“Hai
saudara-saudaraku yg kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah
kerjakan keselamatanmu dg takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih
hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir. Karena Allahlah yg
mengerjakan didalam kamu, baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya.
Lakukanlah segala sesuatu dg tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan ,
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda , sebagai anak-anak Allah yg tiada
cercela ditengah-tengah angkatan yg bengkok hatinya yang sesat ini, sehingga
kamu bercahaya diantara mereka seperti
bintang-bintang dudunia”. (Filipi 2:12-15)
Sampai saat ini masih
ada banyak orang kristen, orang-orang yg percaya kepada Tuhan, yg berkeyakinan
dg bahwa satu kali bertobat atas dosa & kesalahan kita, dibaptis percaya
& menerima Yesus, maka akan selalu selamat sampai kepada kehidupan yg kekal.
Hal ini pasti akan
mereka dapatkan asalkan mereka melakukan bagian mereka, yaitu mengerjakan
didalam mereka, baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya. Dan
melakukan segala sesuatu yg diberikan Tuhan kepada mereka dg tidak
bersungut-sungut dan berbantah-bantahan , supaya mereka tiada beraib dan tiada
bernoda , sebagai anak-anak Allah yg tiada cercela ditengah-tengah angkatan yg
bengkok hatinya yang sesat ini, sehingga mereka bercahaya diantara mereka
seperti bintang-bintang dudunia.
Tetapi masalahnya
adalah selama menjalani perjalanan hidup didunia yg berada dalam kuasa si jahat
ini (1 Yohanes 5:19), setelah beberapa puluh tahun lebih, sejak kita bertobat
dan dibaptis, percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat,
apakah kita tidak pernah bersungut-sungut dan berbantah-bantahan ataupun
berontak kepada Allah, ataupun sesama kita atau bos kita ? sehingga kita tiada
beraib dan tiada bernoda? Sebagai manusia yg masih hidup dalam daging walaupun
kita sudah bertobat dan dibaptis percaya dan menerima Yesus Mesias sebagai
Tuhan dan Juruselamat, maka kita pasti tidak akan lepas dari keinginan daging,
hawa nafsu kita, dan berbuat dosa dg perkataan, pikiran dan perbuatan secara
sengaja ataupun tidak, secara sadar ataupun tidak. Bagaimana jalan keluarnya
nih?
Sehingga akhirnya
oleh hikmat Tuhan rasul Paulus telah sampaikan jalan keluarnya kepada kita
umatNya, agar kita tetap mengerjakan keselamatan kita dg takut dan gentar .
Untuk itu kita harus bertobat dan tetap hidup selalu dalam pertobatan, dalam
kekudusan . Kita berdoa meminta kepada Tuhan agar kita dapat menjadi keluarga
yg kudus, dan kita tolak segala dosa, dusta, curang/tipu, fitnah, gosip,
percabulan, perselingkuhan, perzinahan, poligami, poliandri, perceraian,
pertengkaran kesalah pahaman & kita tolak juga semua setan-setan dan
perbuatannya.
Tetapi kalau karena
kita karena saking banyaknya pekerjaan kita yang membuat kita seringkali lupa,
sehingga kita jadi seringkali menjadi cerewet, marah2, menggerutu, mengomel
& berontak kepada Tuhan dan sesama kita, terutama menyakiti istri dan anak2
kita; maka itulah saatnya kita harus sungguh2 bertobat, minta ampun kepada
Tuhan dan memberi kita dibaptis lagi dan percaya kepada Yesus Kristus, bahwa
ketika kita bertobat, menyesal dan dibaptis dalam nama Yesus Kristus, dg
pengetian bahwa pada saat itu kita mati bagi dosa dan hidup bagi Tuhan, maka
kita dibenarkan lagi dihadapan Allah.
Tidak ada dosa besar
atau kecil dihapan Tuhan semuanya adalah dosa. Untuk itu janganlah pernah
berpikir bahwa sekali selamat, maka pasti akan selamat & selamanya dan
masuk sorga. Alkitab adalah suatu kitab Perjanjian antara Allah dan manusia.
Jikalau kita tidak melakukan bagian kita. Maka Alllah pun tidak akan melakukan
bagiannya. Namun karena begitu
besarnya kasih Allah akan dunia ini, maka Tuhan Yesus tetap sabar terhadap kita
dan menantikan kita sampai detik-detik terakhir kehidupan kita. Sebab Ia menghendaki agar jangan
sampai ada yg binasa melainkan supaya semua orang berbalik kepadaNya dan bertobat.
Namun sayangnya ada banyak yg terlambat mengerti akan hal ini, sehingga ada
banyak dari mereka yg binasa. Contohnya kedua penjahat yg disalib disebelah
kiri dan kanan Yesus , ada yg selamat tapi ada juga yg tidak selamat, tapi
binasa.
Semua itu dosa,
termasuk mengeluh takut, berkata sia2, melanggar/berontak yakni tidak percaya
terhadap firman & perintah Tuhan. Kalau kita tidak bertobat dan beri diri
kita bertobat dan dibaptis lagi, artinya kita tidak melakukan bagian kita. Dg
sendirinya Tuhan juga tidak akan melakukan bagiannya. Dosa kecil atau besar
adalah penghambat keselamatan. (Yesaya 59:1-2) Namun sebaliknya kalau kita mau
bertobat dg sungguh2 dan kita lakukan ini, maka Tuhan akan memberkati &
memulihkan hidup kita umatNya dg berlimpah2 seperti arus air dari tempat yg
sempit yg memuncrat keluar didorong oleh nafas Tuhan dg hebat memenuhi hidup
kita. (Yesaya 59:19-21)
Doa kami;
Tuahn Yesus ,
tolonglah & mampukanlah kami umatMu supaya selalu tetap mengerjakan
keselamatan kami dg takut dan gentar kepadaMu. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.