"Serahkanlah
hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak". (Mazmur
37:5)
Ada suatu kisah kesaksian
yg terjadi belum lama berselang, pada
seorang calon pendeta yg berumur sekitar 26-28 th, yg akan dilantik/ditahbiskan
menjadi pendeta. Namun jauh hari sebelumnya dia sebenarnya sudah pacaran & menjalin
suatu hubungan yg baik dg calon istrinya yg cantik & dikasihinya, yg juga adalah
seiman dalam Kristus. Mereka sebenarnya sudah merencanakan jauh hari segala
sesuatunya utk segera menikah setelah dia menyelesaikan studi S-1 nya.
Namun kemudian pada suatu
ketika calon pendeta ini menceritakan hal ini kepada calon istrinya yg
dikasihinya itu, bahwa dia akan menjadi dilantik & ditahbiskan menjadi
seorang pendeta. Ketika mendengar hal itu calon istrinya langsung berkata: Jikalau kamu jadi pendeta, maka saya tidak mau
jadi istri kamu. Dia harus memilih antara calon istrinya yg dikasihinya atau
tetap setia panggilanNya yaitu menjadi seorang pendeta. Dalam keadaan yg sangat sedih dan tertekan.
lalu dia mantapkan hatinya untuk tetap memilih menjadi seorang pendeta.
Seusai acara
pelantikkan dan pentahbisan imannya, dia tidak segembira hatinya sebagaimana
biasanya. Sehingga teman2nya sesama pendeta, mereka heran dan bertanya-tanya
ada apa dg kamu? Koq kelihatannya tidak gembira. Tidak ada apa-apa!....,tidak
ada apa2.... biasa saja! jawabnya. Tetapi ketika teman2nya pendeta terus
mendesaknya & berkata kepadanya: Kenapa?
Lalu akhirnya dia menjawab : Hati saya
sedang sedih, tapi tidak ada apa2 dg saya. Dalam kedaaan yg sulit seperti ini
dia, tetap memilih untuk dilantik & ditahbiskan menjadi seorang pendeta dan rela memutuskan hubungannya dg calon
istrinya yg dikasihinya itu.
Ketika sampai
dirumahnya, dia berserah kepadan Tuhan, bernyanyi & menyembahNya sambil
menangis dalam hatinya : “Bukan dengan
barang fana, Kau membayar dosaku. Dengan darah yang mahal, Tiada noda dan cela.
Bukan dengan emas
perak, Kau menebus diriku, Oleh segenap kasih, Dan pengorbananMu...
Ku telah mati dan tinggalkan,
Cara hidupku yang lama, Semuanya sia-sia, Dan tak berarti lagi
Hidup ini ku letakkan,
Pada mezbahMu ya Tuhan, Jadilah padaku, Seperti yang Kau ingini”.
Setelah menyanyikan
lagu itu legalah hatinya dan dg mantap dia menyongsong hidupnya yg baru sebagai
pendeta.
Namun ternyata
didalam kehidupan sekulernya sehari-hari, dia mengalami sesuatu yg sangat ajaib
& diberkati oleh Tuhan. Tidak lama setelah dia lulus jadi sarjana S-1, dia
sudah dipanggil oleh suatu group besar utk menjadi menjadi manager dan menjadi kepercayaan
pemiliknya , karena dia orangnya sangat pandai, handal & setia. Dan tidak
lama kemudian, dia juga ditawari oleh
sebuah perusahaan asing yg terkenal utk menjadi pimpinan disana dan disetujui
oleh pemilik perusaahaan dari grup besar itu, karena sangat berbeda bidang
usahanya. Dan hidupnya sangatlah diberkati Tuhann yg sudah bertindak
menghiburnya. Dia bisa memberi suatu
hadiah yg sangat berharga & menyenangkan hati orang tuanya pada hari ulang
tahun perkawinan orang tuanya.
Firman Tuhan tsb dalam nas diatas, telah
menjadi penghiburan & peneguhan kembali tehadap panggilanNya bagi orang yg
tsb dalam contoh diatas, dan juga bagi
kita semua umatNya bahwa firman Tuhan dalam nas tsb diatas itu adalah merupakan
sebuah kebenaran yg akan dialami oleh kita umatNya yg diremehkan oleh orang
lain atau oleh sesama kita.
Contohnya dalam
Alkitab adalah Yefta. Dia adalah salah seorang yg mengalami kebenaran perkataan
di atas.
Keberadaannya yg tidak diharapkan oleh saudara2 nya, berubah membuat Jefta menjadi orang sangat diharapkan. Hal itu terjadi karena masalah yg diizinkan Tuhan utk dialami oleh bangsa Israel, dan juga saudara2 nya yg se-ayah tapi berlainan ibu. Karena ibu Jefta adalah seorang waninta sundal.
Ketika mereka menghadapi perang melawan bani Amon. Untuk masalah lainnya. Bangsa Israel memunyai pemimpin2 yg bisa mengatasinya, tetapi utk masalah peperangan, mereka tidak memunyai pemimpin yg gagah perkasa & pemberani. Dan Yeftalah yg berani & mampu jadi pemimpin perang bagi mereka.
Jikalau Tuhan tdk mengizinkan Yefta mengalami perlakuan yg menyakitkan, tdk diusir oleh saudara2nya dan bergabung dgn orang2 pemberani lainnya, maka Yefta tidak akan siap menduduki jabatan itu.
Tuhan benar2 mengubah kehidupan Yefta dari orang yg dibenci menjadi orang yg dirindukan.
Keberadaannya yg tidak diharapkan oleh saudara2 nya, berubah membuat Jefta menjadi orang sangat diharapkan. Hal itu terjadi karena masalah yg diizinkan Tuhan utk dialami oleh bangsa Israel, dan juga saudara2 nya yg se-ayah tapi berlainan ibu. Karena ibu Jefta adalah seorang waninta sundal.
Ketika mereka menghadapi perang melawan bani Amon. Untuk masalah lainnya. Bangsa Israel memunyai pemimpin2 yg bisa mengatasinya, tetapi utk masalah peperangan, mereka tidak memunyai pemimpin yg gagah perkasa & pemberani. Dan Yeftalah yg berani & mampu jadi pemimpin perang bagi mereka.
Jikalau Tuhan tdk mengizinkan Yefta mengalami perlakuan yg menyakitkan, tdk diusir oleh saudara2nya dan bergabung dgn orang2 pemberani lainnya, maka Yefta tidak akan siap menduduki jabatan itu.
Tuhan benar2 mengubah kehidupan Yefta dari orang yg dibenci menjadi orang yg dirindukan.
Adakalanya, kita tidak sabar dan tidak
tahan menghadapi perlakuan orang lain yg menyakiti dan meremehkan kita. Kita
dianggap tidak ada, walaupun kita ada di hadapan mereka. Sungguh suatu situasi
dan kondisi yg dapat saja membuat kita stres dan tertekan dan malu. Tetapi,
ingatlah bahwa Tuhan tahu semua itu. Tuhan mengizinkan kita mengalami hal itu
dengan maksud utk mempersiapkan kita melakukan suatu pekerjaan yg lebih besar.
Untuk itu, kita harus menyerahkan semua masalah tsb kpd Tuhan dan percaya
kepadaNya dg sepenuh hati, maka Ia akan bertindak menolong kita &
memberkati kita.
Doa kami:
Tuhan Yesus, dalam mengalami segala kesulitan, tekanan yg sekarang kami hadapi, mampukanlah kami untuk dapat senantiasa berserah kepadaMu dan percaya kepadaMu, karena Engkau akan bertindak bagi kami & memberkati kami. Amin
Tuhan Yesus, dalam mengalami segala kesulitan, tekanan yg sekarang kami hadapi, mampukanlah kami untuk dapat senantiasa berserah kepadaMu dan percaya kepadaMu, karena Engkau akan bertindak bagi kami & memberkati kami. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.