Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 07.08 under


“Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini : Anjing kembali lagi ke muntahnya dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya”. (2 Petrus  2:22)


Ada seorang umat Tuhan yang sedang mendalami firman Tuhan dalam Alkitab bertanya : Apakah boleh/perlu membaca kitab Perjanjian Lama atau tidak ? Dalam Perjanjian Lama, saya baca bahwa Tuhan kita adalah Tuhan Allah yang suka mengutuki dan mudah marah ? Apakah kita manusia atau saya yang percaya kepada Tuhan, perlu meneladani meneladaniNya ?

Ini adalah suatu pertanyaan yang sangat baik dalam arti, dia mempunyai suatu keinginan untuk dapat mengenalNya lebih dalam lagi. 

Selain kita percaya kepada Tuhan, kita harus dengan sungguh-sungguh menambahkan pengetahuan yaitu pengetahuan tentang firman Tuhan, Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya. Supaya dengan demikian, kita dapat menaruh pengharapan kita kepadaNya. (2 Petrus 1:5-8 dan 2 Timotius 3:9-10)

Sebab harus kita ketahui bahwa Yesus Kristus Tuhan kita, bukanlah Allah yang suka menghukum/penghukum, atau mengutuki/pengutuk, atau mudah marah/pemarah. Semua tulisan yang diilhamkan Tuhan kepada  penulis-penulis-nya (yaitu para nabi, rasul,… dan lain-lain) dalam kitab Perjanjian Lama dan kitab Perjanjian Baru dalam Alkitab adalah bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)

Dan juga sebagai contoh dan peringatan bagi kita, supaya kita jangan jatuh dalam dosa seperti yang sama seperti yang telah dilakukan oleh bangsa Israel dahulu. (1 Korintus 10:1-12) Mereka adalah umat pilihan Tuhan, sama seperti kita sekarang adalah umat pilihan Tuhan. Tadinya kita adalah orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan atau tidak percaya kepadaNya, tapi sekarang oleh anugerahNya, kita bisa percaya kepada Tuhan dan menjadi umatNya. (1 Petrus 2: 9-10)

Apabila kita tidak tahu tentang contoh kesalahan / dosa / kecemaran yang pernah dilakukan oleh bangsa Israel dahulu, maka kita juga nanti akan dengan mudahnya dapat melakukan hal-hal yang sama seperti pernah dilakukan oleh bangsa Israel dahulu. Kalau demikian, maka akibatnya keadaan kita akan lebih buruk daripada keadaan kita semula yaitu sebelum kita percaya kepada Tuhan. Kalau kita tidak tahu atau tidak mau belajar dari kesalahan bangsa Israel dahulu, maka lebih baik kita tidak pernah mengenal atau percaya Tuhan Yesus dan juga lebih baik kita tidak pernah mengenal jalan kebenaran Tuhan. (2 Petrus 2:20-22)

Oleh sebab itu, selain membaca kitab Perjanjian Baru, maka kita semua umat Tuhan juga sangat perlu untuk membaca kitab Perjanjian Lama. Dengan demikian, kita semua dapat belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan oleh bangsa Israel dahulu ; sehingga kita jangan jatuh dalam dosa-dosa yang sama seperti yang telah dilakukan oleh mereka dahulu. Jikalau tidak demikian, maka firman Tuhan katakan bahwa kita ini ibaratnya adalah  seperti peribahasa ini, yaitu : Anjing kembali lagi ke muntahnya dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya. 

Agar jangan terjadi hal yang demikian, sangatlah  perlu bagi kita untuk terus meneladani Yesus, yang sekarang telah dibuat Allah menjadi Tuhan dan Kristus bagi kita. (Kisah Para Rasul 2:36)

Doa kami:
Tuhan Yesus Kristus, kami mau terus mau membaca dan melakukan semua tulisanMu dan firmanMu dalam Alkitab, agar kami dididik oleh Engkau, mengetahui kesalahan kami, memperbaiki kelakuan kami dan dididik dalam kebenaran. Amin.



0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin