“Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan
percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu
seperti terang dan hakmu seperti siang”. (Mazmur 37: 5-6)
Tiada berkesudahan kasih setiaMu Tuhan, S’lalu
baru rahmatMu bagiku
Hari berganti hari tetap ku lihat kasihMu,Tak
pernah berakhir di hidupku
Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik, Untuk
selama-lamanya Tuhan Yesus baik
Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik,Untuk
selama-lamanya Tuhan Yesus baik
Yesus baik bagimu, Yesus baik bagiku,Dulu skarang
dan selamanya Dia sungguh baik
Yesus baik bagimu, Yesus baik bagiku, Dulu
skarang dan selamanya Dia sungguh baik
Dari selama-lamanya, sampai selama-lamanya, Untuk
selama-lamanya Tuhan Yesus baik
Pada suatu pertemuan tadi pagi sekitar jam
11, kami (saya dan istri) dg seorang pemain musik gereja, saya pertama kalinya mendengarkan lagu
tersebut yg dinyanyikannya dg gitar dalam
nada rock & roll. Sungguh, ada perasaan yang luar biasa & indah dan
membuat hati saya jadi tersentuh pada saat itu, terutama ketika saya ikut
menyanyikan lirik di paragraf pertama dan selanjutnya. Lirik yang sangat
sederhana, tapi memuat makna yang sangat dalam. Apa pun yang terjadi di dalam
hidup saya, saya mau s’lalu berkata Tuhan Yesus baik.
Kita akan dengan mudah berkata Tuhan Yesus baik ketika sedang dalam keadaan suka cita, tetapi jika kita sedang dalam kesusahan, kekurangan, sakit penyakit yg berat atau kebingungan yang sangat dalam atau pun sedang dalam penantian tak kunjung berakhir, dapatkah kita berkata “ Tuhan Yesus baik”, sungguh amat baik, Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik ?
Kita akan dengan mudah berkata Tuhan Yesus baik ketika sedang dalam keadaan suka cita, tetapi jika kita sedang dalam kesusahan, kekurangan, sakit penyakit yg berat atau kebingungan yang sangat dalam atau pun sedang dalam penantian tak kunjung berakhir, dapatkah kita berkata “ Tuhan Yesus baik”, sungguh amat baik, Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik ?
Pada malam hari kembali saya merenungkan lagu itu sambil flash back kembali ke kehidupan-kehidupan yang telah lalu, dimana saya masih sering tertimpa masalah/musibah dan cobaan dalam hidup. Cobaan yang cukup berkesan terjadi sekitar 2 atau 3 th yg lalu, adalah ketika saya menderita sakit berat dan memerlukan biaya sangat besar bagi kami. Saat itu kondisi keuangan keluarga kami tidak baik, sehingga persoalan ini cukup membuat kami sekeluarga khawatir. Setiap hari saya selalu berdoa sebisa saya dan dan menguatkan kepercayaan saya kepada Tuhan, dan Iapun berbaik hati mendengarkan doa saya. Pertolongannya tak pernah terlambat. Biaya dokter, obat dan biaya selalu tersedia dengan berbagai cara tepat pada waktunya. Sehingga saya yg menderita sakit berat juga mampu menguatkan kepercayaaan saya kepada Tuhan & menerima Yesus dg sepenuhnya menyerah & pasrah total kepadaNya. Tuhan sungguh sangat luar biasa!
Awalnya saya pikir semakin dekat dengan Tuhan cobaan akan semakin ringan. Ternyata sebaliknya. Cobaan demi cobaan saya alami terutama dalam lingkungan usaha. Tetapi kali ini terasa lebih ringan karena saya merasakan penyertaan Tuhan dalam setiap cobaan itu. Tuhan juga mengajar saya untuk tidak mengandalkan kekuatan saya sendiri. Ia mengajar saya untuk pasrah total kepada kehendakNya dan mempercayaiNya bahwa Dia telah menyiapkan yang terbaik untuk kami sekeluarga. Hal ini terjadi ketika kami mulai coba untuk berusaha lagi. Tetapi, ternyata….. Tuhan berkehendak lain. Bulan demi bulan berlalu, usaha kami yg baru tak kunjung membuahkan hasil yg kami pikirkan, bahkan semua uang yg kami invetasikan juga turut habis karena rugi. Penantian yang sungguh menegangkan karena uang juga sudah sangat tipis pada saat itu. Dan akhirnya kembali Tuhan mendorong saya untuk bersujud dan pasrah total kepadaNya. Pada saat kepasrahan total itulah, pertolongan Tuhan datang.
Akhirnya, setelah peristiwa itu saya sadar bahwa dalam kelemahanlah kuasa Allah nyata & sempurna dalam hidupku. ( 2 Korintus 12:9) Dengan segala macam peristiwa dalam hidupku saya menjadi semakin dekat dengan Tuhan. Dan Tuhan mempunyai caraNya sendiri untuk membuat kita semakin dekat dengan Dia. Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan kita (1 Korintus 10:13), dan Tuhan juga akan selalu siap menopang kita, dikala kita sudah tidak kuat lagi untuk menanggungnya. Jadi sungguh benar kata lirik lagu diatas: Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik, Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik, Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik, Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik!
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami umatMu
menyerahkan hidup kami kepadaMu secara total, karena kami percaya Tuhan Yesus
baik, sungguh amat baik,Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.