“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak,
katanya : Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, dia tidak akan
berjalan dalam kegelapan, melainkan dia akan mempunyai terang hidup”. (Yohanes
8:12)
Mungkin ada diantara para pembaca renungan
air hidup yg pernah membaca biografi tentang Albert Einstein, dia adalah seorang
ahli fisika keturunan Jerman yg hijrah ke Amerika Serikat dan menjadi penduduk
disana. Kita mungkin pernah mendengarnya sebagai seorang ilmuwan yg genius yg
menemukan bom atom. Dan dalam bukunya “special teori relativitas”, dia
mengatakan bahwa oleh karena segala sesuatu yg ada di alam semesta ini selalu “bergerak
atau selalu berada dalam pergerakkan”, maka semuanya adalah relatip, yakni “tidak
ada yg tidak berubah atau mutlak”. Termasuk manusia juga selalu berada dalam pergerakkan, misalnya ketika kita tidur dan kelihatannya tidak bergerak, tetapi jantung kita terus bergerak, paru-paru kita bergerak, sel-sel dan organ tubuh kita semuanya sedang dalam pergerakkan memproses makanan dan membersihkan semua racun-racun & kotoran dari tubuh untuk dikeluarkan keesokkan harinya oleh organ/anggota tubuh yg lain.
Einstein percaya bahwa satu-satunya yg “mutlak” di alam semsesta ini atau “yang tidak berubah” adalah “kecepatan cahaya atau sinar” yaitu “299 792 458 meter per detik”. Dengan kecepatan seperti ini, maka seseorang akan bisa mengelilingi dunia sebanyak tujuh setengah kali dalam sedetik. Dan dengan menggunakan kecepatan cahaya kita juga akan bisa menghitung berapa luasnya alam semesta dan mengukur waktu, dan “masa” dari suatu benda. Mungkin bagi kebanyakan orang, teori Einstein ini tidak banyak gunanya, tetapi aplikasinya bagi dunia ilmu pengetahuan sangat besar dan secara tidak langsung mungkin juga suatu waktu akan berguna bagi banyak orang.
Einstein percaya bahwa satu-satunya yg “mutlak” di alam semsesta ini atau “yang tidak berubah” adalah “kecepatan cahaya atau sinar” yaitu “299 792 458 meter per detik”. Dengan kecepatan seperti ini, maka seseorang akan bisa mengelilingi dunia sebanyak tujuh setengah kali dalam sedetik. Dan dengan menggunakan kecepatan cahaya kita juga akan bisa menghitung berapa luasnya alam semesta dan mengukur waktu, dan “masa” dari suatu benda. Mungkin bagi kebanyakan orang, teori Einstein ini tidak banyak gunanya, tetapi aplikasinya bagi dunia ilmu pengetahuan sangat besar dan secara tidak langsung mungkin juga suatu waktu akan berguna bagi banyak orang.
Namun jauh sebelum Einstein ada, Tuhan Yesus sudah
berkata tentang fungsi “sinar atau terang atau cahaya”, dari suatu perspektip
yg berbeda. Yaitu : “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, dia tidak
akan berjalan dalam kegelapan, melainkan dia akan mempunyai terang hidup”.
(Yohanes 8:12) Seolah-olah secara tidak langsung, Yesus telah menjawab Einstein, dan berkata bahwa Ia adalah satu-satunya "yg mutlak, yg tidak pernah berubah kemarin, sekarang dan selama-lamanya.( Ibrani 13:8)
Untuk membuktikan pernyataanNya, bahwa “Ia
adalah terang atau cahaya atau sinar dunia”; maka Ia menyembuhkan seorang
laki-laki yg buta sejak lahirnya. (Yohanes 9:1-7) Ketika itu para imam Farisi
menuduh Yesus Kristus sebagai seorang yg berdosa, sebab Yesus mengaduk-aduk dan
memelekkan mata orang buta itu, itu artinya Yesus tidak memelihara/menghormati hari Sabbat.
Lalu orang buta ini berkata kepada mereka: Apakah orang itu orang berdosa, aku
tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan
sekarang dapat melihat. (Yohanes 9:24-25)
Tadinya, orang laki-laki yg buta sejak lahir
itu, dia tidak pernah mengerti dan juga tidak pernah tahu apa artinya “terang
atau cahaya atau sinar”. Selama hidupnya sejak lahir dia selalu berada dalam
kegelapan, kemana-mana selalu berada dalam kegelapan dan berjalan sambil
meraba-raba dan mengira-ngira agar kakinya jangan masuk kedalam saluran got. Tetapi setelah disembuhkan oleh Yesus Kristus,
maka sekarang matanya sudah melek, dia bisa melihat dan mengerti & tahu apa
artinya terang, sinar atau cahaya. Perspektip atau pandangan orang buta jasmani
selama ini terhadap dunia menjadi “berubah”. Semula dia memandang dunia sebagai
dunia yg tempat yg gelap, buruk, penuh bahaya, penuh ejekan/hinaan, menyeramkan; dan
mereka tidak suka hidup di dunia yg gelap ini. Maka sekarang perspektip atau pandangan
itu telah berubah.
Hal yg demikian juga berlaku bagi orang-orang
yg buta rohaninya. Sebelumnya, mereka tidak tahu mana yg benar dan mana yg
salah. Mereka selalu hidup dalam kegelapan rohani atau dalam kegelapan hidup.
Pandangan mereka tentang kehidupan didunia itu adalah dunia yg penuh dg kesombongan, kejam, tidak ada belas
kasihan, yg berlaku hanyalah yg kuat & kaya yg menang, sedangkan yg lemah
& miskin yg binasa. Tetapi ketika mereka percaya dan menerima Yesus Kristus
sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka, maka mereka akan mempunyai terang hidup, yang
akan mengubah semua perspektip/pandangan hidup mereka tentang kehidupan &
dunia ini. Bahwa selain menang atau kalah, dibunuh atau membunuh, berkuasa atau
ditindas; ternyata masih juga ada banyak hal-hal yg lain, yakni: ada saling perhatian,
ada belas kasihan, ada kasih dan kesetiaan, kerendahan hati.. dll.
Apa yg Tuhan Yesus sudah katakan, Ia bisa
membuktikannya pada saat itu juga ; sedangkan ide atau teori yg dikatakan oleh
Einstein, dikemudian hari ternyata bahwa apa yg dikatakannya itu adalah sesuatu
yg sulit untuk dapat dibuktikan.
Nah, kalau kita setiap hari mau meluangkan waktu
kita sejenak bersama Yesus dalam membaca & merenungkan kitab Injil atau
kabar gembira dari Tuhan Yesus, dan apalagi kalau kita mau mengundangNya untuk
masuk & hidup bersama kita dalam kehidupan kita sehari-hari; maka kita akan
menyaksikan & mengalami, bahwa betapa Tuhan akan mampu mengubah semua perspektip/pandangan
hidup kita sebelumnya tentang dunia & tentang kehidupan ini.
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami mau sepenuh hati percaya kepadaMu, datanglah dan masuklah dalam hati & hidup kami, sehingga kami mempunyai terang hidup yg mengubah pandangan kami tentang kehidupan ini. Amin
Tuhan Yesus, kami mau sepenuh hati percaya kepadaMu, datanglah dan masuklah dalam hati & hidup kami, sehingga kami mempunyai terang hidup yg mengubah pandangan kami tentang kehidupan ini. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.