“Lalu Ia berkata kepada mereka: Marilah ketempat yg sunyi , supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika! Sebab memang begitu banyaknya orang yg datang dan pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat”. (Markus 6:31)
Di suatu pagi hari, ketika alarm wekker kita sudah stop & tidak berbunyi lagi dan kelihatannya hari itu masih gelap & terlalu pagi. Tetapi sebenarnya bagi kita, itu berarti sudah ada suatu hari yg panjang yg menantikan kita pada hari itu. Kita harus melakukan banyak pekerjaan, ada banyak perjanjian/meeting/pertemuan yg harus kita hadiri, ada orang-orang tertentu yg harus kita perhatikan, misalnya bos kita atau pelanggan kita, termasuk juga istri/suami atau anak-anak kita, dan masih ada banyak pekerjaan rutin lainnya yg harus diselesaikan.
Tetapi ternyata, bukan hanya kita sendiri saja yg sibuk seperti demikian, setiap harinya ternyata masih ada banyak orang lain yg juga terburu-buru dan melakukan hal ini dan itu. Sebab itu pernah ada seseorang teman sambil bergurau, dia berkata: Itulah sebabnya kita ini disebut “manusia”. Dan bukan disebut sebagai “ikan malas” yg jarang berenang kesana atau kemari mencari mangsa/makanan seperti ikan-ikan lainnya, tetapi sepanjang hari kerjanya hanya tidur-tiduran dan malas-malas-an saja, menunggu mangsa sambil tidur tertelungkup atau terlentang di dasar air.
Akibatnya “ikan malas” menjadi santapan kegemaran bagi manusia yg suka makan “sea-food”, sebab dagingnya yg lembut, berwarna putih dan sedikit tulangnya. Berbeda dg “ikan kembung” yg kenyal dan padat dagingnya, dan banyak darahnya; sebab ikan kembung selalu bergerak lincah kesana kemari dan selalu berusaha bertahan hidup. Kalaupun ikan itu sampai tertangkap dalam jaring nelayan, maka dia akan terus menggelepar-gelepar dan meloncat-loncat diatas perahu, seolah-olah tidak rela hidupnya mati dan dimakan manusia.
Para rasul atau murid-murid Tuhan, ketika mereka baru saja kembali dari misi perjalanan mereka yg pertama di sore harinya, mereka juga sebenarnya mempunyai banyak hal yg perlu dilaporkan/diberitahukan kepada Tuhan Yesus, yakni tentang “apa yg telah mereka ajarkan dan apa yg telah mereka kerjakan” dll.
Namun ternyata dalam Injil Markus ditulis bahwa Yesus tidak mencatat atau mengevaluasi semua laporan/pemberitahuan atau hasil pekerjaan dari para murid-muridNya yg baru saja kembali dari perjalanan tugas mereka yg pertama; sebaliknya Tuhan Yesus lebih fokus dan lebih memperhatikan keadaan mereka, yakni agar mereka beristirahat sebentar.
Tuhan Jesus berkata kepada mereka : Marilah ketempat yg sunyi , supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika/sebentar. Sebab Tuhan Yesus tahu bahwa makanpun mereka tidak sempat, karena ada begitu banyaknya orang yg datang dan pergi, selama mereka berada dalam misi perjalanan mereka yg pertama. (Markus 6:30-31)
Bagi kita umatNya sekarang, Tuhan juga sudah mengetahui apa yg sudah kita kerjakan sepanjang hari ini, bahwa kita telah begitu sibuk & tidak sempat istirahat untuk mengerjakan semua pekerjaan kita hari ini. Dan semua pekerjaan yg kita kerjakan hari itu, telah dengan tulus & segenap hati kita kerjakan seperti kita mengerjakannya untuk Tuhan (Kolose 3:23) ; maka Tuhan-pun akan mengajak kita juga untuk kita beristirahat semalam, agar besok pagi kita bisa bangun pagi lagi dalam keadaan roh jiwa tubuh yg sehat dan siap untuk memulai hidup kita di hari yg baru.
Dalam memulai hidup kita di hari yg baru, sebaiknya setelah alarm wekker kita stop & tidak berbunyi lagi, kita coba membiasakan diri kita untuk berdoa kepada Tuhan terlebih dahulu, mengucap syukur buat “hari” yg Tuhan beri, dan juga membaca & merenungkan firman Tuhan dalam Alkitab untuk kita praktekkan di siang harinya. Setelah itu barusan kita mulai lagi untuk bersiap menjalani hidup kita hari itu seperti biasanya. Demikian juga di siang hari ketika jam istirahat makan siang, setelah kita makan siang, kalau masih sempat maka kita dapat gunakan waktu yg sebentar untuk istirahat sambil mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat, penyertaan & pemeliharaanNya dari pagi sampai siang ini.
Kita beristirahat, bukanlah karena pekerjaan kita telah selesai dikerjakan, lalu sekarang saatnya kita relax, telpon-an, sms-an, fesbukan dan malas-malas-an.. dll. Tetapi karena Tuhanlah yg menginginkan kita beristirahat, meskipun hanya sebentar. Setelah beristirahat demikian lalu kita bekerja lagi, maka berkat, penyertaan & pemeliharaan Tuhan bagi kita pasti akan terus berlanjut dari siang sampai pada sore harinya.
Doa kami:
Tuhan Yesus, terima kasih atas segala berkat, penyertaan & pemeliharanMu sepanjang hari ini. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.