hidup selalu menuruti firmanMu. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.