Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 14.38 under


"Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak". (Mazmur 37:5)


Ada suatu kisah kesaksian  yg terjadi belum lama berselang, pada seorang calon pendeta yg berumur sekitar 26-28 th, yg akan dilantik/ditahbiskan menjadi pendeta. Namun jauh hari sebelumnya dia sebenarnya sudah pacaran & menjalin suatu hubungan yg baik dg calon istrinya yg cantik & dikasihinya, yg juga adalah seiman dalam Kristus. Mereka sebenarnya sudah merencanakan jauh hari segala sesuatunya utk segera menikah setelah dia menyelesaikan studi S-1 nya.
Namun kemudian pada suatu ketika calon pendeta ini menceritakan hal ini kepada calon istrinya yg dikasihinya itu, bahwa dia akan menjadi dilantik & ditahbiskan menjadi seorang pendeta. Ketika mendengar hal itu calon istrinya langsung berkata:  Jikalau kamu jadi pendeta, maka saya tidak mau jadi istri kamu. Dia harus memilih antara calon istrinya yg dikasihinya atau tetap setia panggilanNya yaitu menjadi seorang pendeta.  Dalam keadaan yg sangat sedih dan tertekan. lalu dia mantapkan hatinya untuk tetap memilih menjadi seorang pendeta.
Seusai acara pelantikkan dan pentahbisan imannya, dia tidak segembira hatinya sebagaimana biasanya. Sehingga teman2nya sesama pendeta, mereka heran dan bertanya-tanya ada apa dg kamu? Koq kelihatannya tidak gembira. Tidak ada apa-apa!....,tidak ada apa2.... biasa saja! jawabnya. Tetapi ketika teman2nya pendeta terus mendesaknya & berkata kepadanya:  Kenapa? Lalu akhirnya dia menjawab :  Hati saya sedang sedih, tapi tidak ada apa2 dg saya. Dalam kedaaan yg sulit seperti ini dia, tetap memilih untuk dilantik & ditahbiskan menjadi seorang pendeta  dan rela memutuskan hubungannya dg calon istrinya yg dikasihinya itu.

Ketika sampai dirumahnya, dia berserah kepadan Tuhan, bernyanyi & menyembahNya sambil menangis dalam hatinya :  “Bukan dengan barang fana, Kau membayar dosaku. Dengan darah yang mahal, Tiada noda dan cela.
Bukan dengan emas perak, Kau menebus diriku, Oleh segenap kasih, Dan pengorbananMu...
Ku telah mati dan tinggalkan, Cara hidupku yang lama, Semuanya sia-sia, Dan tak berarti lagi
Hidup ini ku letakkan, Pada mezbahMu ya Tuhan, Jadilah padaku, Seperti yang Kau ingini”.

Setelah menyanyikan lagu itu legalah hatinya dan dg mantap dia menyongsong hidupnya yg baru sebagai pendeta.
Namun ternyata didalam kehidupan sekulernya sehari-hari, dia mengalami sesuatu yg sangat ajaib & diberkati oleh Tuhan. Tidak lama setelah dia lulus jadi sarjana S-1, dia sudah dipanggil oleh suatu group besar utk menjadi menjadi manager dan menjadi kepercayaan pemiliknya , karena dia orangnya sangat pandai, handal & setia. Dan tidak lama kemudian, dia juga  ditawari oleh sebuah perusahaan asing yg terkenal utk menjadi pimpinan disana dan disetujui oleh pemilik perusaahaan dari grup besar itu, karena sangat berbeda bidang usahanya. Dan hidupnya sangatlah diberkati Tuhann yg sudah bertindak menghiburnya.  Dia bisa memberi suatu hadiah yg sangat berharga & menyenangkan hati orang tuanya pada hari ulang tahun perkawinan orang tuanya.
 Firman Tuhan tsb dalam nas diatas, telah menjadi penghiburan & peneguhan kembali tehadap panggilanNya bagi orang yg tsb dalam contoh diatas, dan juga  bagi kita semua umatNya bahwa firman Tuhan dalam nas tsb diatas itu adalah merupakan sebuah kebenaran yg akan dialami oleh kita umatNya yg diremehkan oleh orang lain atau oleh sesama kita.

Contohnya dalam Alkitab adalah Yefta. Dia adalah salah seorang yg mengalami kebenaran perkataan di atas.
Keberadaannya yg tidak diharapkan oleh saudara2 nya, berubah membuat Jefta menjadi orang sangat diharapkan.  Hal itu terjadi karena masalah yg diizinkan Tuhan utk dialami oleh bangsa Israel, dan juga saudara2 nya yg se-ayah tapi berlainan ibu. Karena ibu Jefta adalah seorang waninta sundal.
Ketika mereka menghadapi perang melawan bani Amon. Untuk masalah lainnya. Bangsa Israel memunyai pemimpin2 yg  bisa mengatasinya, tetapi utk masalah peperangan, mereka tidak memunyai pemimpin yg gagah perkasa & pemberani. Dan Yeftalah yg berani & mampu jadi pemimpin perang bagi mereka.
Jikalau Tuhan tdk mengizinkan Yefta mengalami perlakuan yg menyakitkan, tdk diusir oleh saudara2nya dan bergabung dgn orang2 pemberani lainnya, maka Yefta tidak akan siap menduduki jabatan itu.
Tuhan benar2 mengubah kehidupan Yefta dari orang yg dibenci menjadi orang yg dirindukan.

Adakalanya, kita tidak sabar dan tidak tahan menghadapi perlakuan orang lain yg menyakiti dan meremehkan kita. Kita dianggap tidak ada, walaupun kita ada di hadapan mereka. Sungguh suatu situasi dan kondisi yg dapat saja membuat kita stres dan tertekan dan malu. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan tahu semua itu. Tuhan mengizinkan kita mengalami hal itu dengan maksud utk mempersiapkan kita melakukan suatu pekerjaan yg lebih besar. Untuk itu, kita harus menyerahkan semua masalah tsb kpd Tuhan dan percaya kepadaNya dg sepenuh hati, maka Ia akan bertindak menolong kita & memberkati kita.


Doa kami:
Tuhan Yesus, dalam mengalami segala kesulitan, tekanan yg sekarang kami hadapi, mampukanlah kami untuk dapat senantiasa berserah kepadaMu dan percaya kepadaMu, karena Engkau akan bertindak bagi kami & memberkati kami. Amin

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin