Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 11.07 under


“Sebab itu, hendaklah setiap orang saleh berdoa kepadaMu, selagi Engkau dapat ditemui. Sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi , itu tidak melandanya. Engkaulah persembunyian bagiku, terhadapan kesesakkan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak”.  (Mazmur 32:6-7)


Dibawah ini ada suatu renungan singkat & bagus bagi kita untuk renungkan bersama, yg terambil dari Sumber:  jawaban.com

Coba bayangkan, jikalau pada suatu siang ada seorang teman yang mengajak kita ke sebuah lapangan. Di sana teman kita ini meminta kita untuk membantunya menggali sebuah lubang, tanpa disebutkan tujuan & alasannya. Kemudian dia memberikan kita sebuah sekop, sementara dia memegang sebuah cangkul.

Karena teman yang meminta pertolongan ini adalah teman yang dekat dg kita, maka, kita pun mulai menggali di sudut lapangan tersebut.  5 Menit pertama, kita masih belum merasa apapun...... 15 menit kemudian, tangan sudah mulai merasa kelelahan, keringat juga sudah mulai bercucuran mengingat siang itu cukup terik. Sambil menggali, kita mulai bertanya-tanya, buat apa sih tanah hasil galian ini? Saat kita melihat teman kita, kok kayaknya dia semangat sekali menggalinya. Setengah jam sudah berlalu, kita mulai mengeluh pada teman kita. Namun, dia cuek dan tetap meneruskan pekerjaannya. Namun karena merasa kalau matahari mulai membakar kulit, ditambah keringat yang bercucuran, pegal, kotor, akhirnya kita berkata, “Cukup!”
Lalu dengan langkah gontai kita langsung berjalan ke pinggir lapangan dan meninggalkan pekerjaan galian kita tersebut.

Tetapi sekarang sebaliknya, jikalau kita tahu bahwa ternyata teman kita itu datang dengan membawa kabar mengenai sebuah harta karun yang dikuburkan di sudut lapangan. Katanya, harta tersebut bernilai milyaran rupiah. Letaknya sudah pasti, dan kita hanya perlu menggali kira-kira satu meteran dalamnya.
Lalu dia mengajak kita ke lapangan, memberi kita sekop, sementara dia memegang cangkulnya. Pasti respons kita akan sangat berbeda dg kejadian yg diatas. Bisa-bisa, justru kita yang jauh lebih semangat menggali dibandingkan dengan teman kita itu, karena sudah tahu dengan pasti tujuan & alasan dari pekerjaan menggali tersebut.

Kisah ini membuat kita merenung,  bahwa memang ada banyak hal yang sering bikin kita malas melakukannya, karena tidak mengetahui tujuan & alasannya yang jelas. Seperti halnya  “doa”. Kita sering malas meluangkan waktu untuk berdoa, karena kita tidak yakin terhadap apa yang akan kita dapatkan dari “doa”.
Bahkan dari pengalaman2 yg pernah kita alami, setelah kita berdoa, tapi keadaan kita nggak jadi lebih baik, biasa-biasa saja nggak ada kemajuan yang nampak dari luar; bahkan kadang-kadang membuat keadaan justru jadi makin parah. Padahal, dalam keadaan apa pun, sesuai firmanNya yg tersebut dalam nas tsb diatas, Tuhan ingin agar kita umatNya untuk selalu berdoa.

Firman Tuhan dalam kitab Yakobus 4:2 menulis: “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.” Ayat ini mengajarkan kita, bahwa tidak ada satu hal pun yang akan terjadi kalau kita tidak berdoa. Tetapi kalau kita berdoa, masih ada kemungkinan bahwa sesuatu akan terjadi. Karena kita perlu ingat bahwa doa punya kuasa. Namun, bukan doa yang mengabulkan keinginan/memuaskan hawa nafsu duniawi kita, melainkan doa yg sesuai dg kehendak Tuhan. (Yakobus 4;3)

Dengan berdoa, tandanya kita percaya dengan kuasa Tuhan. Ada banyak orang yang berpikir bahwa kalau doa itu hanyalah sebuah kebiasaan yang buang-buang waktu saja. Untuk itu, pertama-tama kita perlu mengerti bahwa berdoa adalah suatu cara bagi kita untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Doa itulah yang akan mendekatkan diri kita dengan Tuhan. Sekarang, tinggal kita yang memilih, mau lebih percaya pada Tuhan dengan berdoa, ataukah pada mereka yang berkata bahwa doa itu sia-sia?


Doa kami:
Tuhan Yesus, tolonglah kami umatMu supaya kami dapat berdoa seperti yg Kau kehendaki, untuk itu kami mau senantiasa merendahkan diri kami dihadapanMu dalam doa kami. Amin

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin