Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 16.05 under


"Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga". (Matius 6:14)



Pokok bahan renungan kita pada hari ini adalah “suatu badai konfrontasi/pergumulan antara diri kita masing2 dg Tuhan dalam hidup kita, sebelum badai itu reda”. (contohnya adalah pergumulan Yakub dg seorang utusan Tuhan, sebelum dia bisa menghadapi pertemuan keesokkan harinya dg Esau; sehingga akhirnya badai itu reda dan  Yakub dapat berbaik kembali dg Esau kakaknya. Kejadian 32:22-32 & Kejadian 33:1-19)

Ada suatu keluarga kecil: suami istri dan seorang anak, sedang bergumul, dan semua mereka tahu apa yg menjadi penyebab pergumulan itu. Si suami dan istrinya berselisih. Si anak jadi kebingungan, sebab dia sayang kepada ayahnya dan ibunya; sehingga menutup segala kemungkinan utk membuat keluarga kecil ini dapat berbahagia kembali.
Mereka terang-terangan mengabaikan perintah Yesus utk memaafkan org lain (Matius 6:14)

Sudah ada banyak pendeta/hamba Tuhan datang kepada keluarga kecil ini, dan menghabiskan beberapa minggu utk mengajarkan pengampunan dan kepercayaan kepada Tuhan Yesus atas betapa hebatnya kuasa pengampunan. Namun untuk sekian waktu lamanya, kedua orang ini tetap bersikukuh utk terpecah dua dan masing2 terus berjalan dengan langkah berat seperti berjalan melalui lumpur kubangan ketidakyakinan mereka. Si istri takut disakiti lagi oleh suaminya dan si suami yg sudah berkali-kali minta ampun, namun karena karena berkali-kali terus ditolak permohonan ampunnya oleh si istri dan kedua orang tuanya,  si suami jadi putus asa.

Setelah sekian lama, akhirnya ada seorang pemberita Injil Kristus,  merasa dipimpin Tuhan utk melakukan suatu tindakan. Dia berkata kepada si suami untuk berdoa bersama-sama semua yg hadir saat itu kepada Tuhan pada suatu pertemuan di sore hari. Si Pemberita Injil itu berkata sekarang satu2nya jalan keluarnya. adalah : Agar si suami, sebagai kepala keluarga, wakil Tuhan dalam keluarganya; mulai sekarang sujud berdoa setiap malam hari kepada Tuhan, dan mohon pengampunan atas semua dosa & kesalahannya, bertobat dan minta ampun kepada Tuhan, lalu menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan  dan percaya kepada Tuhan,serta melakukan yg baik :  Yaitu, mengasihi Tuhan Allahnya dg hidup taat & tunduk kepada perintahNya, hidup menuruti firmanNya setiap waktu, beridabah kepada Tuhan setiap minggu di gerejanya dan berdoa agar kehendak Tuhanlah yg jadi dalam kehidupan keluarga kecilnya.

Sebab jika keluarga kecil itu ingin merasakan damai kembali, dan sebelum suami istri tsb dapat saling berhadapan kembali, dan agar mereka dapat kembali berpelukan sambil mereka saling meminta maaf ;  maka harus terjadi suatu badai konfrontasi/pergumulan antara diri mereka masing2 dg Tuhan dalam hidup mereka. Dengan demikian keluarga kecil itu dapat dihidupkan kembali oleh Tuhan sesuai kehendak & renacanya.

Pengampunan adalah hal yg penuh kuasa dan memberikan ketenangan yg menyejukkan. Melalui pengampunan, maka kita umatNya  dapat  menikmati kerukunan bersama.
Sebab tanpa pengampunan, badai konfrontasi/pergumulan itu akan terus berlanjut.


Doa kami:
Tuhan Yesus, ampunilah dosa & kesalahan kami dan mampukanlah kami agar dapat selalu ingat akan kisah Yakub dalam menjalani suatu badai konfrontasi/pergumulan dg Engkau dalam hidup kami, sehingga akhirnya badai itu reda. Amin


0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin