“Allah yg abadi
adalah tempat perlindunganmu, dan dibawahmu ada lengan-lenganNya yg kekal. Ia
mengusir musuh dari depanmu dan berfirman : Punahkanlah ! (Ulangan 33:27)
Pandangan kita
tentang kehidupan dan jawaban kita terhadap pertanyaan tsb, dapat berubah
sesuai dg berubahnya waktu.
Ketika kita masih muda, kita menyongsong hari esok,
menatap kemuka & mencari jalan, agar kita dapat bertumbuh/berkembang. Namun ketika
kita sudah bertambah tua, kita berharap bahwa kita dapat kembali ke masa-masa lampau
yg indah yg telah kita lalui, misalnya kembali ketika semasa kita masih di SMA,
atau kembali ketika masa kita kecil & disayang & dipelihara oleh kedua
orang tua kita, dan kita ingin menjadi muda kembali.
Tetapi kalau kita percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan bergaul/berjalan bersama Tuhan, maka seberapapun umur kita sekaranga, ternyata segala yg terbaik dalam hidup kita, masih akan datang dan akan kita alami.
Contoh :
Melalui perjalanan
hidupnya yg panjang, nabi Musa telah melihat & menyaksikan hal-hal yg
mengagumkan yg Tuhan lakukan. Dan hal-hal yg mengagumkan tsb dialaminya bukanlah
ketika Musa masih muda, melainkan ketika dia sudah mulai tua. Musa berumur 80
tahun, ketika dia berhadapan dg Firaun raja Mesir, dan dia melihat &
menyaksikan keajaiban/kedahsyatan Tuhan, ketika Ia memembebaskan umatNya dari
perbudakkan Mesir. (Keluaran 3-13)
Musa melihat
& menyaksikan, ketika Tuhan menulahi negri & bangsa Mesir dg sepuluh
tulah yg dahsyat, dan menguakkan air
laut dg perantaraan angin Timur yg keras dan membuat laut Teberau menjadi tanah
kering dan terbelahlah air laut Teberau itu. Demikianlah orang Israel berjalan
di tengah-tengah laut ditempat kering, sedang dikiri & dikanan mereka, air
itu sebagai tembok bagi mereka. (Keluaran 14: 21-22) Musa juga melihat manna
jatuh dari langit bagaikan hujan roti bagi orang Israel setiap pagi hari, maka
orang-orang itu memungut tiap-tiap hari sebanyak yg perlu untuk sehari.
(Keluaran 16:4,14-18)
Dan bahkan Musa juga
mengalami, betapa Tuhan berbicara kepadanya dg berhadapan muka, sama seorang berbicara
kepada temannya.(Keluaran 33:11) Musa menyongsong kehidupannya dg harapan &
menatap ke muka, apa yg akan Tuhan lakukan selanjutnya. (Ibrani 11: 24-27) Musa
berumur 120 th ketika dia mati, dan Musa mengerti bahwa kehidupannya bersama
Tuhan baru saja dimulai dan dia akan melihat & menyaksikan kasih setia
Tuhan yg tidak berkesudahan dan rahmat/belas kasihanNya yg tidak pernah
habis-habisnya. (Ratapan 3:22)
Demikian juga halnya
dg kita, kalau kita mau percaya kepada Tuhan dg sepenuh hati, berjalan bersama
Tuhan/hidup bergaul dg Tuhan; maka yg terbaik ternyata masih ada dihadapan kita
dan masih akan kita alami. Kita akan
berbuat seperti juga halnya dg Musa, yakni menyongsong kehidupan kita dengan
harapan & menatap ke muka, apa yg akan Tuhan lakukan selanjutnya. (Ibrani
11: 24-27)
Tidaklah tergantung pada seberapakah
usia kita sekarang dan dalam keadaan seperti apakah kita sekarang ini ; tetapi
yg perlu kita yakini & percayai adalah bahwa Tuhan, Allah kita yg
abadi/kekal adalah tempat perlindungan kita, dan dibawah kita ada
lengan-lenganNya yg kekal/abadi, yang menggendong & menopang kita dalam
sukacitaNya setiap hari. Dan Ia mengusir semua musuh/lawan dari hadapan kita
dan berkata : Punahkanlah. (Ulangan 33:27)
Untuk itu, janganlah kita takut, bimbang atau putus asa lagi dalam menyongsong hari esok, tetapi percayalah kepada Tuhan dg sepenuh hati dan hiduplah bersama Tuhan serta bergaul denganNya, maka hari-hari yg terbaik dalam hidup kita masih akan datang & akan kita alami. Kita akan mengalami kehidupan yg tenang, tentram dan sejahtera. Kita akan menyaksikan & melihat betapa Tuhan menyelamatkan & menopang hidup kita dalam segala keadaan, Ia menjadi perisai pertolongan dan pedang kejayaan kita, sehingga semua masalah kita akan dapat kita selesaikan dan semua penghalang-penghalang dihancurkan. (Ulangan 33: 27-29)
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami
memujiMu & berterima kasih atas semua yg telah Kau lakukan bagi kami dimasa
yg lampau, dan kami menyongsong hari esok, akan apa yg Engkau sediakan
bagi kami. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.