Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 17.40 under


Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri’.  (Roma 14:4)


Menghakimi adalah sebuah kata yang sering dilakukan oleh orang karena merasa dirinya yang lebih ini atau lebih itu,  daripada orang yang dia hakimi. Karena lebih mudah melihat kesalahan orang lain daripada kesalahan diri sendiri. Ayat firman di atas mengingatkan kita untuk tidak menghakimi,  karena hanya Tuhan saja sebagai pencipta yang berkuasa terhadap manusia. Kita umat manusia adalah sama-sama adalah orang ciptaan Tuhan. Kita hanya boleh mengingatkan sesama kita dan bukan menghakimi.

Apa perbedaan antara mengingatkan/menasehati dengan menghakimi? Menghakimi biasanya lebih kearah negatif dengan tuduhan yang belum tentu benar, sedangkan menasehati lebih kearah positif dengan mengarahkan atau memberitahukan kebenaran dan bukan menuduh.

Kita ambil contoh apa yang Tuhan Yesus lakukan pada saat berhadapan dengan perempuan yang kedapatan berzinah. Orang banyak menyalahkan dan ingin menghukum wanita itu,  tetapi apa yang Tuhan Yesus lakukan? Dalam kitab Yohanes 8:11:
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
Tuhan Yesus tidak menghakimi dan tidak menghukum,  hanya menasehati agar dia tidak berbuat dosa lagi. 
Teladan inilah yang harus kita ikuti, bukan menghakimi mereka yang salah,  karena kita juga bukan orang benar, kita semua orang berdosa yang telah dibenarkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus dikayu salib.
Firman Tuhan dengan jelas mengatakan untuk tidak menghakimi.

"Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. (Lukas 6:37)
Semua orang tidak ada yang sempurna,  jika ada orang yang sudah menyakiti kita, jangan kita ungkit kesalahannya dan jangan menjauhi atau memberikan hukuman dengan menjauhinya, tetapi mengampuni dan tetap mengasihi dengan melupakan yang sudah terjadi dan tetap berbuat baik.
Percayalah tidak akan sia-sia semua perbuatan baik kita. Baca Amsal 25:21,22
"Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air. 
Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu. "

Kiranya kita semua umatNya bisa menjadi pelaku firman dengan tidak mudah menghakimi orang. Tetap menjaga kekudusan dan kebenaran. Tuhan Yesus memberkati kita semua, dan salam damai sejahtera dari Yuliane Hariono, seroang saudari kita semina dalam Kristus, kawan sekerja Allah yg tinggal juh di luar pulau Jawa.


Doa kami:
Tuhan Yesus, terima kasih atas teladanMu bagi kami, Engkau tidak menghakimi orang yg berdosa dan tidak menghukum,  hanya menasehati agar dia tidak berbuat dosa lagi. Amin 
 

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin